Menu ✖

Mode Gelap

Materi · 27 Sep 2026 19:31 WIB ·

Latihan Soal Sejarah Kelas 12 Materi Orde Baru Beserta Kunci Jawaban


Latihan Soal Sejarah Kelas 12 Materi Orde Baru Beserta Kunci Jawaban Perbesar

Materi tentang Orde Baru sering bikin siswa kelas 12 merasa campur aduk. Di satu sisi, topik ini terasa dekat karena banyak dari kita masih sempat merasakan sisa-sisa zamannya. Di sisi lain, rentetan peristiwa dari tahun 1966 sampai 1998 itu padat sekali: ada Supersemar, dwifungsi ABRI, pelita, krisis moneter, sampai reformasi. Belum lagi nama-nama tokoh dan kebijakan yang harus dihafal.

Supaya belajar nggak cuma baca buku dan ngantuk, coba deh kerjakan latihan soal dulu. Cara ini lebih efektif untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu. Kalau salah, langsung ketahuan bagian mana yang perlu diulang. Berikut saya siapkan beberapa soal pilihan ganda beserta pembahasannya. Tingkat kesulitannya campur, ada yang mudah, ada juga yang butuh nalar.

Soal 1

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) menjadi tonggak awal lahirnya Orde Baru. Alasan utama Soekarno mengeluarkan surat perintah tersebut adalah…

A. Memberi mandat kepada Soeharto untuk mengendalikan situasi keamanan pasca G30S
B. Menyerahkan kekuasaan penuh kepada Soeharto tanpa syarat
C. Memenuhi tuntutan PKI yang semakin kuat
D. Membubarkan kabinet Dwikora
E. Mengadakan pemilu darurat

Kunci: A
Situasi pasca G30S memang kacau. Demonstrasi mahasiswa (Angkatan 66) semakin meluas, sementara kondisi ekonomi memburuk. Soekarno mengeluarkan Supersemar pada 11 Maret 1966 untuk memberi mandat kepada Soeharto mengambil langkah pemulihan keamanan. Perlu dicatat, Supersemar bukan penyerahan kekuasaan tanpa syarat. Mandatnya terbatas pada pemulihan keamanan dan ketertiban.

Soal 2
Salah satu kebijakan politik Orde Baru yang membatasi jumlah partai peserta pemilu adalah…

A. Fusi partai politik tahun 1973
B. Dwifungsi ABRI
C. Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)
D. Konsepsi Pancasila Nasakom
E. Dekrit Presiden 5 Juli 1959

Kunci: A
Lewat kebijakan fusi pada 1973, partai-partai politik dipaksa bergabung menjadi tiga kekuatan: PPP, PDI, dan Golkar. Tujuannya jelas, memudahkan kontrol pemerintah terhadap dinamika politik. Dwifungsi ABRI juga bagian dari kontrol itu, tapi bukan kebijakan yang secara khusus membatasi jumlah partai. Sementara P4 lebih ke penanaman ideologi. Jadi jawaban paling tepat adalah fusi partai.

Soal 3

Program pembangunan lima tahun pada masa Orde Baru dikenal dengan istilah…

A. Repelita
B. Pelita
C. Pembangunan Jangka Panjang
D. Rencana Kasimo
E. Garis-Garis Besar Haluan Negara

Kunci: B
Banyak yang terkecoh antara Repelita dan Pelita. Sebenarnya Repelita adalah singkatan dari Rencana Pembangunan Lima Tahun. Istilah lain yang juga populer adalah Pelita. Dalam soal ini, pilihan A dan B sama-sama merujuk pada hal yang sama, tapi Pelita lebih umum digunakan dalam buku pelajaran. Kalau menghadapi soal serupa, pilihlah yang paling sesuai dengan konteks. Di sini, Pelita menjadi jawaban yang paling lazim.

Soal 4

Krisis moneter yang melanda Asia pada 1997 membawa dampak besar bagi Indonesia. Salah satu dampak langsung yang memicu gerakan reformasi adalah…

A. Harga kebutuhan pokok meroket dan nilai rupiah anjlok
B. Indonesia keluar dari keanggotaan PBB
C. Soeharto mengundurkan diri seketika
D. Pemilu ditunda selama lima tahun
E. ABRI menarik diri dari dunia politik

Kunci: A
Krisis moneter 1997 membuat rupiah terpuruk, harga barang naik tajam, dan pengangguran meningkat. Mahasiswa turun ke jalan menuntut reformasi. Soeharto memang akhirnya mundur pada 21 Mei 1998, tapi itu bukan dampak langsung dari krisis, melainkan akumulasi dari tekanan politik dan demonstrasi besar-besaran. Jadi pilihan A paling tepat menggambarkan situasi awal yang memicu gerakan.

