Pernahkah kamu membandingkan tinggi badan dengan teman sekelas? Atau memilih hewan terbesar di kebun binatang? Tanpa sadar, kegiatan seperti itu berkaitan erat dengan materi bahasa Inggris yang satu ini: comparative dan superlative adjectives. Bagi siswa kelas 6 SD, topik ini sering muncul dan cukup penting karena dipakai dalam percakapan sehari-hari maupun soal ujian.
Yuk, kita bedah tuntas supaya tidak lagi bingung membedakan keduanya.
Apa Itu Adjective?
Sebelum masuk ke perbandingan, ingat dulu bahwa adjective adalah kata sifat. Fungsinya menjelaskan kata benda, misalnya big (besar), tall (tinggi), smart (pintar), atau beautiful (cantik). Nah, dari kata sifat inilah kita bisa membuat bentuk perbandingan.
Comparative: Membandingkan Dua Hal
Comparative adjective dipakai ketika kita membandingkan dua benda, dua orang, atau dua hal. Polanya biasanya menambahkan akhiran -er pada kata sifat pendek, lalu diikuti kata than.
Contoh:
-
Andi is taller than Budi. (Andi lebih tinggi daripada Budi.)
-
This book is cheaper than that one. (Buku ini lebih murah daripada buku itu.)
Untuk kata sifat yang panjang (biasanya tiga suku kata atau lebih), kita tidak menambah -er, melainkan memakai more.
-
This movie is more interesting than the book. (Film ini lebih menarik daripada bukunya.)
-
Rina is more diligent than her brother. (Rina lebih rajin daripada kakaknya.)
Ada juga bentuk tidak beraturan yang wajib dihafal, seperti good menjadi better, bad menjadi worse, dan far menjadi farther/further.
Superlative: Juara di Antara Semua
Kalau comparative membandingkan dua hal, superlative digunakan untuk menyatakan yang paling unggul di antara tiga hal atau lebih. Kata sifat pendek mendapat akhiran -est, didahului the.
-
Dito is the tallest student in the class. (Dito siswa tertinggi di kelas.)
-
This is the cheapest bag in the store. (Ini tas termurah di toko.)
Untuk kata sifat panjang, gunakan the most.
-
That is the most expensive phone here. (Itu ponsel termahal di sini.)
-
She is the most beautiful girl in the contest. (Dia gadis tercantik di kontes itu.)
Bentuk tidak beraturan tetap berlaku: good menjadi the best, bad menjadi the worst, dan far menjadi the farthest/furthest.
Aturan Ejaan yang Sering Terlewat
Beberapa kata sifat pendek mengalami perubahan ejaan saat ditambah -er atau -est.
-
Kata berakhiran e cukup ditambah -r atau -st: large → larger → the largest.
-
Kata berakhiran konsonan + y, huruf y berubah jadi i: happy → happier → the happiest.
-
Kata dengan pola konsonan-vokal-konsonan, huruf terakhir digandakan: big → bigger → the biggest.
Materi ini memang terlihat sederhana, tetapi banyak siswa keliru karena lupa aturan ejaan atau tertukar antara comparative dan superlative. Latihan rutin dengan membuat kalimat sendiri tentang benda di sekitar rumah atau teman di sekolah bisa membantu pemahaman menempel lebih lama.









