Menu

Mode Gelap

SD Kelas 4 · 3 Sep 2026 08:49 WIB ·

Materi IPAS Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap


Materi IPAS Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap Perbesar

Belajar ilmu pengetahuan alam dan sosial di kelas 4 semester 2 kini hadir dengan pendekatan yang lebih menyenangkan. Kurikulum Merdeka membawa angin segar dalam dunia pendidikan dasar, khususnya pada mata pelajaran IPAS yang menggabungkan dua cabang ilmu penting tersebut. Para orang tua dan guru pasti mencari referensi lengkap tentang apa saja yang akan di pelajari anak-anak selama semester genap ini.

Pengertian IPAS dalam Kurikulum Merdeka

IPAS merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Dalam Kurikulum Merdeka, kedua bidang ilmu ini di padukan menjadi satu kesatuan yang utuh. Tujuannya agar siswa tidak memandang alam dan sosial sebagai dua hal yang terpisah. Anak-anak diajak memahami bahwa fenomena alam selalu berkaitan erat dengan kehidupan sosial masyarakat.

Pendekatan ini sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Jika dulu IPA dan IPS berdiri sendiri, kini keduanya menyatu dalam pembelajaran tematik yang lebih aplikatif. Siswa di ajak berpikir kritis, kreatif, dan mandiri melalui berbagai proyek menarik.

Capaian Pembelajaran IPAS Kelas 4 Semester 2

Di semester genap, ada beberapa capaian pembelajaran yang menjadi target utama. Capaian ini di susun berdasarkan fase perkembangan anak usia 9-10 tahun. Secara umum, siswa diharapkan mampu:

Memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ini mencakup ekosistem, rantai makanan, hingga peran manusia dalam menjaga keseimbangan alam. Siswa juga di ajak mengenali berbagai sumber daya alam dan pemanfaatannya secara bijak.

Selain itu, aspek sosial juga mendapat porsi yang seimbang. Anak-anak belajar tentang keberagaman budaya Indonesia, bentuk-bentuk interaksi sosial, serta perkembangan teknologi dari masa ke masa. Semua materi di sajikan secara kontekstual agar mudah di pahami.

Materi Pokok IPAS Kelas 4 Semester 2

Mari kita urai satu per satu materi yang akan di pelajari. Setiap bab saling berkaitan dan membentuk pemahaman yang utuh tentang dunia di sekitar kita.

Bab 1: Hubungan Makhluk Hidup dengan Lingkungan

Bab ini menjadi fondasi penting dalam pemahaman ekologi dasar. Siswa akan mempelajari:

Ekosistem dan Komponennya – Pengertian ekosistem sebagai kesatuan antara makhluk hidup dan lingkungannya. Komponen biotik mencakup semua makhluk hidup, sementara komponen abiotik meliputi tanah, air, udara, cahaya matahari, dan suhu.

Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan – Konsep tentang siapa memangsa siapa di alam. Dimulai dari produsen (tumbuhan) sebagai penghasil makanan, kemudian konsumen tingkat I (herbivora), konsumen tingkat II (karnivora kecil), hingga konsumen puncak. Jaring-jaring makanan menunjukkan hubungan yang lebih kompleks antar rantai makanan.

Simbiosis – Tiga jenis interaksi antar makhluk hidup yang berbeda spesies. Simbiosis mutualisme menguntungkan kedua pihak, komensalisme menguntungkan satu pihak tanpa merugikan lainnya, dan parasitisme menguntungkan satu pihak dengan merugikan pihak lain.

Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungan – Bentuk adaptasi yang dilakukan tumbuhan dan hewan untuk bertahan hidup. Contohnya duri pada kaktus untuk mengurangi penguapan, atau paruh burung yang berbeda-beda sesuai jenis makanannya.

Bab 2: Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam. Pada bab ini, siswa diajak mengenali kekayaan tersebut dan cara mengelolanya.