Soal 5

Kebijakan dwifungsi ABRI pada masa Orde Baru memberikan peran ganda bagi militer, yaitu…

A. Sebagai kekuatan pertahanan dan kekuatan politik
B. Sebagai penegak hukum dan pengusaha
C. Sebagai pengawas pemilu dan pembuat undang-undang
D. Sebagai petani dan tentara
E. Sebagai polisi dan hakim

Kunci: A
Dwifungsi berarti ABRI tidak hanya bertugas di bidang pertahanan keamanan, tetapi juga masuk ke ranah sosial-politik. Perwira militer banyak duduk di lembaga legislatif, bahkan menjadi gubernur, bupati, hingga menteri. Ini yang kemudian dikritik karena membuat militer sulit netral. Pilihan lain tidak sesuai karena tugas penegak hukum atau pengusaha bukan inti dari doktrin dwifungsi.

Soal 6
Salah satu warisan Orde Baru yang masih terasa sampai sekarang dalam bidang ekonomi adalah…

A. Swasembada beras pada pertengahan 1980-an
B. Sistem ekonomi terpusat ala Soviet
C. Penghapusan utang luar negeri
D. Larangan impor semua barang
E. Nasionalisasi perusahaan asing

Kunci: A
Pada pertengahan 1980-an, Indonesia sempat mencapai swasembada beras. Ini jadi salah satu capaian Orde Baru yang sering disebut. Meski begitu, kebijakan ekonomi saat itu juga menuai kritik karena utang luar negeri menumpuk dan konglomerasi tumbuh subur. Pilihan lain tidak tepat karena Orde Baru justru membuka pintu investasi asing dan tetap bergantung pada utang.

Soal 7

Peristiwa Malari pada 15 Januari 1974 adalah bentuk protes terhadap…

A. Penanaman modal asing dan ketimpangan ekonomi
B. Kebijakan fusi partai
C. Pembubaran PKI
D. Pemilu 1971
E. Dwifungsi ABRI

Kunci: A
Malari (Malapetaka Lima Belas Januari) terjadi saat kunjungan Perdana Menteri Jepang Tanaka ke Jakarta. Mahasiswa dan masyarakat memprotes masuknya modal asing yang dianggap menggerogoti ekonomi rakyat. Aksi ini kemudian dibungkam oleh pemerintah. Pilihan lain tidak berhubungan langsung dengan pemicu Malari.

Soal 8

Berakhirnya kekuasaan Orde Baru ditandai dengan…

A. Pengunduran diri Soeharto pada 21 Mei 1998
B. Pemilu 1999
C. Sidang Umum MPR 1998
D. Pembubaran Golkar
E. Amandemen UUD 1945

Kunci: A
Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan presiden pada 21 Mei 1998. Peristiwa ini menjadi penanda runtuhnya Orde Baru. Pemilu 1999 dan amandemen UUD terjadi setelahnya, sebagai bagian dari era reformasi. Jadi jawaban paling tepat adalah pengunduran diri Soeharto.

Soal 9
Salah satu tuntutan utama gerakan reformasi 1998 adalah…

A. Amandemen UUD 1945
B. Pembentukan partai tunggal
C. Pengangkatan Soeharto kembali
D. Pemberlakuan kembali P4
E. Pembubaran DPR

Kunci: A
Ada enam tuntutan reformasi yang populer: amandemen UUD 1945, penghapusan dwifungsi ABRI, otonomi daerah, kebebasan pers, pemilu bebas, dan pemberantasan KKN. Dari pilihan yang ada, amandemen UUD 1945 adalah yang paling sesuai. Pilihan lain justru bertentangan dengan semangat reformasi.

Soal 10

Dampak positif dari kebijakan transmigrasi pada masa Orde Baru adalah…

A. Pemerataan penduduk dan pembukaan daerah tertinggal
B. Meningkatnya urbanisasi ke kota besar
C. Berkurangnya jumlah penduduk Indonesia
D. Hilangnya budaya lokal
E. Terjadinya sentralisasi kekuasaan

Kunci: A
Transmigrasi bertujuan memindahkan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang penduduknya. Harapannya, terjadi pemerataan dan pembukaan wilayah baru. Meski dalam praktiknya sering muncul masalah sosial, secara konsep kebijakan ini punya sisi positif. Pilihan lain bukan dampak langsung yang diharapkan.

Soal 11
Lembaga yang dibentuk Orde Baru untuk mengawasi jalannya pemilu dan sering dianggap tidak independen adalah…

A. Lembaga Pemilihan Umum (LPU)
B. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
C. Panitia Pengawas Pemilu
D. Bawaslu
E. DKPP

Kunci: A
Pada masa Orde Baru, LPU dikendalikan oleh pemerintah. Ketuanya dijabat oleh Menteri Dalam Negeri. Jadi sulit disebut independen. KPU, Bawaslu, dan DKPP baru muncul di era reformasi. LPU inilah yang menjadi jawaban tepat.

