Materi drama sering di anggap susah oleh sebagian siswa kelas 8. Padahal kalau di pahami betul, drama justru menyenangkan karena isinya tidak jauh dari kehidupan sehari-hari. Dialog-dialog dalam drama menggambarkan bagaimana manusia berbicara, bertengkar, berdamai, dan menyelesaikan masalah.
Sebelum masuk ke latihan soal, ada baiknya mengingat kembali apa saja yang membangun sebuah teks drama. Drama adalah karya sastra yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku atau akting yang di pentaskan . Ciri utamanya jelas: berbentuk cerita, di sampaikan lewat dialog, dan tujuannya untuk di pentaskan .
Unsur-unsur intrinsiknya meliputi tema, amanat, alur, penokohan, dialog, latar, dan bahasa . Ada juga struktur yang menyusun jalannya cerita, mulai dari prolog, orientasi, komplikasi, resolusi, hingga epilog . Kalau kamu sudah familier dengan istilah-istilah ini, mengerjakan soal drama akan terasa jauh lebih mudah.
Berikut ini beberapa latihan soal yang bisa kamu coba. Soal-soalnya mencakup pemahaman istilah, analisis kutipan, hingga penerapan konsep dalam konteks pementasan.
Soal Pilihan Ganda
1. Karya sastra yang di tulis dalam bentuk dialog dan dimaksudkan untuk di pertunjukkan oleh aktor di atas panggung disebut…
A. Cerpen
B. Drama
C. Puisi
D. Novel
Jawaban: B
Drama memang punya ciri khas berupa dialog dan tujuan pementasan. Berbeda dengan cerpen atau novel yang lebih mengandalkan narasi.
2. Perhatikan kutipan berikut!
Brilian: “Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!!” (mendorong Dimi masuk)
Dimi: “Ka…ka…kami tidak bawa hp.” (gugup)
Latar yang tergambar dari kutipan tersebut adalah…
A. Gudang
B. Kamar
C. Ruang tamu
D. Rumah
Jawaban: A
Kata “mendorong masuk” dan situasi penculikan mengarah pada ruang tertutup yang tersembunyi. Dalam konteks soal aslinya, latar yang dimaksud memang gudang .
3. Orang yang bertugas mengatur jalannya pementasan dan memilih pemain disebut…
A. Penata rias
B. Sutradara
C. Pelakon
D. Penata lampu
Jawaban: B
Sutradara adalah pemimpin pementasan. Tugasnya antara lain memilih pemain, mengarahkan akting, dan memastikan seluruh elemen pertunjukan berjalan selaras .
4. Bagian awal cerita drama yang berisi pengenalan tokoh, latar, dan situasi awal disebut…
A. Komplikasi
B. Resolusi
C. Orientasi
D. Epilog
Jawaban: C
Orientasi adalah pintu masuk cerita. Di sini penonton dikenalkan pada siapa tokohnya, di mana kejadiannya, dan apa yang sedang mereka hadapi .
5. Drama yang menggabungkan unsur sedih dan lucu dalam ceritanya disebut…
A. Tragedi
B. Komedi
C. Melodrama
D. Tragikomedi
Jawaban: D
Tragikomedi adalah genre yang memadukan dua rasa sekaligus. Penonton bisa tertawa di satu adegan, lalu tersentuh di adegan berikutnya .
6. Watak tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui hal-hal berikut, kecuali…
A. Gerak
B. Ekspresi
C. Bloking
D. Dialog
Jawaban: C
Bloking berkaitan dengan posisi pemain di panggung, bukan penggambaran watak. Sementara gerak, ekspresi, dan dialog semuanya bisa menunjukkan karakter tokoh .
7. Tokoh yang menjadi penentang atau lawan dari tokoh utama disebut…
A. Protagonis
B. Antagonis
C. Tritagonis
D. Figuran
Jawaban: B
Antagonis adalah tokoh yang menciptakan konflik atau menjadi penghalang bagi tokoh utama. Kehadirannya sering memicu ketegangan dalam cerita .
