Memasuki bangku kelas 10 SMA, salah satu materi Bahasa Indonesia yang cukup sering muncul dalam ujian adalah teks eksposisi. Banyak siswa merasa kesulitan bukan karena tidak paham bahasa Indonesia, melainkan karena belum terbiasa membedakan struktur dan kaidah kebahasaan yang digunakan.
Teks eksposisi sendiri merupakan jenis tulisan yang memaparkan informasi atau gagasan disertai dengan argumen atau fakta pendukung. Tujuannya jelas, yakni agar pembaca memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai suatu topik tertentu. Nah, supaya semakin lancar, tidak ada salahnya mencoba beberapa latihan soal di bawah ini. Soal-soal berikut sudah disesuaikan dengan kompetensi dasar yang biasa diajarkan di sekolah.
Petunjuk Mengerjakan
Sebelum menyimak kunci jawaban, cobalah untuk menjawab pertanyaan terlebih dahulu secara mandiri. Bacalah setiap paragraf dengan teliti, lalu tentukan jawaban yang paling tepat menurut pemahamanmu.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1–3!
(1) Sampah plastik masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah. (2) Data dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan puluhan juta ton sampah setiap tahunnya. (3) Sebagian besar sampah tersebut berupa plastik sekali pakai yang sulit terurai. (4) Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaannya. (5) Selain itu, pemerintah juga perlu memperkuat regulasi terkait pengelolaan sampah di tingkat daerah.
Soal 1
Gagasan utama paragraf tersebut terletak pada kalimat nomor berapa?
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Soal 2
Kalimat nomor (4) dan (5) dalam teks eksposisi tersebut berfungsi sebagai…
A. Fakta pendukung
B. Opini penulis
C. Saran atau rekomendasi
D. Latar belakang masalah
E. Penegasan ulang
Soal 3
Kata “regulasi” pada kalimat (5) memiliki makna yang paling dekat dengan…
A. Sanksi
B. Peraturan
C. Kebijakan
D. Himbauan
E. Undang-undang
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 4–5!
Pendidikan karakter bukan sekadar mata pelajaran tambahan di sekolah. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin perlu ditanamkan sejak dini. Sayangnya, banyak sekolah masih menekankan aspek akademik semata. Padahal, tanpa karakter yang kuat, prestasi akademik bisa kehilangan arah.
Soal 4
Teks di atas termasuk dalam jenis teks eksposisi karena…
A. Menceritakan pengalaman pribadi penulis
B. Memaparkan pendapat disertai alasan logis
C. Menggambarkan objek secara rinci
D. Menghibur pembaca dengan cerita lucu
E. Menjelaskan langkah-langkah membuat sesuatu
Soal 5
Kalimat “Padahal, tanpa karakter yang kuat, prestasi akademik bisa kehilangan arah” mengandung konjungsi…
A. Temporal
B. Kausalitas
C. Pertentangan
D. Pilihan
E. Penegasan
Soal 6
Perhatikan ciri-ciri berikut!
-
Menggunakan bahasa yang denotatif
-
Bersifat subjektif dan imajinatif
-
Memuat fakta sebagai alat konfirmasi
-
Menggunakan kalimat perintah yang berlebihan
Manakah yang termasuk ciri kebahasaan teks eksposisi?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Soal 7
Bagian teks eksposisi yang berisi pengulangan kembali tesis atau penegasan ulang disebut…
A. Orientasi
B. Argumentasi
C. Tesis
D. Penegasan ulang
E. Koda
Kunci Jawaban
-
A. (1)
Kalimat pertama menjadi gagasan utama karena memaparkan topik umum, yakni persoalan sampah plastik. Kalimat selanjutnya hanya berupa data dan saran pendukung. -
C. Saran atau rekomendasi
Kalimat (4) dan (5) berisi ajakan serta usulan tindakan, bukan sekadar fakta atau opini pribadi. -
B. Peraturan
Dalam konteks ini, regulasi merujuk pada aturan resmi yang mengikat. -
B. Memaparkan pendapat disertai alasan logis
Teks eksposisi bertujuan menyampaikan pandangan yang diperkuat argumen, bukan bercerita atau menggambarkan. -
C. Pertentangan
Kata “padahal” berfungsi menghubungkan dua hal yang bertentangan secara logis. -
B. 1 dan 3
Teks eksposisi menggunakan bahasa denotatif serta memuat fakta sebagai penguat. Sifat imajinatif dan kalimat perintah berlebihan bukan cirinya. -
D. Penegasan ulang
Struktur teks eksposisi umumnya terdiri dari tesis, argumentasi, dan penegasan ulang.
Tips Menghadapi Soal Teks Eksposisi
Agar tidak mudah terkecoh, biasakan membaca soal dari pilihan jawaban terlebih dahulu. Cara ini membantu otak memfilter informasi penting saat menyimak teks. Selain itu, perhatikan kata penghubung seperti “oleh karena itu”, “sebab”, dan “padahal”. Kata-kata tersebut sering menjadi penanda hubungan antargagasan.
Jika menemui soal tentang struktur, ingat pola dasar tesis–argumentasi–penegasan ulang. Sementara untuk soal kaidah kebahasaan, fokus pada penggunaan konjungsi, kata denotatif, dan kalimat fakta.
Latihan rutin dengan model soal seperti di atas akan membuatmu lebih peka terhadap karakteristik teks eksposisi. Semoga bermanfaat untuk persiapan ulangan harian maupun ujian akhir semester.