Jenis-Jenis Sumber Daya Alam – Dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui (hutan, air, tanah, hewan, tumbuhan) dan yang tidak dapat diperbarui (minyak bumi, batu bara, gas alam, logam). Siswa juga belajar tentang sumber daya alam yang tidak pernah habis seperti energi matahari dan angin.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam – Bagaimana manusia menggunakan kekayaan alam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari pangan, sandang, papan, hingga energi. Siswa diajak berpikir kritis tentang dampak eksploitasi berlebihan terhadap lingkungan.

Kegiatan Ekonomi Berbasis Sumber Daya Alam – Pengenalan berbagai mata pencaharian masyarakat seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan kehutanan. Masing-masing memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.

Pelestarian Sumber Daya Alam – Upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian alam. Mulai dari reboisasi, daur ulang, penghematan energi, hingga pengelolaan sampah yang baik. Siswa juga diajak menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Bab 3: Perubahan Lingkungan dan Dampaknya

Lingkungan tidak selalu dalam kondisi stabil. Berbagai faktor menyebabkan perubahan yang bisa berdampak positif maupun negatif.

Perubahan Lingkungan Akibat Alam – Bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir, dan kekeringan. Siswa mempelajari penyebab serta cara menghadapi situasi darurat tersebut.

Perubahan Lingkungan Akibat Manusia – Aktivitas manusia yang mengubah wajah bumi. Penebangan hutan, pembangunan pemukiman, polusi udara dan air, hingga perubahan iklim global. Topik ini menjadi sangat relevan dengan isu lingkungan terkini.

Dampak Perubahan Lingkungan – Bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Mulai dari berkurangnya sumber makanan, hilangnya habitat, hingga munculnya penyakit baru.

Upaya Penanggulangan – Langkah-langkah preventif dan kuratif yang bisa dilakukan. Pengurangan emisi karbon, penggunaan energi terbarukan, serta gerakan menanam pohon menjadi solusi yang didiskusikan bersama.

Bab 4: Keberagaman Budaya Indonesia

Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya. Bab ini mengajak siswa menjelajahi kekayaan yang menjadi identitas bangsa.

Rumah Adat – Berbagai jenis rumah tradisional dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari Rumoh Aceh, Rumah Gadang, Tongkonan, Joglo, sampai Honai. Masing-masing memiliki filosofi dan keunikan tersendiri.

Pakaian Adat – Keindahan busana tradisional yang mencerminkan kearifan lokal setiap daerah. Dari ulee balang di Aceh, kebaya di Jawa, hingga baju bodo di Sulawesi Selatan.

Tarian Daerah – Gerakan-gerakan indah yang mengandung makna mendalam. Tari Saman, Tari Kecak, Tari Pendet, dan ratusan tarian lainnya menjadi warisan yang perlu dilestarikan.

Makanan Khas – Cita rasa nusantara yang menggugah selera. Setiap daerah memiliki hidangan andalan dengan bahan dan cara pengolahan yang khas.

Upacara Adat – Ritual dan tradisi yang masih dijalankan masyarakat. Mulai dari upacara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Semua mengandung nilai-nilai luhur yang patut dijaga.

Bab 5: Interaksi Sosial di Masyarakat

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Bab ini membahas bagaimana interaksi terjadi dan membentuk tatanan kehidupan.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial – Interaksi yang bersifat asosiatif (kerja sama, akomodasi, asimilasi) dan disosiatif (persaingan, konflik). Siswa belajar tentang pentingnya hidup rukun dan saling menghargai.

Norma dalam Masyarakat – Aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku manusia. Norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum. Setiap norma memiliki sanksi yang berbeda-beda.

Peran dan Status Sosial – Kedudukan seseorang dalam masyarakat dan hak kewajiban yang menyertainya. Misalnya peran sebagai anak, siswa, tetangga, atau anggota organisasi.

