<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dokter - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/dokter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/dokter/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Aug 2023 05:41:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>dokter - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/dokter/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masuk Angin, Ini Cara Mencegahnya Tanpa Harus ke Dokter.</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/masuk-angin-ini-cara-mencegahnya-tanpa-harus-ke-dokter/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/masuk-angin-ini-cara-mencegahnya-tanpa-harus-ke-dokter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Edi - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 05:41:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mencegah Masuk Angin]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[masuk angin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=8831</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin setiap orang pernah mengalami masuk angin. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa orang bisa...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/masuk-angin-ini-cara-mencegahnya-tanpa-harus-ke-dokter/">Masuk Angin, Ini Cara Mencegahnya Tanpa Harus ke Dokter.</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin setiap orang pernah mengalami masuk angin. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa orang bisa terkena masuk angin. Faktor tersebut seperti faktor cuaca, kelelahan, dan faktor lainnya. Penyakit seperti ini terlihat penyakit yang ringan, tetapi jika di biarkan akan sangat berbahaya.</p>
<p>Solusi untuk mengatasi hal tersebut biasanya dengan membawanya ke dokter. Lalu, bagaimana jika tidak sempat? Jika memang tidak sempat atau tidak ada waktu ada baiknya anda bisa <a href="https://promkes.kemkes.go.id/?p=8084">mencegah</a> dengan beberapa cara di bawah ini.</p>
<ul>
<li><strong>Beristrirahat yang Cukup.</strong></li>
</ul>
<p>Penyebab terjadinya gejala ini di karenakan istirahat yang kurang cukup. Hal ini sering terjadi bisa karena aktivitas yang terlalu padat sehingga waktu istirahat menjadi kurang sehingga menyebabkan kita terkena penyakit tersebut. Oleh karena itu, perbanyaklah istirahat agar anda terhindar dari gejala tersebut.</p>
<ul>
<li><strong>Konsumsi Minuman dan Makanan Sehat.</strong></li>
</ul>
<p>Cara mencegah lainnya adalah dengan memperbanyak konsumsi minuman dan makanan yang sehat. Makanan yang sehat seperti sup ayam yang bisa meredakan penyakit tersebut. Selain makan sup ayam, anda juga bisa mengonsumsi minuman hangat seperti jahe, teh hangat, dan jeruk hangat. Anda juga bisa mengonsumsi bawang putih karene bawang putih memiliki kandungan senyawa allicin yang antijamur dan antibakteri.</p>
<ul>
<li><strong>Perbanyak Minum Air Putih.</strong></li>
</ul>
<p>Selain mengonsumsi minuman dan makanan sehat, memperbanyak minum air putih bisa mencegah terjadinya gejala masuk angin. Bisa jadi anda terkena masuk angin karena kekurangan cairan. Oleh karena itu, perbanyaklah air putih.</p>
<p>Setelah menjelaskan bagaimana pencegahannya tanpa harus ke dokter, anda bisa mengenali apa saja gejala pada penyakit tersebut. Di bawah ini akan menjelaskan apa saja gejala yang berhubungan dengan penyakit masuk angin.</p>
<ul>
<li><strong>Perut Kembung.</strong></li>
</ul>
<p>Mungkin sebagian orang menganggap bahwa perut kembung di sebabkan karena terlalu banyak makan atau minum. Padahal, ini merupakan salah satu gejalanya. Apabila gejala ini tidak segera di atasi maka hal ini akan membuat anda merasa kurang nyaman ketika akan melakukan aktifitas.</p>
<ul>
<li><strong>Sakit Punggung.</strong></li>
</ul>
<p>Sakit punggung merupakan gejala masuk angin lainnya. Tetapi, tidak sedikit yang beranggapan bahwa sakit pinggang ini di kaitkan dengan syaraf kejepit. Padahal sakit pinggang tidak selalu di kaitkan dengan syaraf kejepit. Jika tidak segera di atasi, maka akan membuat punggung semakin nyeri dan menggangu aktivitas anda.</p>
<ul>
<li><strong>Angin Duduk.</strong></li>
</ul>
<p>Terkena angin duduk adalah hal yang patut di waspadai karena ini bisa mengakibatkan kematian. Ini juga merupakan gejala masuk angin. Biasanya yang terkena angin duduk ini akan merasakan nyeri pada bagian dada yang di ikuti dengan rasa mual. Jika sudah seperti ini sebaiknya langsung di bawa ke dokter.</p>
