Menu

Mode Gelap
Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026 20 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia Versi QS Asia 2026 Materi Belajar SD/MI Kelas 1 Kurikulum Merdeka Tips Mendidik Anak Menjadi Pelajar Berprestasi

Kuliner · 21 Jun 2026 23:19 WIB ·

Rekomendasi Kuliner Khas Palembang yang Terkenal Lezat


Rekomendasi Kuliner Khas Palembang yang Terkenal Lezat Perbesar

Palembang bukan cuma soal jembatan Ampera dan Sungai Musi yang membelah kota. Lebih dari itu, kota ini adalah surga bagi pencinta kuliner Nusantara. Setiap sudut jalan menyimpan aroma menggoda, dari gorengan renyah hingga kuah santan yang kental berbumbu. Jika Anda berencana berkunjung ke ibu kota Sumatera Selatan ini, bersiaplah untuk dimanjakan oleh ragam rasa yang otentik dan penuh sejarah.

Pempek

Tidak lengkap rasanya membicarakan kuliner Palembang tanpa menyebut pempek. Makanan berbahan dasar ikan tenggiri dan sagu ini sudah menjadi duta kuliner Indonesia di kancah internasional. Teksturnya yang kenyal dengan rasa gurih dari ikan segar membuat siapa saja ketagihan. Yang membuat pempek istimewa adalah variasi bentuk dan isiannya.

Pempek kapal selam adalah yang paling populer dengan telur ayam utuh di tengahnya. Saat digigit, kuning telur yang lumer bercampur dengan adonan ikan menciptakan sensasi tersendiri. Ada juga pempek lenjer yang berbentuk panjang seperti lilin, pempek keriting dengan bentuk bergelombang, hingga pempek kulit yang terbuat dari kulit ikan. Semua di sajikan dengan kuah cuka bernama cuko perpaduan asam, manis, dan pedas yang segar.

Untuk menikmati pempek terbaik, cobalah mampir ke Pempek Vico atau Pempek Pak Raden yang sudah terkenal sejak puluhan tahun lalu. Kedua tempat ini masih mempertahankan resep turun-temurun dengan ikan tenggiri pilihan.

Mie Celor

Berbeda dengan mie di daerah lain, mie celor menghadirkan sensasi kuah santan yang gurih dan sedikit kental. Mie kuning tebal disiram dengan kuah berbahan dasar udang, santan, dan rempah-rempah. Taburan telur rebus, tauge, dan bawang goreng menambah kompleksitas rasa. Sedikit perasan jeruk nipis dan sambal membuat hidangan ini semakin sempurna.

Warung Mie Celor H.M. Syafei di kawasan 26 Ilir menjadi tempat favorit warga dan wisatawan. Kuahnya yang kaya rasa dengan aroma ebi yang kuat membuat penggemar kuliner rela mengantre panjang. Satu porsi biasanya sudah cukup mengenyangkan, tapi jangan heran jika Anda ingin menambah karena rasanya yang benar-benar nagih.

Tekwan

Bagi Anda yang menyukai makanan berkuah bening, tekwan adalah jawabannya. Tekwan sebenarnya masih saudara dekat dengan pempek, karena terbuat dari adonan ikan tenggiri yang di bentuk bulat kecil. Bedanya, tekwan di sajikan dalam kuah kaldu udang yang bening dengan tambahan bihun, irisan bengkuang, jamur kuping, dan daun bawang.

Rasa kuahnya yang segar dan sedikit manis dari bengkuang menjadikan tekwan cocok di nikmati kapan saja, terutama saat cuaca sedang gerah. Tekwan Pindang atau Tekwan Ngo Tjhie di kawasan Pasar Cinde adalah rekomendasi yang sering di sebut oleh pecinta kuliner. Tekstur pentol ikannya lembut dan kuahnya benar-benar otentik.

Model

Model adalah nasi putih yang di masak dengan santan dan daun pandan, menghasilkan aroma harum dan rasa gurih. Biasanya di sajikan dengan lauk pauk seperti ayam goreng, telur dadar, dan sambal buah. Uniknya, model juga sering di nikmati bersama dengan pempek atau tekwan sebagai pelengkap.