Keragaman Sosial – Perbedaan yang ada dalam masyarakat seperti suku bangsa, agama, profesi, dan status ekonomi. Keberagaman adalah kekayaan yang harus dikelola dengan baik.

Bab 6: Perkembangan Teknologi

Dunia terus berubah seiring kemajuan teknologi. Bab ini mengajak siswa melihat perjalanan panjang inovasi manusia.

Teknologi Komunikasi – Dari kentongan, surat, telegram, telepon, hingga smartphone dan internet. Setiap era memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan informasi.

Teknologi Transportasi – Perkembangan alat transportasi darat, laut, dan udara. Dari yang sederhana seperti delman dan perahu layar, hingga kereta cepat dan pesawat terbang.

Teknologi Produksi – Cara manusia menghasilkan barang kebutuhan. Dari alat tradisional seperti lesung dan gilingan batu, hingga mesin pabrik modern.

Dampak Teknologi – Sisi positif dan negatif dari kemajuan teknologi. Kemudahan akses informasi, namun juga ancaman seperti kecanduan gawai dan penyebaran hoaks.

Etika Penggunaan Teknologi – Pentingnya menggunakan teknologi secara bijak. Menjaga privasi, menghindari ujaran kebencian, dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.

Metode Pembelajaran IPAS yang Menyenangkan

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek. Guru tidak hanya memberikan ceramah, tetapi melibatkan siswa dalam kegiatan yang menyenangkan. Beberapa metode yang sering digunakan antara lain:

Pembelajaran Berbasis Proyek – Siswa mengerjakan proyek nyata seperti membuat ekosistem mini, menanam tumbuhan, atau mengadakan pameran budaya mini. Proyek ini mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.

Pembelajaran Luar Kelas – Mengajak siswa belajar di alam terbuka. Mengamati langsung ekosistem, wawancara dengan narasumber dari berbagai profesi, atau kunjungan ke museum dan pusat kebudayaan.

Diskusi dan Debat – Melatih siswa mengungkapkan pendapat dan menghargai pandangan orang lain. Topik-topik hangat seperti isu lingkungan atau perkembangan teknologi bisa menjadi bahan diskusi yang menarik.

Simulasi dan Bermain Peran – Siswa memerankan berbagai tokoh atau situasi. Misalnya menjadi seorang detektif ekosistem, pedagang di pasar tradisional, atau warga yang sedang bermusyawarah.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Pembelajaran

Orang tua memiliki peran penting dalam keberhasilan belajar anak. Tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Orang tua bisa mengajak anak mengamati lingkungan sekitar sambil berdiskusi tentang materi yang dipelajari. Ketika anak belajar tentang ekosistem, ajak ia ke kebun atau sawah untuk melihat langsung. Saat membahas budaya, kunjungi tempat-tempat bersejarah atau tonton pertunjukan seni bersama.

Kebiasaan membaca juga perlu ditumbuhkan. Sediakan buku-buku referensi yang menarik dengan gambar dan ilustrasi yang memikat. Tontonan edukatif tentang alam dan budaya bisa menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan.

Komunikasi dengan guru juga penting untuk memantau perkembangan anak. Tanyakan apa saja yang sudah dipelajari dan bagaimana prestasi anak di kelas. Orang tua dan guru perlu bersinergi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Evaluasi Pembelajaran IPAS Semester 2

Penilaian dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya berfokus pada ujian tertulis. Guru melakukan penilaian formatif dan sumatif yang berkelanjutan.

Penilaian Harian – Dilakukan melalui observasi, tugas proyek, portofolio, dan presentasi. Siswa dinilai dari proses belajar, bukan hanya hasil akhir.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila – Setiap siswa mengerjakan proyek yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran. Dalam IPAS, proyek bisa berupa kampanye pelestarian lingkungan atau pembuatan buku mini tentang budaya daerah.

