Buat kamu yang hobi main game, entah itu ML, PUBG, Valorant, atau single-player kayak Elden Ring, satu hal yang sering disepelekan adalah suara. Padahal, headset yang bagus bisa jadi penentu menang atau kalah, apalagi di game kompetitif. Tapi tenang, kamu nggak perlu merogoh kocek jutaan rupiah untuk dapetin kualitas oke. Banyak kok pilihan headset gaming murah yang suaranya tetap juara.
Di bawah ini, saya sudah merangkum beberapa headset gaming harga ramah di kantong tapi tetap layak dipakai sehari-hari. Mulai dari yang kabelan sampai wireless, dari yang buat mobile gaming sampai PC.
1. Fantech HG11
Fantech memang udah terkenal sebagai brand yang bikin aksesoris gaming murah meriah tapi berkualitas. HG11 ini salah satu best seller mereka. Harganya di kisaran 200 ribuan, kamu sudah dapet headset over-ear dengan driver 50mm. Bass-nya lumayan keras, cocok buat game yang butuh efek ledakan atau tembakan. Miknya fleksibel dan bisa dilepas, jadi kalau lagi dengerin musik nggak ada tongkat aneh di depan mulut.
Kelemahannya? Bahan earcup-nya dari kulit sintetis, bisa gerah kalau dipakai lama. Tapi untuk harga segitu, ini udah lebih dari layak.
2. Rexus DAX
Rexus seringkali jadi langganan anak warnet atau gamer rumahan yang baru mulai serius. Seri DAX misalnya, dibanderol cuma 150 ribuan. Desainnya agak retro dengan kabel merah-hitam, ringan banget di kepala. Suaranya nggak terlalu bassy, lebih netral, jadi buat game kayak ML atau PUBG Mobile, kamu masih bisa dengar langkah kaki lawan dengan cukup jelas.
Sayangnya, miknya agak kurang sensitif. Jadi kalau lagi berisik, teman satu tim mungkin agak susah dengar suaramu. Tapi buat penggunaan santai di rumah sih masih oke.
3. Vention V-GC20
Vention lebih dikenal sebagai brand kabel dan charger, tapi headset gaming mereka cukup mengejutkan. V-GC20 dijual sekitar 130 ribuan. Desainnya minimalis, warna hitam polos tanpa RGB – cocok buat kamu yang nggak suka kerlap-kerlip. Build quality lumayan solid untuk harga segitu, nggak terasa murahan.
Suara vokal dan mids-nya jelas, tapi bass-nya standar saja. Cocok untuk game non-kompetitif seperti Stardew Valley atau Genshin Impact. Tapi untuk FPS, mungkin agak kurang greget.
4. Digital Alliance DHS-1000
Punya budget cuma sisa uang jajan? Digital Alliance punya DHS-1000 dengan harga nggak sampai 100 ribu. Jangan harap kualitas audio premium ya. Tapi untuk sekadar dengerin suara game sambil chatting Discord, ini udah cukup. Desainnya kecil, earcup tipis, cocok buat anak-anak atau yang kepalanya nggak terlalu besar.
Yang bikin menarik adalah kabelnya panjang 2 meter, jadi nggak takut kepentrok saat main di PC. Mikrofonnya biasa saja, tapi buat komunikasi kasual masih okelah.
5. Logitech H111
Logitech terkenal dengan peripheral berkualitas, tapi banyak yang nggak tahu mereka punya headset murah. H111 harganya sekitar 120 ribuan. Desainnya simpel banget, mirip headset call center. Tidak ada embel-embel gaming, tapi suaranya jernih dan mikronya salah satu yang terbaik di kelas harga ini.
Sayangnya, ini headset on-ear, bukan over-ear. Jadi setelah 2-3 jam, telinga bisa terasa pegal. Tapi buat yang butuh headset andalan untuk rapat online sekaligus main game, ini pilihan cerdas.
6. Earrong H5
Penasaran dengan headset gaming wireless tapi nggak mau mahal? Earrong H5 jawabannya. Harganya sekitar 180 ribuan, sudah pakai koneksi 2.4GHz dongle – bukan Bluetooth, jadi latensi rendah. Baterainya tahan 8–10 jam. Suaranya lumayan lho, driver 40mm sudah bisa diajak main Valorant atau Apex Legends.
Kekurangannya, build quality plastik banget. Jangan jatuhkan karena bisa retak. Juga, kalau baterai mulai menipis, suaranya agak drop. Tapi untuk harga segitu, wireless sudah luar biasa.
7. Razer Kraken X Lite – Kualitas Razer di Harga Terjangkau
Razer identik dengan harga selangit, tapi Kraken X Lite ini pengecualian. Dibanderol sekitar 350 ribuan memang lebih mahal dari yang lain, tapi kalau ada promo bisa tembus 300 ribuan. Bobotnya super ringan, cuma 200 gram. Desainnya khas Razer dengan busa memori yang nyaman dipakai berjam-jam.
Suaranya jernih dengan soundstage yang lebar. Buat FPS, ini membantu banget karena kamu bisa bedakan arah suara lebih akurat. Mikronya juga bagus, tidak terlalu sensitif terhadap noise sekitar. Kalau budgetmu agak longgar sedikit, ini sangat rekomendasi.
Tips Memilih Headset Gaming Hemat
Sebelum beli, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
- Jenis koneksi: Headset kabel biasanya lebih murah dan nggak perlu isi ulang baterai. Wireless lebih praktis tapi harga dan latensi perlu dipertimbangkan.
- Driver size: Semakin besar driver (biasanya 40mm atau 50mm), secara teori semakin besar potensi bass. Tapi tidak selalu mutlak, karena tuning pabrik juga penting.
- Kenyamanan: Over-ear lebih nyaman untuk sesi panjang dibandingkan on-ear. Busa memori lebih baik dari kulit sintetis biasa.
- Mikrofon: Buat main game tim, mikrofon yang jernih itu krusial. Cek review soal kejelasan suara mik sebelum beli.
Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan
-
Budget super ketat (di bawah 150 ribu): Digital Alliance DHS-1000 atau Vention V-GC20.
-
Main FPS kompetitif: Razer Kraken X Lite atau Rexus DAX kalau mau lebih murah.
-
Mobile gaming: Fantech HG11 karena ringan dan kabelnya nggak terlalu panjang.
-
Wireless murah: Earrong H5 atau cari opsi second dari brand terkenal.
Yang paling penting, jangan tergiur dengan headset yang terlalu murah di kisaran 50 ribuan. Biasanya suaranya sumbang, mikronya cempreng, dan cepet rusak. Investasi sedikit lebih di kisaran 100–300 ribuan sudah jauh lebih baik untuk pengalaman bermainmu.
Sekarang tinggal disesuaikan dengan dompet dan kebutuhan. Semoga daftar ini membantu kamu nemuin headset gaming yang pas tanpa bikin kantong bolong. Selamat bermain dan dengar langkah kaki musuh dengan jelas