Di pagi hari, banyak pedagang model berkeliling menggunakan gerobak, menawarkan sarapan praktis bagi warga. Namun untuk versi lebih mewah, Anda bisa mengunjungi Restoran Model Jaya di Jalan Merdeka. Di sana, nasi model di sajikan dengan berbagai pilihan lauk yang menggugah selera, mulai dari udang goreng hingga ikan patin.

Otak-Otak

Palembang juga punya otak-otak yang tak kalah terkenal. Bedanya dengan otak-otak dari daerah lain, otak-otak Palembang di bungkus dengan daun pisang dan di panggang di atas arang. Aroma bakaran daun pisang yang khas berpadu dengan bumbu rempah menciptakan cita rasa yang kuat.

Isian otak-otak terbuat dari ikan tenggiri yang di haluskan dengan bumbu kelapa dan kunyit. Hasilnya adalah tekstur padat dengan rasa pedas gurih yang meresap. Otak-otak Palembang biasanya di santap langsung dari bungkus daun pisang, di temani dengan sambal kecap atau cabe rawit. Anda bisa menemukan otak-ak ini di sepanjang Jalan Demang Lebar Daun, terutama saat sore hari.

Burgo

Ini salah satu kuliner Palembang yang mungkin jarang terdengar oleh wisatawan asing. Burgo adalah gulungan tepung beras tipis yang di isi dengan campuran kelapa parut dan bumbu, lalu di sajikan dalam kuah santan kental berwarna kekuningan. Rasanya gurih, sedikit manis, dengan tekstur lembut dari gulungan tepung.

Burgo sering di jadikan sarapan karena ringan di perut namun cukup mengenyangkan. Pedagang burgo biasanya berjualan di pagi hari hingga siang. Salah satu lokasi yang di rekomendasikan adalah Burgo Hj. Asiah di kawasan Kuto Batu. Kuah santannya yang kaya rempah membuat hidangan ini terasa istimewa.

Lakso

Jika Anda penggemar makanan pedas, lakso wajib masuk dalam daftar. Mie kuning tebal di sajikan dengan kuah santan yang diberi bumbu kuning dari kunyit dan rempah lainnya. Yang membuat lakso berbeda dari mie celor adalah tambahan ebi dan sambal yang lebih dominan sehingga rasanya lebih pedas dan gurih.

Lakso biasanya di taburi dengan telur rebus, tauge, dan bawang goreng. Seporsi lakso hangat akan memanjakan lidah Anda yang doyan makanan berempah. Warung Lakso Mini di Jalan Residen Abdul Rozak sering menjadi langganan para pejabat dan pengusaha lokal. Kuahnya yang kental dan bumbu yang meresap membuat tempat ini selalu ramai pengunjung.

Es Kacang Merah

Di sela-sela mencicipi gorengan dan makanan berkuah, Anda pasti butuh penyegar. Es kacang merah adalah minuman legendaris Palembang yang sudah ada sejak zaman kolonial. Kacang merah yang direbus dengan gula aren disajikan dengan es serut, susu kental manis, dan kadang diberi tambahan roti tawar atau cincau.

Rasanya manis legit dari gula aren dan creamy dari susu. Minuman ini sangat cocok dinikmati saat siang hari yang terik. Anda bisa menemukan es kacang merah di banyak kedai, tapi yang paling terkenal adalah Es Kacang Merah Kapitan di Jalan Letkol Iskandar. Resepnya yang turun-temurun membuat rasa minuman ini tetap autentik.

Pindang Pegagan

Palembang juga punya hidangan ikan berkuah asam pedas yang disebut pindang pegagan. Berbeda dengan pindang pada umumnya, pindang pegagan menggunakan ikan gabus atau ikan patin yang dimasak dengan belimbing wuluh, asam jawa, dan rempah-rempah. Kuahnya berwarna kuning bening dengan rasa asam yang segar dan pedas yang menyengat.

Hidangan ini biasanya disantap dengan nasi hangat dan sambal terasi. Pindang pegagan sering menjadi menu makan siang yang nikmat di restoran-restoran tradisional Palembang. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya adalah Rumah Makan Pindang Musi di tepi Sungai Musi. Suasana makan yang menghadap sungai menambah pengalaman kuliner Anda.