Ujian Akhir Semester – Evaluasi sumatif untuk mengukur capaian pembelajaran secara keseluruhan. Bentuknya bisa beragam, tidak hanya soal pilihan ganda tetapi juga esai dan tugas praktik.

Tips Sukses Mempelajari IPAS

Belajar IPAS akan terasa lebih mudah dengan beberapa tips berikut:

Buat Catatan Kreatif – Tidak harus catatan biasa, siswa bisa membuat mind map, gambar ilustrasi, atau poster tentang materi yang dipelajari. Catatan visual lebih mudah diingat.

Aktif Bertanya – Jangan ragu bertanya jika ada yang kurang dipahami. Bertanya adalah tanda bahwa siswa berpikir aktif.

Hubungkan dengan Kehidupan Nyata – Cari contoh-contoh nyata di sekitar tentang materi yang dipelajari. Ini akan membuat pemahaman menjadi lebih konkret.

Belajar Bersama Teman – Diskusi kelompok bisa memperkaya pemahaman. Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda sehingga saling melengkapi.

Gunakan Berbagai Sumber Belajar – Tidak hanya buku teks, tetapi juga internet, video pembelajaran, dan sumber lainnya. Pastikan sumbernya terpercaya dan sesuai dengan kurikulum.

Persiapan Menghadapi Ujian

Menjelang ujian akhir semester, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

Review Materi Secara Berkala – Jangan menumpuk belajar di hari-hari terakhir. Siswa sebaiknya mengulang materi setiap minggu agar tidak lupa.

Latihan Soal – Mengerjakan soal-soal latihan membantu siswa terbiasa dengan berbagai bentuk pertanyaan. Fokus pada pemahaman konsep, bukan sekadar menghafal.

Istirahat Cukup – Tubuh yang segar akan mendukung konsentrasi saat belajar. Pastikan siswa tidur cukup dan makan makanan bergizi.

Kelola Stres – Ujian bukanlah hal yang menakutkan. Orang tua perlu memberikan semangat dan tidak memberi tekanan berlebihan.

Relevansi IPAS dengan Kehidupan Sehari-Hari

Ilmu yang dipelajari dalam IPAS sangat dekat dengan keseharian. Ketika siswa memahami tentang ekosistem, mereka akan lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pengetahuan tentang sumber daya alam membuat mereka lebih hemat energi dan air.

Pemahaman tentang budaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan toleransi. Siswa tidak akan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah karena mereka memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan.

Pengetahuan tentang interaksi sosial membekali siswa dengan keterampilan berkomunikasi dan bekerja sama. Mereka belajar menyelesaikan konflik dengan damai dan menghargai perbedaan pendapat.

Pemahaman tentang teknologi membuat siswa lebih bijak dalam menggunakannya. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan menjaga etika dalam berinteraksi di dunia maya.

Perkembangan Kompetensi Siswa

Selama satu semester penuh, siswa akan mengalami perkembangan kompetensi yang signifikan. Beberapa kompetensi yang diharapkan terbentuk antara lain:

Kompetensi Pengetahuan – Memahami konsep-konsep dasar IPAS dengan baik. Siswa mampu menjelaskan hubungan antar fenomena alam dan sosial.

Kompetensi Keterampilan – Mampu melakukan pengamatan sederhana, mengumpulkan data, dan menyajikan informasi secara sistematis. Keterampilan berpikir kritis dan kreatif juga terus diasah.

Kompetensi Sikap – Tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan, menghargai keberagaman, serta berperilaku sosial yang baik. Sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu dan objektivitas juga dikembangkan.

Sumber Belajar Pendukung

Selain buku teks, ada banyak sumber belajar yang bisa dimanfaatkan:

Buku Pengayaan – Berbagai penerbit menyediakan buku pendamping yang lebih ringan dan penuh ilustrasi. Buku-buku ini membantu memperjelas konsep yang abstrak.

Video Pembelajaran – Platform YouTube memiliki banyak konten edukatif tentang IPAS. Pilih kanal-kanal yang terpercaya dan sesuai dengan jenjang pendidikan.

