Konfigurasi elektron sering jadi momok pertama buat anak kelas 10. Baru juga kenal tabel periodik, eh langsung disuruh menghafal urutan 1s 2s 2p 3s 3p segala macam. Padahal kalau sudah paham polanya, materi ini justru termasuk yang paling mudah dan sering keluar di ulangan.
Masalahnya, banyak siswa cuma membaca teori lalu langsung menutup buku. Tanpa latihan, rumus Aufbau, aturan Hund, dan larangan Pauli cuma jadi hafalan kosong yang cepat hilang. Nah, di bawah ini ada kumpulan soal yang bisa dipakai untuk menguji pemahaman. Mulai dari yang sederhana sampai tipe soal ujian yang suka menjebak.
Sebelum masuk ke soal, ingat dulu tiga aturan dasar yang jadi kunci. Pertama, elektron selalu mengisi tingkat energi paling rendah lebih dulu (Aufbau). Urutannya: 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, dan seterusnya. Kedua, dalam satu orbital yang setingkat, elektron tidak boleh berpasangan sebelum masing-masing orbital terisi satu elektron (Hund). Ketiga, satu orbital maksimal diisi dua elektron dengan spin berlawanan (Pauli).
Soal Pilihan Ganda
-
Konfigurasi elektron dari atom karbon (nomor atom 6) adalah…
A. 1s² 2s² 2p²
B. 1s² 2s² 2p⁴
C. 1s² 2s⁴
D. 1s² 2p⁴
E. 1s⁴ 2s² -
Unsur dengan nomor atom 17 memiliki elektron valensi sebanyak…
A. 1
B. 3
C. 5
D. 7
E. 8 -
Orbital d yang terisi penuh terdapat pada konfigurasi elektron…
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶
B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰
C. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁵
D. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵
E. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² -
Atom Fe (nomor atom 26) punya konfigurasi elektron…
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶
B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 3d⁸
C. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁴
D. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s¹ 3d⁷
E. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁵ -
Jumlah elektron tidak berpasangan pada atom nitrogen (nomor atom 7) adalah…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5 -
Ion Na⁺ (nomor atom Na = 11) memiliki konfigurasi elektron yang sama dengan…
A. Ne
B. Ar
C. F
D. Mg
E. Cl -
Pernyataan yang benar tentang prinsip Aufbau adalah…
A. Elektron mengisi orbital dengan energi lebih tinggi terlebih dahulu
B. Elektron cenderung berpasangan di orbital yang sama
C. Elektron mengisi orbital dari energi terendah ke tertinggi
D. Orbital d selalu terisi sebelum orbital s
E. Jumlah elektron dalam orbital maksimal tiga -
Konfigurasi elektron atom Cl (nomor atom 17) yang tepat adalah…
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵
B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶
C. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁴
D. 1s² 2s² 2p⁵ 3s² 3p⁶
E. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 4s² 3p³ -
Elektron valensi dari atom kalsium (nomor atom 20) berjumlah…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8 -
Aturan Hund menyatakan bahwa…
A. Dua elektron dalam satu orbital harus punya spin sama
B. Elektron menempati orbital setingkat satu per satu sebelum berpasangan
C. Elektron selalu mengisi orbital s lebih dulu
D. Orbital penuh lebih stabil daripada orbital setengah penuh
E. Satu orbital hanya bisa diisi satu elektron
Soal Uraian
-
Tuliskan konfigurasi elektron atom oksigen (nomor atom 8) dan tentukan elektron valensinya.
-
Jelaskan mengapa atom krom (nomor atom 24) memiliki konfigurasi elektron yang menyimpang dari aturan Aufbau. Tuliskan konfigurasi lengkapnya.
-
Tentukan konfigurasi elektron ion Cl⁻ jika nomor atom Cl adalah 17.
-
Gambarkan diagram orbital untuk atom boron (nomor atom 5) dan sebutkan jumlah elektron tidak berpasangannya.
-
Sebutkan perbedaan konfigurasi elektron atom netral dan ion positif, berikan contohnya.
Kunci Jawaban Pilihan Ganda
-
A. 1s² 2s² 2p²
-
D. 7
-
B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰
-
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶
-
C. 3
-
A. Ne
-
C. Elektron mengisi orbital dari energi terendah ke tertinggi
-
A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵
-
B. 2
-
B. Elektron menempati orbital setingkat satu per satu sebelum berpasangan
Kunci Jawaban Uraian
-
Konfigurasi elektron oksigen: 1s² 2s² 2p⁴. Elektron valensi berada di kulit terluar, yaitu 2s² 2p⁴, sehingga jumlahnya 6.
-
Atom krom punya konfigurasi 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s¹ 3d⁵. Alih-alih 4s² 3d⁴, satu elektron dari 4s pindah ke 3d. Alasannya, konfigurasi setengah penuh pada orbital d (3d⁵) lebih stabil dibandingkan orbital yang hampir penuh. Ini contoh klasik penyimpangan aturan Aufbau.
-
Cl⁻ artinya atom Cl menangkap satu elektron tambahan. Konfigurasinya jadi 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶, sama seperti argon.
-
Diagram orbital boron: 1s² 2s² 2p¹. Orbital 2p hanya terisi satu elektron, jadi elektron tidak berpasangan berjumlah 1.
-
Atom netral punya jumlah elektron sama dengan jumlah proton. Ion positif terbentuk karena atom melepas elektron, sehingga jumlah elektronnya berkurang. Contohnya Na (11 elektron) menjadi Na⁺ (10 elektron) dengan konfigurasi 1s² 2s² 2p⁶.
Tips Mengerjakan Soal Konfigurasi Elektron
Satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengisi orbital 3d sebelum 4s. Ingat, 4s punya tingkat energi lebih rendah dari 3d saat pengisian, jadi 4s selalu didahulukan. Setelah terisi, baru 3d. Urutan ini penting banget dan sering jadi jebakan di soal pilihan ganda.
Selain itu, biasakan menulis konfigurasi dalam bentuk singkat dengan gas mulia. Misalnya natrium ditulis [Ne] 3s¹. Cara ini menghemat waktu dan mengurangi risiko salah hitung, terutama untuk atom dengan nomor atom besar.
Untuk soal ion, kuncinya cek dulu apakah elektron bertambah atau berkurang. Ion negatif berarti elektron masuk, ion positif berarti elektron keluar. Elektron yang keluar selalu diambil dari kulit terluar, bukan dari orbital dalam.
Rajin-rajinlah menggambar diagram orbital. Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini membantu memahami aturan Hund secara visual. Dari situ akan terlihat jelas kapan elektron berpasangan dan kapan tidak.
Kalau sudah lancar, coba kerjakan soal-soal dengan nomor atom besar seperti besi, tembaga, atau seng. Unsur-unsur transisi punya pola konfigurasi yang unik dan sering muncul di ujian akhir semester.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa jumlah total elektron setelah menulis konfigurasi. Cocokkan dengan nomor atom. Cara ini simpel tapi efektif untuk menangkap kesalahan penulisan sebelum jawaban dikumpulkan.









