Siapa sih yang bisa menolak kelezatan dim sum? Camilan khas Tionghoa ini selalu berhasil bikin meja makan terasa lebih hidup. Biasanya kita harus jauh-jauh ke restoran atau beli frozen food di supermarket kalau ingin menikmatinya. Padahal, bikin sendiri di rumah itu jauh lebih seru, lebih hemat, dan yang paling penting, kita tahu persis bahan apa saja yang masuk ke dalamnya.
Banyak orang mengira membuat dim sum itu ribet dan butuh keahlian khusus. Padahal kenyataannya tidak, lho. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar atau minimarket terdekat, siapa pun bisa membuat dim sum ayam yang rasanya tidak kalah dengan buatan restoran. Kuncinya cuma satu: berani mencoba.
Yuk, langsung saja kita bahas cara membuatnya. Resep ini saya tulis dengan takaran yang pas untuk pemula, jadi dijamin anti gagal.
Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan
Sebelum mulai memasak, pastikan semua bahan sudah siap di meja. Untuk kulit dim sum, kita bisa menggunakan kulit pangsit yang banyak dijual di pasaran. Pilih yang teksturnya lentur dan tidak mudah sobek. Kalau mau lebih autentik, bisa juga pakai kulit dim sum khusus yang biasanya ada di toko bahan kue.
Berikut daftar lengkapnya:
Untuk isian:
-
500 gram ayam fillet (bagian paha lebih juicy, tapi dada juga boleh)
-
100 gram udang kupas (opsional, tapi bikin rasa makin gurih)
-
2 siung bawang putih, haluskan
-
1 batang daun bawang, iris halus
-
1 butir putih telur
-
2 sdm tepung tapioka
-
1 sdm saus tiram
-
1 sdt minyak wijen
-
1/2 sdt garam
-
1/2 sdt gula pasir
-
1/4 sdt merica bubuk
-
1 sdt kaldu jamur bubuk (biar makin umami)
Untuk kulit:
-
25-30 lembar kulit pangsit atau kulit dim sum
-
Sedikit air untuk merekatkan
Untuk saus cocolan:
-
3 sdm saus sambal
-
1 sdm saus tomat
-
1 sdt cuka masak
-
1 sdt gula pasir
-
Sedikit air matang
Cara Membuatnya
Pertama, kita siapkan ayam dan udangnya. Kalau pakai ayam fillet, potong kecil-kecil dulu supaya lebih mudah saat dihaluskan. Bisa pakai food processor, atau kalau tidak ada, cukup cincang manual dengan pisau tajam. Cincang sampai teksturnya halus, tapi jangan terlalu lembut seperti pasta. Sedikit serat masih bagus untuk memberikan tekstur saat dim sum dikukus nanti.
Kalau pakai udang, cincang kasar saja. Udang ini akan memberikan sensasi kenyal dan rasa manis alami yang bikin dim sum makin istimewa.
Setelah ayam dan udang siap, masukkan ke dalam wadah besar. Tambahkan bawang putih halus, irisan daun bawang, putih telur, tepung tapioka, saus tiram, minyak wijen, garam, gula, merica, dan kaldu jamur. Aduk semua bahan ini sampai benar-benar tercampur rata. Jangan malas mengaduk, karena semakin rata adonannya, semakin enak hasilnya.
Setelah adonan tercampur, tutup wadah dengan plastic wrap dan simpan di kulkas selama sekitar 30 menit. Proses ini penting supaya bumbu meresap sempurna dan adonan jadi lebih mudah dibentuk.
Sambil menunggu, kita bisa membuat saus cocolannya. Cukup campur semua bahan saus di mangkuk kecil, aduk rata, lalu sisihkan. Kalau suka pedas, bisa tambahkan irisan cabai rawit sesuai selera.
Sekarang saatnya membentuk dim sum. Ambil selembar kulit pangsit, letakkan di telapak tangan. Beri sekitar satu sendok makan adonan di tengahnya. Basahi tepi kulit dengan sedikit air, lalu lipat dan kerutkan pinggirannya. Tidak perlu sempurna, karena dim sum buatan rumah justru terlihat lebih menarik kalau bentuknya sedikit tidak beraturan. Yang penting adonannya tertutup rapat dan tidak bocor saat dikukus.
Lakukan hal yang sama sampai semua adonan habis. Kalau kulit pangsitnya agak kering, bisa ditutup dengan kain lembap agar tidak mudah pecah.
Panaskan kukusan terlebih dahulu. Olesi dasar kukusan dengan sedikit minyak atau alasi dengan daun pisang supaya dim sum tidak lengket. Susun dim sum dengan jarak sedikit berjauhan, lalu kukus selama 15-20 menit dengan api sedang. Tutup kukusan dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke dim sum.
Setelah matang, angkat dan sajikan hangat-hangat dengan saus cocolan. Dijamin, aroma dan rasanya bikin siapa pun yang menciumnya langsung ingin mencicipi.
Tips Supaya Hasilnya Makin Sempurna
Ada beberapa hal kecil yang bisa membuat dim sum buatan sendiri terasa lebih spesial. Pertama, jangan terlalu banyak memasukkan adonan ke dalam kulit. Kalau terlalu penuh, kulit bisa sobek saat dikukus. Kedua, pastikan kukusan sudah benar-benar panas sebelum dim sum dimasukkan. Ini membantu kulit tetap lembut dan isian matang merata.
Kalau ingin lebih praktis, dim sum mentah bisa disimpan di freezer. Susun di wadah tertutup dengan lapisan plastik di antara setiap lapisan agar tidak saling menempel. Saat ingin menikmatinya, tinggal kukus langsung tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu. Praktis banget untuk stok camilan di rumah.
Untuk variasi, kita bisa menambahkan wortel parut di atas dim sum sebelum dikukus. Selain bikin tampilannya lebih cantik, rasanya juga jadi lebih segar. Bisa juga menambahkan cincangan jamur shiitake atau bengkuang untuk tekstur yang lebih beragam.
Membuat dim sum ayam di rumah ternyata bukan hal yang sulit, kan? Dengan bahan yang mudah dicari dan langkah yang sederhana, siapa pun bisa menyajikan camilan ala restoran di meja makan sendiri. Selamat mencoba, dan semoga jadi favorit baru di rumah!









