<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cara menentukan prioritas - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/cara-menentukan-prioritas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/cara-menentukan-prioritas/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Aug 2022 11:56:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>cara menentukan prioritas - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/cara-menentukan-prioritas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Sampai Kena The Mere Urgency Effect! Ini Dia 3 Tips Menghindarinya!</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/cara-menghindari-the-mere-urgency-effect/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/cara-menghindari-the-mere-urgency-effect/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reydiana - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 08:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[cara menentukan prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghindari the mere urgency effect]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[the mere urgency effect]]></category>
		<category><![CDATA[tips produktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=4365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah kamu? The mere urgency effect dapat sangat menganggumu dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, lho! Oleh...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/cara-menghindari-the-mere-urgency-effect/">Jangan Sampai Kena The Mere Urgency Effect! Ini Dia 3 Tips Menghindarinya!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">Tahukah kamu? <em>The mere urgency effect</em> dapat sangat menganggumu dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, lho! Oleh sebab itu, kamu perlu mengetahui cara menghindari <em>The mere urgency effect</em> ini.</p>
<p>Memangnya apa sih <em>The mere urgency effect</em> itu dan bagaimana cara menghindarinya? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!</p>
<h2>Apa itu The Mere Urgency Effect?</h2>
<p><em>The mere urgency effect</em> adalah kecenderungan seseorang untuk lebih <strong>memprioritaskan</strong> sesuatu yang tidak penting tapi mendesak daripada yang lebih penting tapi tidak terlalu mendesak.</p>
<p>Meskipun paham betul bahwa harus lebih fokus pada hal-hal yang penting dan memiliki dampak positif lebih besar, seseorang cenderung mendahulukan tugas-tugas yang mendesak meski tanpa efek besar.</p>
<p>Dengan demikian, <em>the mere urgency effect</em> merupakan <strong>kebiasaan salah mengira antara kegiatan yang mendesak dan penting.</strong></p>
<h2>Penyebab</h2>
<p>Menilik dari penelitian oleh Meng Zhu dan rekan-rekannya dalam Journal of Consumer Research, orang cenderung fokus dengan hal-hal mendesak karena adanya <em style="font-size: 16px"><strong>restricted time frame</strong></em><span style="font-size: 16px"> atau </span><strong style="font-size: 16px">waktu yang terbatas</strong><span style="font-size: 16px">.</span></p>
<p>Deadline yang singkat ini lah yang membuat kita lebih fokus dengab hal-hal mendesak yang belum tentu berguna di masa depan daripada hal-hal yang tidak memiliki deadline padahal manfaatnya lebih besar.</p>
<h2>3 Cara Menentukan Prioritas agar Terhindar dari the Mere Urgency Effect</h2>
<h3>Menentukan Prioritas</h3>
<div id="attachment_4383" style="width: 492px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4383" class=" wp-image-4383" src="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/08/Eisenhower-Decision-Matrix-300x215.png" alt="" width="482" height="346" srcset="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/08/Eisenhower-Decision-Matrix-300x215.png 300w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/08/Eisenhower-Decision-Matrix-768x550.png 768w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/08/Eisenhower-Decision-Matrix-664x476.png 664w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/08/Eisenhower-Decision-Matrix.png 814w" sizes="(max-width: 482px) 100vw, 482px" /><p id="caption-attachment-4383" class="wp-caption-text">img: proprofs.com/Eisenhower-Decision-Matrix</p></div>
<p>Salah satu metode yang sudah terkenal dalam menentukan prioritas kerja dengan baik, yaitu Matriks Eisenhower.</p>
<p>The Eisenhower Matrix adalah metode mengelompokkan pekerjaan yang dapat membantu kita dalam menentukan prioritas suatu pekerjaan.</p>
<p>Pada model ini, keputusan kita digolongkan ke dalam 4 kategori berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya, yaitu:</p>
<p><strong>Kuadran Pertama</strong>: Mendesak dan penting, artinya tugas-tugas ini harus segera kamu kerjakan dan selesaikan.</p>
<p><strong>Kuadran Kedua</strong>: Penting, tapi tidak mendesak. Tugas-tugas pada kuadran ini bersifat jangka panjang dan tetap penting. Tetapi, karena tidak ada tenggat waktu, kamu bisa menjadwalkannya untuk mengerjakannya nanti dulu.</p>
<p><strong>Kuadran Ketiga</strong>: Mendesak, tapi tidak terlalu penting. Di kuadran ini, ada tugas-tugas yang perlu segera diselesaikan, tapi tidak begitu penting dan bukan prioritas kamu.</p>
<p><strong>Kuadran Keempat</strong>: Tidak mendesak, bukan pula tugas yang penting. Artinya, tugas-tugas ini adalah gangguan yang sebisa mungkin harus kamu hindari sementara.</p>
<h3>Menggunakan metode time blocking</h3>
<p><em>Time blocking</em> adalah metode manajemen waktu yang dilakukan dengan membagi waktu yang kamu miliki menjadi berbagai blok-blok kecil.</p>
<p>Kamu bisa mengalokasikan waktu terbatas untuk tugas-tugas yang bernilai rendah. Kemudian, menyisihkan waktu paling produktif per hari untuk mengerjakan tugas-tugas yang penting.</p>
<p>Metode time blocking ini, hampir sama dengan <a href="https://mediaedukasi.id/teknik-pomodoro/">teknik pomodoro</a> dalam belajar.</p>
<h3>Membuat deadline untuk pekerjaan yang penting</h3>
<p>Jika kamu adalah tipe orang yang lebih fokus dengan adanya deadline, maka kamu bisa mengatur prioritasmu dengan teknik ini. Berikan tenggat waktu yang singkat untuk tugas-tugas penting tetapi tidak mendesak. Dengan begitu, kamu akaj memaksa dirimu untuk fokus pada pekerjaan-pekerjaan ini terlebih dahulu.</p>
<p>Nah, itu dia beberapa cara menghindari <em>the mere urgency effect </em>agar kamu mampu mengatur prioritasmu dengan baik.</p>
<p>Jangan lupa kunjungi laman <a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/">Instagram</a> dan <a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id">Facebook</a> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta menarik lainnya!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/cara-menghindari-the-mere-urgency-effect/">Jangan Sampai Kena The Mere Urgency Effect! Ini Dia 3 Tips Menghindarinya!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/cara-menghindari-the-mere-urgency-effect/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
