Menjadi mahasiswa semester akhir sering kali terasa seperti berada di ujung tanjakan yang curam. Di satu sisi, ada semangat besar untuk segera meraih gelar dan memulai babak baru. Di sisi lain, ada beban finansial yang semakin berat, terutama ketika biaya riset, pengumpulan data, hingga biaya sidang mulai menumpuk. Tidak sedikit mahasiswa yang harus merelakan kelulusannya tertunda hanya karena terkendala dana untuk menyelesaikan tugas akhir.
Namun, jangan biarkan masalah finansial menghalangi langkahmu menuju panggung wisuda. Kabar baiknya, masih ada banyak program beasiswa di tahun 2026 yang secara spesifik menyasar mahasiswa semester akhir. Beberapa di antaranya bahkan masih membuka pendaftaran di bulan Agustus ini. Program-program ini tidak hanya memberikan bantuan dana, tetapi juga sering kali memberikan pendampingan dan pelatihan yang berharga untuk persiapan memasuki dunia kerja .
Berikut adalah daftar beasiswa untuk mahasiswa semester akhir yang masih bisa kamu kejar:
1. Beasiswa Harry Diah – AAJI
Jika kamu sedang pusing mencari dana untuk riset skripsi, tesis, atau disertasi, program ini adalah jawabannya. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melalui Beasiswa Harry Diah memberikan dukungan finansial khusus bagi mahasiswa yang sedang bergulat dengan tugas akhir.
Program ini terbuka untuk mahasiswa jenjang D4/S1, S2, dan S3 dengan syarat utama topik penelitian berkaitan dengan industri asuransi jiwa. Nominal bantuannya pun cukup besar, mencapai Rp10.000.000 untuk jenjang S1, Rp15.000.000 untuk S2, dan Rp20.000.000 untuk S3 . Kamu juga harus memastikan bahwa proposal tugas akhir telah mendapatkan rekomendasi dari dosen pembimbing atau ketua program studi .
2. Program Bantuan Riset Bank Indonesia
Bank Indonesia membuka Program Bantuan Penelitian Kebanksentralan bagi mahasiswa yang tengah menempuh tugas akhir. Program ini terbuka untuk mahasiswa S1, S2, dan S3, dan tidak hanya terbatas pada rumpun ilmu ekonomi .
Topik yang dapat di ajukan mencakup isu-isu kebanksentralan makro seperti kebijakan moneter, sistem pembayaran digital, hingga ekonomi hijau, tetapi juga memperbolehkan penelitian di bidang sosial-humaniora, komunikasi, ilmu pemerintahan, dan hukum . Untuk bisa mendaftar, kamu perlu memiliki IPK minimal 3,25 dan mendapatkan surat rekomendasi dari ketua program studi atau pimpinan fakultas .
3. Beasiswa Tangerang Gemilang 2026
Bagi mahasiswa yang merupakan putra/putri daerah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka Beasiswa Tangerang Gemilang 2026. Program ini memiliki kategori khusus untuk bantuan skripsi, penelitian, atau tugas akhir .
Syarat utamanya adalah orang tua merupakan penduduk asli Kabupaten Tangerang yang di buktikan dengan KTP dan KK. Selain itu, mahasiswa semester akhir wajib memiliki IPK minimal 3,00 dan terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-4 atau memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) .
4. Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) Gelombang 2
Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) kembali membuka pendaftaran Beasiswa KSE untuk Tahun Akademik 2026–2027. Gelombang kedua ini di khususkan bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan profesi di bidang kesehatan dari perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia .
Pendaftaran masih berlangsung hingga 9 Agustus 2026, sehingga kamu masih memiliki kesempatan untuk mendaftar. Beasiswa KSE tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan, program pengembangan diri, dan bergabung dengan KSE Scholar Community, sebuah jejaring alumni dan penerima beasiswa KSE di seluruh Indonesia .
5. Beasiswa BCA Finance Peduli 2026
PT BCA Finance membuka Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 hingga 21 Juni 2026. Meskipun pendaftaran untuk periode ini sudah ditutup, program ini menarik untuk dicatat karena memberikan bantuan dana pendidikan sebesar Rp3.500.000 per semester .