Kue Srikaya

Untuk penutup, jangan lewatkan kue srikaya Palembang. Kue ini terbuat dari campuran telur, gula, dan santan yang dikukus hingga matang. Teksturnya lembut seperti puding dengan aroma pandan yang harum. Warna hijau muda yang cantik membuat kue ini menggoda untuk disantap.

Kue srikaya sering disajikan dalam acara-acara adat atau sebagai oleh-oleh untuk tamu. Di Pasar Kuto Batu, Anda bisa membeli kue srikaya yang dibungkus dengan daun pisang. Rasanya yang manis tidak berlebihan, dengan legitnya santan yang terasa di setiap gigitan.

Kerupuk Kemplang

Kerupuk kemplang adalah kerupuk berbahan dasar ikan dan sagu yang digoreng hingga mengembang besar. Bedanya dengan kerupuk biasa, kemplang memiliki rasa yang lebih gurih dan tekstur yang sangat renyah. Kerupuk ini sering menjadi pelengkap pempek, tapi juga nikmat dimakan begitu saja dengan sambal atau pencelup.

Kerupuk kemplang asli Palembang biasanya memiliki rasa yang lebih kuat karena menggunakan ikan tenggiri berkualitas. Anda bisa membelinya di toko oleh-oleh seperti Pusat Oleh-Oleh Khas Palembang di Jalan Kolonel Atmo. Kemplang juga tersedia dalam varian pedas atau original.

Tips Menikmati Kuliner Palembang

Untuk pengalaman kuliner yang maksimal, cobalah datang ke pasar tradisional seperti Pasar Cinde atau Pasar Kuto Batu di pagi hari. Suasana pasar yang ramai dengan aroma bermacam-macam makanan akan membangkitkan selera Anda. Jangan malu untuk bertanya kepada pedagang tentang cara menikmati makanan khas mereka mereka biasanya dengan senang hati menjelaskan.

Selain itu, perhatikan waktu makan. Beberapa makanan seperti pempek dan tekwan tersedia sepanjang hari, namun burgo dan lakso lebih nikmat di pagi hari. Sementara itu, pindang pegagan dan mie celor lebih cocok untuk makan siang. Es kacang merah menjadi pilihan tepat di sore hari saat cuaca mulai panas.

Bagi Anda yang ingin membawa pulang oleh-oleh, pempek mentah dan kerupuk kemplang adalah pilihan yang praktis. Pastikan untuk membeli di tempat terpercaya agar kualitasnya terjaga selama perjalanan. Beberapa toko juga menyediakan pempek yang sudah dikemas vakum sehingga lebih awet.

Palembang benar-benar menyimpan kekayaan kuliner yang patut dieksplorasi. Setiap hidangan memiliki cerita dan filosofi yang terkait dengan budaya masyarakat setempat. Dari pempek yang mendunia hingga burgo yang mungkin asing, semuanya menawarkan cita rasa yang tak terlupakan.

Jadi, saat Anda menginjakkan kaki di kota yang dijuluki “Venice of the East” ini, luangkan waktu untuk berkeliling dan mencoba setiap rekomendasi di atas. Percayalah, perut kenyang dan hati senang adalah hadiah terbaik dari perjalanan kuliner Anda di Palembang. Selamat menikmati!

Komentar
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Rekomendasi Kuliner Khas Jawa yang Melegenda

21 Juni 2026 - 20:01 WIB

Mengenal Gudeg jogja

Resep Capcay Sayur Sehat dan Bergizi

20 Juni 2026 - 22:39 WIB

Resep Es Buah Segar untuk Menyegarkan Hari

19 Juni 2026 - 23:38 WIB

Makanan Yang Laris

Rekomendasi Kuliner Khas Bandung yang Kekinian

19 Juni 2026 - 23:21 WIB

Es Doger

Rekomendasi Kuliner Khas Surabaya yang Melegenda

17 Juni 2026 - 21:38 WIB

Resep Nasi Uduk Gurih untuk Sarapan Keluarga

17 Juni 2026 - 08:16 WIB

3 Makanan Lebaran Khas Malaysia Yang Paling Populer
Trending di Kuliner