Setiap bulan, jutaan wanita di seluruh dunia harus berhadapan dengan rasa tidak nyaman yang datang bersamaan dengan siklus haid. Bagi sebagian orang, hanya terasa sedikit pegal di bagian perut bawah, namun bagi yang lain, rasa nyeri itu bisa begitu menyiksa hingga membuat aktivitas sehari-hari terhenti. Nyeri haid yang sering di sebut dengan istilah medis dismenore ini memang hal yang umum terjadi, namun bukan berarti kita harus diam saja membiarkannya menguasai tubuh dan suasana hati kita.
Banyak dari kita yang ragu untuk terus mengandalkan obat pereda nyeri setiap kali rasa sakit itu datang, karena khawatir akan efek samping jika di konsumsi dalam jangka panjang. Kabar baiknya, ada banyak cara alami yang bisa kita lakukan sendiri di rumah, aman untuk di gunakan berulang kali, dan sudah terbukti membantu meringankan rasa sakit tanpa merusak keseimbangan tubuh kita.
Mengapa Nyeri Haid Bisa Terjadi?
Sebelum masuk ke cara mengatasinya, ada baiknya kita sedikit memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh saat rasa nyeri itu muncul. Setiap kali masa haid tiba, dinding rahim akan meluruh dan keluar bersama darah. Proses ini di picu oleh zat yang di sebut prostaglandin, yang membuat otot-otot rahim berkontraksi agar lapisan tersebut bisa terlepas dengan lancar.
Semakin tinggi kadar prostaglandin dalam tubuh, semakin kuat pula kontraksi yang terjadi. Ketika otot rahim menegang terlalu kuat, aliran darah ke jaringan sekitar akan terhambat sejenak, sehingga jaringan tersebut kekurangan oksigen dan memicu sinyal rasa sakit yang di kirimkan ke otak. Selain itu, perubahan hormon dan ketidakseimbangan cairan tubuh juga bisa membuat perut terasa kembung, punggung terasa pegal, hingga muncul rasa mual yang tak nyaman.
Manfaatkan Kekuatan Hangatan untuk Meredakan Kekakuan
Salah satu cara paling sederhana namun paling ampuh yang sudah di gunakan nenek moyang kita sejak lama adalah memberikan rasa hangat pada bagian yang terasa sakit. Rasa hangat mampu melebarkan pembuluh darah yang menyempit akibat kontraksi, sehingga aliran darah kembali lancar dan otot yang tegang perlahan bisa rileks kembali.
Anda bisa meletakkan botol berisi air hangat yang di bungkus kain, atau bantal pemanas yang di bungkus kain tipis di atas perut bagian bawah, pinggang belakang, atau bagian paha yang terasa pegal. Lakukan selama 15 hingga 20 menit setiap kali rasa nyeri mulai muncul, dan ulangi beberapa kali dalam sehari jika di perlukan. Mandi dengan air hangat juga memberikan efek yang sama baiknya, karena seluruh tubuh akan terasa lebih santai dan rasa sakit yang menyebar ke seluruh tubuh perlahan akan berkurang.
Gerakan Ringan yang Membantu Mengalirkan Darah
Mungkin saat sedang sakit rasanya Anda hanya ingin berbaring diam saja, namun bergerak sedikit ternyata justru sangat membantu tubuh mengurangi rasa sakit. Saat kita bergerak, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami sekaligus penenang suasana hati.
Anda tidak perlu melakukan olahraga berat seperti lari atau angkat beban. Cukup berjalan santai di sekitar rumah selama 15 menit, atau melakukan gerakan peregangan ringan. Beberapa gerakan yoga sederhana seperti posisi anak, posisi kupu-kupu, atau miring ke sambil menarik lutut ke arah dada sangat efektif untuk melemaskan otot panggul yang kaku dan melancarkan aliran darah di area rahim. Lakukan perlahan, jangan memaksakan diri, dan berhenti jika merasa lelah.
Atur Apa yang Masuk ke Dalam Tubuh
Makanan yang kita konsumsi beberapa hari sebelum dan saat masa haid ternyata memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap seberapa hebat rasa nyeri yang akan kita rasakan. Ada jenis makanan yang bisa memicu peradangan dan memperparah rasa sakit, namun ada pula yang bekerja seperti obat alami untuk menenangkan rahim.
Kurangi konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung garam, gula berlebih, minuman bersoda, kopi, serta makanan yang di goreng berminyak. Garam membuat tubuh menahan cairan sehingga perut terasa semakin kembung, sedangkan kafein membuat pembuluh darah menyempit dan menambah rasa nyeri.
Sebagai gantinya, perbanyak minum air putih yang cukup agar tubuh tidak mengalami dehidrasi yang bisa memperburuk rasa sakit. Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, magnesium, dan vitamin B seperti sayuran hijau tua, kacang-kacangan, pisang, alpukat, serta ikan yang mengandung lemak sehat. Jahe dan kunyit juga sangat ampuh di minum sebagai teh hangat, karena keduanya memiliki sifat anti-radang yang bisa mengurangi rasa sakit dan mual dengan lembut.
Pijatan Lembut dan Minyak Alami
Sentuhan pijatan yang lembut juga bisa menjadi cara yang sangat menenangkan untuk mengurangi rasa sakit. Anda bisa memijat bagian perut bawah dan pinggang belakang dengan gerakan memutar perlahan menggunakan telapak tangan.
Untuk hasil yang lebih baik, Anda bisa menggunakan minyak alami seperti minyak kelapa murni, minyak zaitun, atau minyak yang mengandung ekstrak lavender, mawar, atau kayu manis. Aroma dari minyak tersebut tidak hanya membantu merilekskan otot, tapi juga menenangkan pikiran yang sering kali menjadi gelisah saat masa haid. Lakukan pijatan selama 10 hingga 15 menit dengan tekanan yang nyaman, jangan terlalu keras agar tidak menambah rasa sakit.
Istirahat Cukup dan Kelola Stres
Seringkali kita mengabaikan bahwa kelelahan dan pikiran yang terlalu berat bisa membuat rasa nyeri terasa jauh lebih parah daripada aslinya. Saat tubuh lelah, daya tahan tubuh menurun dan saraf menjadi lebih peka terhadap rasa sakit.
Usahakan untuk tidur cukup setiap malam, terutama menjelang dan saat masa haid tiba. Jangan memaksakan diri melakukan pekerjaan berat jika tubuh sudah memberi sinyal untuk beristirahat.
Luangkan waktu sejenak untuk bernapas dalam-dalam, duduk tenang, atau melakukan hal kecil yang membuat hati senang. Ketika pikiran tenang, tubuh akan lebih mudah melepaskan zat yang menenangkan rasa sakit secara alami.
Hal yang Perlu Di ingat
Setiap tubuh wanita memiliki cara merespons yang berbeda-beda. Apa yang sangat ampuh bagi teman Anda mungkin perlu waktu sedikit lebih lama untuk bekerja pada tubuh Anda sendiri. Cobalah satu per satu cara yang telah disebutkan, lalu lihat mana yang memberikan efek paling nyaman bagi Anda.
Jika rasa nyeri yang Anda rasakan begitu hebat hingga membuat Anda pingsan, tidak bisa beraktivitas sama sekali, atau disertai dengan perdarahan yang sangat banyak dan tidak wajar, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Tidak ada salahnya mencoba cara alami, namun kita juga harus bijak memperhatikan sinyal yang diberikan tubuh kita. Merawat diri sendiri bukanlah hal yang egois, melainkan cara kita mencintai dan menghargai tubuh yang telah bekerja keras untuk kita setiap harinya.