8. Proses memilih pemain yang sesuai dengan peran dalam drama disebut…
A. Akting
B. Casting
C. Bloking
D. Editing
Jawaban: B
Casting adalah tahap seleksi pemain. Sutradara mencocokkan karakter tokoh dalam naskah dengan kemampuan dan penampilan calon pemeran .
Soal Uraian
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prolog dan epilog dalam struktur teks drama!
Jawaban:
Prolog adalah bagian pembuka dalam drama. Isinya bisa berupa narasi pengantar, latar belakang cerita, atau pengenalan tokoh sebelum dialog utama dimulai. Prolog membantu penonton memahami konteks cerita .
Epilog adalah bagian penutup. Di sini cerita diakhiri, konflik diselesaikan, atau pesan tertentu disampaikan. Epilog bisa berbentuk narasi maupun dialog singkat yang memberi kejelasan tentang nasib tokoh setelah peristiwa utama .
10. Sebutkan tiga ciri utama teks drama dan jelaskan secara singkat!
Jawaban:
Pertama, drama berupa cerita. Artinya ada rangkaian peristiwa yang membentuk alur, bukan sekadar kumpulan dialog tanpa arah.
Kedua, drama berbentuk dialog. Hampir seluruh isi teks drama adalah percakapan antartokoh. Narasi hanya muncul sebagai keterangan panggung atau prolog/epilog .
Ketiga, drama bertujuan untuk dipentaskan. Teks drama ditulis bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipertunjukkan di atas panggung dengan aktor, properti, dan tata panggung .
11. Bacalah kutipan drama berikut!
Ayah: “Bu, Bapak ini sudah sebulan tidak melaut. Bapak merasa bersalah. Kiranya Ibu dan anak-anak nanti makan apa?”
Ibu: “Bapak jangan mikirin yang tidak-tidak. InsyaAllah, ongkos hidup beberapa bulan ke depan masih cukup.”
Apa amanat yang bisa kamu ambil dari kutipan tersebut?
Jawaban:
Amanat yang terkandung adalah pentingnya saling menguatkan dalam keluarga saat menghadapi kesulitan. Ibu tidak membiarkan Ayah larut dalam rasa bersalah. Ia menenangkan dan meyakinkan bahwa masih ada jalan untuk bertahan. Sikap ini menunjukkan bahwa komunikasi yang hangat dan dukungan emosional jauh lebih berharga daripada terus menerus menyalahkan diri sendiri .
12. Apa perbedaan antara konflik eksternal dan konflik internal dalam drama? Berikan contoh masing-masing!
Jawaban:
Konflik eksternal adalah pertentangan yang terjadi antara tokoh dengan sesuatu di luar dirinya. Misalnya, seorang tokoh bertengkar dengan temannya, berhadapan dengan bencana alam, atau melawan ketidakadilan di lingkungannya. Konflik ini terlihat dari interaksi antartokoh atau antara tokoh dengan lingkungannya .
Konflik internal terjadi di dalam hati atau pikiran tokoh. Bentuknya bisa berupa keraguan, ketakutan, penyesalan, atau pertentangan antara dua pilihan yang sama-sama berat. Contohnya, seorang tokoh yang ingin merantau tetapi tidak tega meninggalkan ibunya yang sakit. Konflik ini tidak selalu terlihat dari dialog, tetapi bisa dirasakan dari ekspresi dan tindakan tokoh .
Tips Mengerjakan Soal Drama
Saat membaca kutipan drama dalam soal, perhatikan petunjuk lakunya. Bagian dalam tanda kurung seperti (gugup), (mendorong Dimi masuk), atau (tertawa) sering menjadi kunci jawaban. Petunjuk ini menunjukkan ekspresi, gerakan, atau situasi yang tidak tersampaikan lewat dialog semata.
Selain itu, jangan terpaku pada satu baris dialog. Baca keseluruhan kutipan untuk menangkap latar, suasana, dan hubungan antartokoh. Sering kali jawaban soal analisis baru muncul setelah membaca beberapa pertukaran dialog.
Kalau kamu sudah terbiasa dengan istilah-istilah dasar drama dan rajin berlatih menganalisis kutipan, materi ini tidak akan terasa sulit. Semoga latihan soal ini membantumu lebih siap menghadapi ulangan atau ujian.









