Menu

Mode Gelap
Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026 20 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia Versi QS Asia 2026 Materi Belajar SD/MI Kelas 1 Kurikulum Merdeka Tips Mendidik Anak Menjadi Pelajar Berprestasi

Kesehatan · 23 Jul 2022 17:50 WIB ·

3 Manfaat yang Kamu Rasakan Setelah Melakukan Donor Darah


Img: pexels-puwadon-sangngern Perbesar

Img: pexels-puwadon-sangngern

Data di Indonesia menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan transfusi darah setiap delapan detik, dan sepuluh orang saat ini menunggu donor darah setiap menit. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2015, Indonesia kekurangan produksi darah nasional sekitar 500 ribu kantong per tahun.

Salah satu tantangannya adalah kesadaran masyarakat untuk menjadi relawan donor masih rendah. Padahal akan ada banyak keuntungan dari donor darah secara rutin bagi kesehatan pendonor itu sendiri.

Menurut situs resmi Yayasan Kesehatan Mental di Inggris, ada banyak keuntungan mendonorkan darah. Manfaat yang meliputi pengurangan stres dan peningkatan persepsi keadaan emosional seperti kepuasan hidup dan kebahagiaan, yang keduanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kemudian mendonorkan darah dapat membantu menghilangkan perasaan negatif, menumbuhkan rasa memiliki, dan mengurangi perasaan kesepian.

Menjaga ritme detak jantung

Manfaat kesehatan pertama dari donor darah berkaitan dengan keberadaan zat besi dalam darah. Zat ini berpengaruh pada kekentalan darah. Kadar zat besi yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan kekentalan darah dan mempercepat oksidasi kolesterol.

Proses oksidasi menyebabkan plak menumpuk di dinding arteri, meningkatkan kemungkinan seseorang terkena serangan jantung atau stroke. Ketika seseorang mendonorkan darah secara rutin, jumlah zat besi dalam darah bisa menjadi lebih stabil sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Keunggulan ini juga didukung oleh penelitian yang diterbitkan dalam “American Journal of Epidemiology,” yang mengklaim bahwa donor darah mengurangi risiko penyakit jantung hingga 33% dan mengurangi risiko stroke hingga 20%.

Menurunkan Berat Badan

Donor darah adalah salah satu diet pendukung, dan pembakaran kalori sangat efektif. Alasannya adalah bahwa dengan memberikan sekitar 450 mL darah, sekitar 650 kKal kalori dibakar. Ini sangat membantu Anda mencapai berat badan ideal.

Namun, para dokter memperingatkan agar tidak menjadikan donor darah sebagai cara utama untuk membakar kalori. Sebab, tergantung pada kesehatan dan kadar hemoglobin, seseorang hanya bisa mendonorkan darah paling banyak tiga bulan sekali.

Menghindari kanker

Ini mengacu pada kemampuan donor untuk menjaga kadar zat besi dalam darah dalam batas normal. Orang yang rutin mendonorkan darah memiliki risiko lebih rendah terkena beberapa jenis kanker, termasuk kanker hati, usus besar, paru-paru, kerongkongan, dan perut, menurut penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of the National Cancer Institute Volume 100.”

Lebih lanjut, menurut “Journal of the National Basic and Clinical Physiology and Pharmacology,” mendonorkan darah dapat menurunkan penanda inflamasi sekaligus meningkatkan kekuatan antioksidan.

 

Yuk, kunjungi laman Instagram dan Facebook Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!

Komentar
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Cara Mengatasi Pegal Linu Setelah Beraktivitas

24 Juni 2026 - 21:02 WIB

Manfaat Konsumsi Air Lemon di Pagi Hari

23 Juni 2026 - 09:01 WIB

Cara Mengatasi Nyeri Punggung Akibat Duduk Terlalu Lama

23 Juni 2026 - 00:07 WIB

Cara Mengatasi Masuk Angin tanpa Obat

22 Juni 2026 - 16:25 WIB

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal sejak Dini

20 Juni 2026 - 18:58 WIB

Kehebatan Buah Berry

Makanan Bergizi untuk Pertumbuhan Anak

20 Juni 2026 - 18:41 WIB

Cara Mudah Bermain Catur
Trending di Kesehatan