Belajar mendeskripsikan orang atau describing people adalah salah satu materi paling seru dalam pelajaran Bahasa Inggris kelas 4. Rasanya menyenangkan sekali ketika si kecil mulai bisa menyebutkan ciri-ciri fisik temannya, warna rambut guru, atau bahkan tinggi badan ayahnya dalam bahasa asing. Materi ini menjadi fondasi penting karena setiap hari kita pasti berinteraksi dengan orang lain dan perlu menyampaikan bagaimana bentuk fisik mereka.
Nah, daripada bingung mencari catatan yang rapi, yuk kita bongkar tuntas materi describing people ini dengan cara yang super mudah dipahami anak kelas 4. Siapkan buku catatan dan bolpoin kesukaanmu, karena kita akan belajar sambil bersenang-senang!
Apa Itu Describing People?
Sederhananya, describing people adalah kegiatan menyebutkan atau menuliskan ciri-ciri seseorang. Bisa itu ciri fisik seperti rambut, mata, tinggi badan, atau bahkan sifat dan kepribadiannya. Di kelas 4 SD, fokus utamanya adalah pada ciri fisik yang terlihat jelas, karena lebih mudah diamati dan diingat oleh anak-anak.
Bayangkan jika kamu ingin menceritakan tentang teman barumu kepada ibu di rumah. Tentu kamu akan bilang, “Bu, temanku rambutnya keriting dan matanya bulat.” Nah, kalimat seperti itulah yang dalam bahasa Inggris disebut describing people.
Kata Sifat (Adjectives) yang Sering Dipakai
Untuk mendeskripsikan orang, kita membutuhkan banyak kata sifat atau adjectives. Anak-anak kelas 4 biasanya sudah diperkenalkan dengan daftar kata sifat dasar yang sangat populer. Mari kita kelompokkan biar lebih rapi.
1. Deskripsi Rambut (Hair)
Rambut adalah salah satu hal pertama yang kita lihat. Ada banyak variasi yang bisa disebutkan:
-
Long (panjang) contoh: She has long hair. (Dia berambut panjang)
-
Short (pendek) contoh: He has short hair. (Dia berambut pendek)
-
Curly (keriting) contoh: My mother has curly hair. (Ibuku berambut keriting)
-
Straight (lurus) contoh: Her hair is straight. (Rambutnya lurus)
-
Bald (botak) contoh: My uncle is bald. (Pamanku botak)
Selain bentuk, kita juga bisa menyebutkan warna rambut:
-
Black (hitam)
-
Blonde / Blond (pirang)
-
Brown (cokelat)
-
Grey (abu-abu/beruban)
2. Deskripsi Mata (Eyes)
Setelah rambut, mata juga menjadi ciri khas yang menarik:
-
Big (besar)
-
Small (kecil)
-
Round (bulat)
-
Slanted (sipit)
Warna mata juga seru untuk disebutkan:
-
Blue (biru)
-
Green (hijau)
-
Brown (cokelat)
3. Deskripsi Tinggi dan Berat Badan (Height and Build)
Ukuran tubuh juga penting dalam mendeskripsikan seseorang:
-
Tall (tinggi)
-
Short (pendek)
-
Fat (gemuk) – tapi hati-hati, kata ini kurang sopan ya. Lebih baik gunakan chubby untuk anak-anak atau plump.
-
Thin (kurus)
-
Slim (ramping)
4. Deskripsi Wajah (Face)
Bagian wajah juga memiliki ciri khas masing-masing:
-
Round face (wajah bulat)
-
Oval face (wajah lonjong)
-
Long face (wajah panjang)
-
Freckles (bintik-bintik di wajah)
-
Glasses (berkacamata)
Rumus Dasar Membuat Kalimat
Anak kelas 4 biasanya diajarkan dua pola kalimat utama untuk mendeskripsikan orang. Jangan khawatir, rumusnya sangat sederhana!
Pola 1: Menggunakan “To Be” (is/am/are)
Rumusnya: Subjek + to be + kata sifat
-
Untuk satu orang (dia laki-laki = He), kita pakai is.
-
Untuk satu orang (dia perempuan = She), kita pakai is.
-
Untuk saya (I), kita pakai am.
-
Untuk mereka (They) atau kita (We), pakai are.
