Menu

Mode Gelap

kampus · 6 Jan 2025 18:46 WIB ·

Universitas Terbuka Masuk Top 35 University versi THE OLR


Universitas Terbuka Masuk Top 35 University versi THE OLR Perbesar

Universitas Terbuka (UT) berhasil meraih predikat Bronze dalam pemeringkatan global layanan pembelajaran daring atau Online Learning Rankings (OLR) yang di selenggarakan oleh Times Higher Education (THE). UT menempati posisi Top 35 Dunia, berkat skor tertinggi pada pilar Outcomes, salah satu dari empat pilar yang dinilai dalam pemeringkatan ini. Prestasi UT pada pilar Outcomes bahkan melampaui beberapa universitas terbuka internasional lainnya, seperti Anadolu University dan Allama Iqbal University.

Pilar Outcomes merupakan satu dari empat pilar utama yang menjadi dasar penilaian, yaitu Resource, Engagement, Outcomes, dan Environment. Selain itu, UT juga menjadi salah satu dari tiga Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) unggulan Indonesia yang meraih predikat “Bronze”, bersama Universitas Padjadjaran dan Universitas Negeri Surabaya.

Tiga Keunggulan Universitas Terbuka

Universitas Terbuka

Ilustrasi Kampus UT Tangerang (img: maukuliah.id)

Sebagai universitas terbuka, UT memiliki tiga keunggulan utama:

  • Akses pendidikan tanpa batas: Pertama, UT menyediakan pendidikan tinggi yang fleksibel bagi masyarakat di seluruh Indonesia tanpa kendala geografis.
  • Inovasi berbasis teknologi: Kedua, Dengan memanfaatkan teknologi terkini, UT terus meningkatkan pengalaman pembelajaran daring.
  • Kualitas bertaraf internasional: Pengakuan dari THE membuktikan kemampuan UT dalam menghasilkan lulusan berkualitas melalui platform pembelajaran daring.

Tentang THE Online Learning Rankings

Universitas terbuka

Img: times higher education

Times Higher Education (THE) adalah lembaga pemeringkat perguruan tinggi global yang berbasis di Inggris, dan telah di kenal luas melalui berbagai skema pemeringkatannya, seperti World Rankings, Regional Rankings, Subject Rankings, Impact Rankings, serta Online Learning Rankings (OLR). Pada OLR 2024, institusi di evaluasi berdasarkan empat pilar utama:

  • Resources: Menilai sumber daya yang mendukung pembelajaran daring, termasuk jumlah staf pengajar, staf pendukung, sumber daya finansial, dan pengembangan profesional.
  • Engagement: Mengukur tingkat partisipasi dan interaksi mahasiswa dalam pembelajaran daring, seperti jumlah peserta tutorial daring, proporsi mahasiswa yang melanjutkan studi, serta dukungan konektivitas untuk mahasiswa dengan kendala akses.
  • Outcomes: Mengevaluasi hasil pembelajaran daring, meliputi jumlah program yang menyediakan mata kuliah daring, kolaborasi dengan pihak eksternal, dan jumlah jam belajar daring.
  • Environment: Menilai lingkungan pembelajaran daring secara keseluruhan, termasuk penyediaan perangkat belajar, dukungan belajar fisik, dan jumlah jam pembelajaran luring.

UT terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis daring yang unggul dan berdaya saing global.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Tips Menghadapi Dosen Killer dengan Tetap Profesional

22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Prospek Kerja teknik geologi

Apa Itu Asisten Dosen dan Cara Mendaftar

21 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tips Mengajukan Cuti Kuliah

Cara Mencari Referensi Jurnal untuk Tugas Kuliah

21 Juli 2026 - 20:37 WIB

Tips efektif menulis

Tips Mencari Kost dekat Kampus yang Aman dan Nyaman

21 Juli 2026 - 15:19 WIB

Manfaat dan alasan Kos Kosan

Daftar Perlengkapan Wajib Mahasiswa Baru di Kos

20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Hal Yang Perlu Dipertimbangkan

Cara Mendapatkan Magang Kampus Merdeka yang Sesuai Jurusan

20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Trending di kampus