<p>Itulah pembahasan mengenai cara mencegah masuk angin tanpa perlu ke dokter. Semoga <a href="https://mediaedukasi.id/">pembahasan</a> ini bisa bermanfaat bagi pembacanya. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat serta olahraga yang cukup.</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/masuk-angin-ini-cara-mencegahnya-tanpa-harus-ke-dokter/">Masuk Angin, Ini Cara Mencegahnya Tanpa Harus ke Dokter.</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/masuk-angin-ini-cara-mencegahnya-tanpa-harus-ke-dokter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alasan Di Balik Tulisan Tangan Dokter Yang Jelek</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/tulisan-tangan-dokter-yang-jelek/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/tulisan-tangan-dokter-yang-jelek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 01:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fun Facts]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan dokter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membaca resep dokter dan merasa kesulitan memahaminya? Entah karena tulisan tangan yang tidak...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/tulisan-tangan-dokter-yang-jelek/">Alasan Di Balik Tulisan Tangan Dokter Yang Jelek</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membaca resep dokter dan merasa kesulitan memahaminya? Entah karena tulisan tangan yang tidak terbaca ataupun istilah yang terasa begitu asing. Tulisan tangan dokter yang jelek seolah telah menjadi hal yang lumrah sejak berabad-abad yang lalu. Bukan hanya di Indonesia, dokter di negara maju pun tidak luput dari keluhan ini.</p>
<p>Ada yang berasumsi bahwa tulisan tangan yang jelek itu disengaja agar pasien tidak membeli obat sendiri. Karena obat bagai pedang bermata dua, tepat guna bisa bermanfaat, salah guna akan jadi bencana. Alasan dari asumsi ini tidak sepenuhnya salah meskipun tidak mengandung kebenaran 100%. Memang penyalahgunaan obat adalah hal terakhir yang dokter harapkan dari pasien.</p>
<p>Faktanya, mahasiswa kedokteran tidak pernah diajarkan untuk menjelek-jelekkan tulisan tangannya. Justru mereka selalu disarankan untuk membuat tulisan sejelas mungkin karena tulisan tidak terbaca akan membawa konsekuensi yang buruk. Memang benar bahwa sebagian dokter memiliki tulisan tangan yang jelek dari sananya. Namun tidak sedikit dokter dengan tulisan indah, rapi seperti hasil ketikan. Lahirnya tulisan tangan dokter yang jelek ini bukan hal yang disengaja. Kondisi dalam dunia kedokteranlah yang membuat tulisan yang indah itu menjadi jelek, dan tulisan jelek semakin menyerupai gambar rumput.</p>
<ol>
<li><strong>Waktu yang sempit</strong></li>
</ol>
<p>Salah satu tugas dokter adalah menerima pasien gawat darurat. Pada saat yang bersamaan, dokter harus mewawancara pasien atau keluarganya, memeriksa, memikirkan langkah pemeriksaan dan pengobatan lanjutan, menulis di rekam medis dan resep. Menulis dengan indah, rapi, dan lengkap pada saat seperti ini jelas bukan pilihan yang tepat. Alih-alih dokter akan menulis efektif, singkat, dengan bahasa medis yang sudah disederhanakan dan disepakati bersama tenaga medis dan paramedis lain.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Banyaknya berkas medis yang harus diisi</strong></li>
</ol>
<p>Saat memeriksa seorang pasien rawat jalan, ada beberapa berkas yang harus diisi oleh dokter. Entah itu rekam medis, buku register, resep, pengantar laboratorium, maupun radiologi. Berkas ini bertambah banyak saat merawat pasien rawat inap. Meskipun waktu yang tersedia cukup panjang, dengan jumlah pasien yang banyak, akan mustahil menyelesaikan berkas-berkas tersebut tepat waktu.</p>
<p>Dokter akan cenderung meningkatkan kecepatan menulisnya dan menggunakan istilah atau singkatan medis demi selesainya segala berkas agar dapat segera diurus dan obat-obatan esensial untuk pasien segera diberikan.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Degradasi tulisan tangan seiring waktu</strong></li>
</ol>
<p>Kebiasaan menulis cepat dan singkat akan berlanjut. Kecepatan menulis akan meningkat seiring dengan penurunan tingkat keterbacaan tulisan. Jika kita perhatikan dengan seksama, orang yang tidak berprofesi sebagai dokter saja mengalami perubahan dalam tulisannya. Cara identifikasi termudah adalah melalui tanda tangan. Saat sekolah, sebagian besar kita memiliki tanda tangan lengkap dengan segala detail terkecilnya. Namun sepuluh atau dua puluh tahun kemudian, tanda tangan ini menjadi lebih sederhana. Detail-detail kecil menghilang, berganti kerangka tanda tangan utama yang lebih pendek daripada aslinya. Dokter pun mengalami hal ini, baik tanda tangan maupun tulisan. Alasannya sama, efisiensi waktu.</p>
<p>Lantas, apakah kita sebagai pasien perlu mengkhawatirkan hal ini? Untungnya tidak. Apoteker atau asisten apoteker sudah memahami inisial dan kode yang disepakati bersama untuk penulisan resep. Kalaupun ada yang meragukan, maka akan dilakukan konfirmasi langsung ke dokter yang bersangkutan.</p>
<p>Berita baik lainnya adalah saat ini telah banyak digunakan rekam medis dan resep elektronik. Adanya inovasi ini dapat meminimalisir kesulitan membaca resep atau berkas medis lain sehingga kesalahan pemberian obat dapat lebih dihindari.</p>
<p>Kontributor Media Edukasi Indonesia <strong>: dr.Muvida</strong></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/tulisan-tangan-dokter-yang-jelek/">Alasan Di Balik Tulisan Tangan Dokter Yang Jelek</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/tulisan-tangan-dokter-yang-jelek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