Soal 12

Kebijakan ekonomi Orde Baru yang memberikan kredit murah kepada pengusaha pribumi disebut…

A. Kredit Investasi Kecil
B. Kredit Usaha Rakyat
C. Kredit Modal Kerja
D. Kredit Likuiditas Bank Indonesia
E. Bantuan Langsung Tunai

Kunci: A
Ada beberapa program kredit pada masa itu, tapi yang khusus menyasar pengusaha pribumi adalah Kredit Investasi Kecil (KIK). Sayangnya, implementasinya sering bocor dan justru dinikmati pengusaha besar. Pilihan lain tidak tepat karena KUR dan BLT adalah program era setelah reformasi.

Soal 13

Salah satu kritik utama terhadap pemerintahan Orde Baru adalah…

A. Korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merajalela
B. Terlalu dekat dengan Uni Soviet
C. Menghapus peran militer
D. Membuka kebebasan pers tanpa batas
E. Menolak investasi asing

Kunci: A
KKN menjadi penyakit kronis Orde Baru. Keluarga dan kroni Soeharto mendapat perlakuan istimewa dalam bisnis dan politik. Pilihan lain tidak sesuai karena Orde Baru justru dekat dengan Barat, memberi peran besar pada militer, dan membatasi kebebasan pers.

Soal 14

Perbedaan mendasar antara Orde Lama dan Orde Baru terletak pada…

A. Orientasi politik luar negeri dan sistem pemerintahan
B. Jumlah provinsi
C. Nama kabinet
D. Lambang negara
E. Jumlah presiden

Kunci: A
Orde Lama cenderung dekat dengan blok Timur dan menerapkan Demokrasi Terpimpin. Orde Baru lebih dekat dengan Barat dan menerapkan demokrasi Pancasila versi pemerintah. Perbedaan orientasi dan sistem ini yang paling mendasar. Pilihan lain tidak mencerminkan perbedaan hakiki.

Soal 15

Nilai penting yang bisa diambil dari belajar Orde Baru adalah…

A. Pentingnya kontrol rakyat terhadap kekuasaan
B. Kekuasaan harus terpusat pada satu orang
C. Militer harus selalu berperan dalam politik
D. Pers tidak perlu bebas
E. Pemilu cukup satu kali saja

Kunci: A
Sejarah Orde Baru mengajarkan bahwa kekuasaan yang terlalu lama tanpa kontrol cenderung menyimpang. Kontrol rakyat lewat pers, pemilu, dan lembaga independen menjadi kunci. Pilihan lain justru bertentangan dengan nilai demokrasi.

Tips Mengerjakan Soal Sejarah Orde Baru

Saat menghadapi soal tentang Orde Baru, jangan cuma hafal tahun. Coba pahami alur sebab-akibatnya. Misalnya, kenapa Supersemar muncul? Apa kaitannya dengan G30S? Kenapa krisis 1997 bisa meruntuhkan kekuasaan yang sudah bertahan 32 tahun? Dengan memahami logika peristiwanya, kamu akan lebih mudah menjawab soal yang modelnya agak berbeda.

Selain itu, perhatikan kata kunci di pertanyaan. Soal sering memakai frasa seperti “alasan utama”, “dampak langsung”, atau “tujuan utama”. Kata-kata ini menentukan jawaban mana yang paling tepat, bukan sekadar benar.

Kalau ada soal yang bikin ragu, gunakan teknik eliminasi. Buang dulu pilihan yang jelas salah. Biasanya tersisa dua opsi, dan kamu bisa menimbang mana yang lebih sesuai dengan konteks sejarah.

Belajar sejarah memang butuh ketekunan, tapi bukan berarti membosankan. Dengan latihan soal seperti ini, otak jadi lebih aktif dan ingatanmu lebih kuat. Selamat belajar, semoga sukses di ujian!

Komentar
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Latihan Soal Sosiologi Kelas 12 Materi Ketimpangan Sosial Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 20:08 WIB

Latihan Soal Sosiologi Kelas 12 Materi Kearifan Lokal Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 19:55 WIB

Latihan Soal Sosiologi Kelas 12 Materi Globalisasi Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 19:41 WIB

Latihan Soal Sejarah Kelas 12 Materi Demokrasi Liberal Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 19:16 WIB

Latihan Soal Matematika Kelas 12 Materi Vektor Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 18:49 WIB

Latihan Soal Matematika Kelas 12 Materi Limit Fungsi Beserta Kunci Jawaban

27 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Materi