Contoh kalimat:
-
He is tall. (Dia tinggi)
-
She is beautiful. (Dia cantik)
-
I am short. (Saya pendek)
-
They are fat. (Mereka gemuk)
Pola 2: Menggunakan Kata Kerja “Have/Has”
Rumusnya: Subjek + have/has + kata sifat + bagian tubuh
Perbedaan have dan has:
-
Has digunakan untuk He, She, It (satu orang/benda)
-
Have digunakan untuk I, You, We, They (lebih dari satu atau saya/kamu)
Contoh kalimat:
-
She has long hair. (Dia berambut panjang)
-
He has big eyes. (Dia bermata besar)
-
I have a round face. (Saya berwajah bulat)
-
They have straight hair. (Mereka berambut lurus)
Perbedaan Mendasar: To Be vs Have/Has
Seringkali anak-anak bingung kapan harus pakai is dan kapan pakai has. Ini trik jitu untuk membedakannya:
Gunakan to be (is/am/are) jika kata sifatnya berdiri sendiri tanpa menyebut bagian tubuh secara spesifik. Misalnya: She is beautiful. (Kata beautiful tidak menyebut bagian tubuh tertentu)
Gunakan have/has jika kata sifatnya diikuti oleh bagian tubuh tertentu. Misalnya: She has beautiful eyes. (Ada bagian tubuh yang disebut, yaitu eyes)
Jadi, kalau mau bilang “Dia tinggi”, pakai He is tall. Tapi kalau mau bilang “Dia berhidung mancung”, pakai She has a pointed nose.
Contoh Dialog Sederhana
Supaya lebih paham, yuk lihat contoh percakapan sehari-hari antara dua orang teman yang sedang mendeskripsikan guru baru mereka:
Andi: Do you know our new teacher? (Kamu tahu guru baru kita?)
Budi: Yes, I do. She is Mrs. Ani. (Ya, aku tahu. Dia Bu Ani)
Andi: What does she look like? (Seperti apa penampilannya?)
Budi: She is tall and slim. She has long black hair and wears glasses. (Dia tinggi dan ramping. Dia berambut hitam panjang dan berkacamata)
Andi: Does she have a round face? (Apakah dia berwajah bulat?)
Budi: No, she has an oval face. (Tidak, dia berwajah lonjong)
Dari dialog di atas, kita bisa melihat bagaimana has dan is digunakan secara bergantian sesuai dengan kebutuhan kalimat.
Cara Menanyakan Ciri-Ciri Seseorang
Dalam percakapan, kita tidak hanya perlu menjawab, tapi juga bertanya. Berikut adalah pertanyaan umum yang sering muncul:
-
What does he/she look like? (Seperti apa rupa dia?)
-
Is he/she tall? (Apakah dia tinggi?)
-
Does she have curly hair? (Apakah dia berambut keriting?)
-
What color is her hair? (Apa warna rambutnya?)
-
How old is he? (Berapa umurnya?)
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kita tinggal menggunakan rumus yang sudah dipelajari tadi.
Latihan Menyenangkan untuk di Rumah
Agar materi ini benar-benar melekat di ingatan si kecil, ada beberapa permainan seru yang bisa dilakukan di rumah tanpa terasa seperti belajar:
1. Tebak Siapa Aku
Salah satu orang tua mendeskripsikan seorang anggota keluarga tanpa menyebut namanya. Contoh: She has short hair. She is not tall. She likes cooking. Siapa dia? Jawabannya bisa ibu atau kakak perempuan. Anak harus menebak berdasarkan deskripsi yang diberikan.
2. Gambar dan Tulis
Mintalah anak menggambar wajah teman sekelasnya secara sederhana. Lalu di bawah gambar, tulis 5 kalimat mendeskripsikan gambar tersebut. Misalnya: He has a round face. He has short black hair. He has small eyes. He wears glasses. He is chubby.
3. Bingo Deskripsi
Buatlah kartu bingo berisi kata sifat seperti tall, short, curly hair, glasses, dan lain-lain. Saat orang tua menyebutkan ciri-ciri seseorang, anak harus menandai kata sifat yang sesuai di kartunya. Siapa yang mendapat garis lurus lebih dulu, dialah pemenangnya.