Yang membuat program ini istimewa adalah kesempatan bagi penerima beasiswa di semester akhir untuk memperoleh pelatihan atau pembekalan persiapan memasuki dunia kerja . Ini adalah nilai tambah yang sangat berharga untuk mempersiapkan transisi dari dunia kampus ke dunia profesional.
6. Beasiswa LPDP Tahap 2 2026
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 hingga 31 Juli 2026. Program ini memang diperuntukkan bagi lulusan D4/S1 yang ingin melanjutkan studi magister (S2) atau lulusan S2 yang ingin menempuh pendidikan doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri .
Ada beberapa kemudahan baru di tahap kedua ini, seperti penghapusan esai Personal Statement dan persyaratan bahasa Inggris yang lebih fleksibel. Bagi pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, sertifikat bahasa Inggris kini tidak lagi diwajibkan . Ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
7. Beasiswa Kalla 2026
Beasiswa Kalla 2026 resmi dibuka dengan dua tahap pendaftaran. Tahap 1 berlangsung pada 25 Mei – 5 Juli 2026, dan Tahap 2 pada 15 Juli – 31 Agustus 2026 . Program ini ditujukan untuk mahasiswa baru yang membutuhkan dukungan finansial untuk memulai studi mereka di perguruan tinggi.
Meskipun beasiswa ini tidak khusus untuk mahasiswa semester akhir, bagi kamu yang baru akan memulai studi, ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mendapatkan dukungan finansial sejak awal.
Tips Sukses Mendaftar Beasiswa Semester Akhir
Mendaftar beasiswa, terutama di tengah kesibukan menyelesaikan skripsi atau tesis, memang membutuhkan strategi khusus. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
1. Perhatikan Tenggat Waktu: Catat dengan teliti batas akhir pendaftaran. Beberapa beasiswa, seperti Beasiswa Harry Diah – AAJI, memiliki tenggat yang sangat spesifik, yaitu 25 Juni 2026 .
2. Siapkan Proposal Penelitian yang Kuat: Untuk beasiswa riset seperti dari Bank Indonesia atau AAJI, kualitas proposal penelitian menjadi faktor penentu. Pastikan topik penelitianmu relevan dengan bidang yang diprioritaskan dan proposalmu disusun dengan baik .
3. Lengkapi Dokumen Pendukung: Pastikan semua dokumen seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, KTP, KK, dan dokumen lainnya sudah disiapkan dengan lengkap dan benar .
4. Perhatikan Persyaratan IPK: Hampir semua beasiswa semester akhir mensyaratkan IPK minimal tertentu, mulai dari 3,00 untuk Beasiswa Tangerang Gemilang hingga 3,25 untuk Program Bantuan Riset Bank Indonesia .
5. Manfaatkan Surat Keterangan Tidak Mampu: Jika kamu berasal dari keluarga kurang mampu, pastikan untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan setempat. Dokumen ini sering menjadi syarat penting, terutama untuk beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa prasejahtera .
6. Jangan Menunda: Semakin cepat kamu mempersiapkan dan mengirimkan berkas, semakin besar peluangmu untuk lolos seleksi. Hindari mengirimkan berkas di menit-menit terakhir untuk menghindari kendala teknis.
Menjaga Semangat di Garis Akhir
Tahun 2026 masih menyisakan banyak peluang bagi mahasiswa semester akhir untuk mendapatkan beasiswa. Program-program di atas menunjukkan bahwa ada banyak lembaga, baik pemerintah, BUMN, maupun swasta, yang peduli terhadap perjuangan mahasiswa di garis akhir studinya .
Jangan biarkan beban finansial memadamkan semangatmu untuk menyelesaikan pendidikan. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada, persiapkan berkas dengan sebaik-baiknya, dan jangan ragu untuk bertanya kepada pihak kampus atau penyelenggara beasiswa jika ada hal yang kurang jelas.
Setiap langkah kecil yang kamu ambil hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah. Selamat berjuang, dan semoga kamu segera meraih gelar yang diimpikan!









