Hikayat merupakan salah satu warisan sastra lama yang masih dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10. Cerita rakyat ini memiliki ciri khas yang kuat, mulai dari penggunaan bahasa Melayu klasik hingga alur cerita yang penuh keajaiban. Banyak siswa merasa kesulitan ketika menghadapi soal-soal tentang hikayat karena kosakatanya yang terdengar asing dan strukturnya yang berbeda dari cerpen atau novel modern.
Supaya pemahaman terhadap materi ini semakin matang, latihan soal menjadi cara paling efektif. Berikut disajikan beberapa contoh soal beserta kunci jawabannya yang bisa dijadikan bahan belajar mandiri di rumah.
A. Pilihan Ganda
1. Ciri utama yang membedakan hikayat dengan cerpen modern adalah…
A. Jumlah tokohnya sedikit
B. Menggunakan bahasa Melayu klasik
C. Latar ceritanya selalu di luar negeri
D. Tidak memiliki tema
E. Ditulis dalam bentuk puisi
Kunci: B
Pembahasan: Hikayat umumnya ditulis menggunakan bahasa Melayu klasik dengan gaya bercerita yang khas, berbeda dari cerpen yang memakai bahasa sehari-hari.
2. Bacalah penggalan hikayat berikut!
“Maka kata Indera Bangsawan, “Hai upik, mengapakah engkau bersedih hati? Adakah engkau tahu akan tempat ayahmu?” Maka sahut putri, “Ayahku telah lama hilang, tiada diketahui ke mana perginya.”
Nilai yang terkandung dalam penggalan tersebut adalah…
A. Nilai agama
B. Nilai sosial
C. Nilai moral
D. Nilai budaya
E. Nilai estetika
Kunci: C
Pembahasan: Penggalan menunjukkan kepedulian Indera Bangsawan terhadap kesedihan orang lain, yang mencerminkan nilai moral.
3. Berikut yang bukan termasuk karakteristik hikayat adalah…
A. Bersifat istana sentris
B. Tokohnya memiliki kesaktian
C. Alurnya sederhana dan berulang
D. Menggunakan kata arkais
E. Selalu beraliran realisme
Kunci: E
Pembahasan: Hikayat justru banyak mengandung unsur kemustahilan dan keajaiban, bukan realisme.
4. Kata “arkais” dalam hikayat berarti…
A. Kata yang baru muncul
B. Kata yang berasal dari bahasa asing
C. Kata kuno yang sudah jarang dipakai
D. Kata yang bermakna ganda
E. Kata yang hanya ada di puisi
Kunci: C
Pembahasan: Kata arkais adalah kosakata lama yang kini jarang digunakan, misalnya “syahdan”, “alkisah”, dan “hatta”.
5. Struktur hikayat secara umum terdiri dari…
A. Abstrak, orientasi, komplikasi, resolusi
B. Orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi
C. Pembuka, isi, penutup
D. Prolog, dialog, monolog, epilog
E. Tema, alur, latar, tokoh
Kunci: C
Pembahasan: Hikayat biasanya memiliki struktur sederhana, yakni pembuka, isi, dan penutup, meski ada juga yang memakai istilah orientasi, komplikasi, dan resolusi.
B. Soal Uraian
6. Sebutkan tiga contoh judul hikayat yang terkenal di Indonesia!
Kunci: Hikayat Hang Tuah, Hikayat Malim Deman, Hikayat Indera Bangsawan, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Bayan Budiman (pilih tiga).
7. Jelaskan perbedaan antara hikayat dan cerpen dilihat dari segi bahasa!
Kunci: Hikayat menggunakan bahasa Melayu klasik dengan banyak kata arkais dan ungkapan klise seperti “alkisah” dan “syahdan”. Cerpen memakai bahasa Indonesia modern yang lebih komunikatif dan sesuai perkembangan zaman.
8. Tuliskan dua nilai yang sering muncul dalam hikayat beserta contohnya!
Kunci: Nilai moral, misalnya kesetiaan seorang abdi kepada rajanya. Nilai sosial, misalnya gotong royong antarwarga kerajaan dalam menghadapi musuh.
9. Apa yang dimaksud dengan “istana sentris” dalam hikayat?
Kunci: Istana sentris berarti pusat cerita berkisar pada kehidupan istana, raja, bangsawan, dan keluarga kerajaan. Tokoh utama biasanya berasal dari kalangan bangsawan.
10. Ubahlah penggalan hikayat berikut ke dalam bahasa Indonesia modern!
“Maka titah baginda, “Hai orang muda, apa kehendakmu datang ke mari?” Maka sembah orang muda itu, “Ampun tuanku, hamba datang hendak mengabdi kepada baginda.”
Kunci: Raja berkata, “Hai pemuda, apa maksudmu datang ke sini?” Pemuda itu menjawab, “Maafkan hamba, Tuanku. Hamba datang untuk mengabdi kepada Tuanku.”
C. Soal Menjodohkan
Jodohkan istilah di kolom kiri dengan pengertian di kolom kanan!
| Istilah | Pengertian |
|---|---|
| 1. Hikayat | A. Kata lama yang jarang dipakai |
| 2. Arkais | B. Cerita rakyat Melayu klasik |
| 3. Istana sentris | C. Berpusat pada kehidupan kerajaan |
| 4. Kemustahilan | D. Peristiwa di luar akal manusia |
| 5. Epik | E. Cerita kepahlawanan |
Kunci:
1 – B
2 – A
3 – C
4 – D
5 – E
D. Kunci Jawaban Lengkap
-
B
-
C
-
E
-
C
-
C
-
Hikayat Hang Tuah, Hikayat Malim Deman, Hikayat Indera Bangsawan
-
Hikayat memakai bahasa Melayu klasik dan kata arkais; cerpen memakai bahasa Indonesia modern
-
Nilai moral (kesetiaan abdi) dan nilai sosial (gotong royong)
-
Cerita berpusat pada kehidupan istana dan bangsawan
-
Raja berkata, “Hai pemuda, apa maksudmu datang ke sini?” Pemuda itu menjawab, “Maafkan hamba, Tuanku. Hamba datang untuk mengabdi kepada Tuanku.”
E. Tips Mengerjakan Soal Hikayat
Menghadapi soal hikayat memang butuh ketelitian. Pertama, pahami ciri umumnya: bahasa klasik, tokoh sakti, dan alur berulang. Kedua, biasakan membaca penggalan hikayat dengan saksama karena banyak soal meminta analisis nilai atau konversi bahasa. Ketiga, hafalkan beberapa kata arkais yang sering muncul seperti “syahdan”, “hatta”, “maka”, dan “titah”. Keempat, latihan rutin dengan soal serupa akan membuat kamu semakin peka terhadap pola pertanyaan.
Dengan sering berlatih, materi hikayat yang awalnya terasa sulit akan menjadi lebih mudah dicerna. Semoga contoh soal di atas membantu persiapan ulangan atau ujian akhir semester. Selamat belajar!