Kosakata Tambahan yang Keren
Setelah menguasai dasar-dasarnya, anak-anak bisa mulai memperkaya kosakata dengan kata-kata berikut agar deskripsinya lebih variatif dan tidak monoton:
-
Handsome (tampan – khusus untuk laki-laki)
-
Pretty (cantik – khusus untuk perempuan)
-
Cute (imut)
-
Young (muda)
-
Old (tua)
-
Strong (kuat)
-
Weak (lemah)
-
Friendly (ramah)
-
Kind (baik hati)
-
Funny (lucu)
Nah, kata-kata seperti friendly, kind, dan funny termasuk deskripsi sifat atau kepribadian. Di kelas 4, ini mulai diperkenalkan secara perlahan setelah anak paham betul tentang ciri fisik.
Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
Belajar bahasa Inggris pasti tidak lepas dari kesalahan. Itu wajar dan bagian dari proses. Berikut beberapa kesalahan klasik yang sering dilakukan anak kelas 4 saat mendeskripsikan orang:
1. Menggunakan has untuk subjek I atau They
Misalnya: I has long hair. (Salah) Yang benar: I have long hair.
2. Menggunakan is untuk menyebut bagian tubuh
Misalnya: She is curly hair. (Salah) Yang benar: She has curly hair.
3. Lupa menambahkan akhiran -s pada kata sifat jamak
Sebenarnya kata sifat dalam bahasa Inggris tidak berubah meskipun subjeknya jamak. Jadi tetap They are tall, bukan They are talls.
4. Tertukar antara his dan her
His untuk laki-laki, her untuk perempuan. Misalnya: Her hair is black (untuk perempuan) dan His hair is black (untuk laki-laki).
Tips Menghafal Lebih Cepat
Menghafal puluhan kata sifat memang bisa membuat pusing. Tapi tenang, ada cara asyik untuk mengingat semuanya:
Gunakan Lagu atau Jingle
Buatlah irama sederhana untuk menyanyikan daftar kata sifat. Misalnya dengan nada lagu anak-anak yang sudah dikenal. Anak-anak jauh lebih mudah mengingat informasi yang dilagukan.
Tempel Stiker di Sekitar Rumah
Tulis kata sifat pada stiker warna-warni lalu tempel di benda-beda di rumah. Misalnya di cermin tulis mirror, di dekat pintu tulis tall, dan sebagainya. Setiap kali lewat, anak akan terus melihat dan mengingat.
Cerita Bergambar
Buatlah cerita pendek tentang sebuah keluarga dengan ilustrasi sederhana. Setiap anggota keluarga memiliki ciri fisik yang berbeda. Bacakan cerita itu berulang-ulang sambil menunjuk gambar yang sesuai.
Contoh Paragraf Deskripsi Sederhana
Untuk mengakhiri pembelajaran, mari kita lihat contoh paragraf pendek yang mendeskripsikan seseorang secara utuh. Paragraf ini menggabungkan semua elemen yang sudah dipelajari:
My Best Friend
My best friend is Rina. She is ten years old. She is not very tall, but she is slim. She has long straight black hair. Her face is oval and she has bright brown eyes. She always wears a pink ribbon in her hair. Rina is very friendly and she likes to tell funny stories. Everyone in my class loves her.
Dari paragraf di atas, kita bisa melihat penggunaan is untuk menyatakan usia, tinggi, dan sifat. Lalu penggunaan has untuk menyatakan ciri rambut dan mata. Semua berjalan harmonis dalam satu tulisan yang utuh.
Mendeskripsikan orang dalam bahasa Inggris sebenarnya sangat menyenangkan jika dilakukan dengan cara yang tepat. Kuncinya adalah sering berlatih, tidak takut salah, dan selalu mengamati orang-orang di sekitar. Semakin sering anak melihat dan menyebutkan ciri-ciri fisik teman atau keluarganya, semakin lancar pula kemampuan berbahasa Inggrisnya.
Jadi, mulai sekarang ajak si kecil untuk mendeskripsikan orang-orang yang mereka lihat sehari-hari. Bisa dimulai dari ibu, ayah, kakak, atau bahkan guru di sekolah. Dengan begitu, materi describing people ini bukan hanya menjadi catatan di buku, tapi juga menjadi kebiasaan berbicara yang alami. Selamat belajar dan berkreasi!