Aplikasi Belajar – Beragam aplikasi menyediakan latihan soal dan materi interaktif. Anak-anak biasanya lebih antusias belajar melalui gawai.

Kunjungan Lapangan – Museum, kebun binatang, taman nasional, atau sentra industri bisa menjadi laboratorium belajar yang sangat berharga.

Narasumber – Mengundang ahli atau praktisi untuk berbagi pengalaman di kelas. Misalnya petani, nelayan, perajin batik, atau pegiat lingkungan.

Tantangan dan Solusi Pembelajaran IPAS

Setiap materi pasti memiliki tantangan tersendiri. Beberapa konsep dalam IPAS terasa abstrak bagi siswa kelas 4. Misalnya tentang rantai makanan di ekosistem laut atau proses terjadinya perubahan iklim global.

Solusinya adalah dengan menggunakan media peraga dan analogi yang dekat dengan kehidupan anak. Guru bisa menggunakan gambar, video, atau bahkan membuat simulasi sederhana di kelas. Misalnya membuat rantai makanan menggunakan gambar-gambar yang ditempel di papan.

Tantangan lain adalah minimnya minat baca siswa. Untuk mengatasinya, guru bisa menyajikan materi dalam bentuk cerita atau permainan. Kuis interaktif dan tebak-tebakan membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.

Keterbatasan fasilitas juga sering menjadi kendala. Solusinya adalah dengan kreativitas memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Alam sekitar adalah laboratorium yang paling murah dan mudah diakses.

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dalam IPAS, ada beberapa proyek yang bisa dikerjakan siswa untuk memperkuat profil pelajar Pancasila:

Proyek “Aku Menjaga Bumi” – Siswa membuat kampanye tentang pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Mereka bisa membuat poster, video pendek, atau even bersih-bersih bersama warga.

Proyek “Eksplorasi Budaya Nusantara” – Setiap kelompok memilih satu daerah dan membuat presentasi tentang kekayaan budayanya. Bisa berupa pameran mini atau pentas seni.

Proyek “Wirausaha Cilik” – Siswa membuat produk sederhana dari bahan alam sekitar. Selain belajar tentang sumber daya alam, mereka juga belajar tentang kewirausahaan.

Proyek “Teknologi Ramah Lingkungan” – Siswa mendesain alat sederhana yang memanfaatkan energi terbarukan. Misalnya oven tenaga surya atau kincir angin mini.

Akhir Kata

Materi IPAS kelas 4 semester 2 Kurikulum Merdeka dirancang untuk membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan berwawasan kebangsaan. Melalui pendekatan yang lebih humanis dan kontekstual, siswa diajak untuk tidak sekadar menghafal tetapi benar-benar memahami dan mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan pembelajaran sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Guru sebagai fasilitator, orang tua sebagai pendamping, dan siswa sebagai subjek belajar yang aktif. Dengan semangat gotong royong, tujuan pembelajaran IPAS akan tercapai dengan optimal.

Perjalanan belajar satu semester penuh akan meninggalkan banyak pengalaman berharga. Pengetahuan baru, keterampilan yang terasah, dan sikap yang lebih dewasa. Semua bekal ini akan sangat berguna bagi siswa dalam melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dan menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Materi Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap

3 September 2026 - 10:57 WIB

Materi Matematika Kelas 4 Semester 1 Kurikulum Merdeka Lengkap

3 September 2026 - 10:37 WIB

Materi IPAS Kelas 4 Semester 1 Kurikulum Merdeka Lengkap

3 September 2026 - 08:33 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap

2 September 2026 - 22:46 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 1 Kurikulum Merdeka Lengkap

2 September 2026 - 21:11 WIB

Bahan Ajar Kelas 4 Materi Makna Sila-sila Pancasila Siap Digunakan Guru

23 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Trending di SD Kelas 4