<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>filosofi hidup - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/filosofi-hidup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/filosofi-hidup/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Apr 2022 16:16:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>filosofi hidup - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/filosofi-hidup/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prinsip Pereto dan Hal yang Perlu Kamu Ketahui Dalam Menerapkannya</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/prinsip-pereto/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/prinsip-pereto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2022 07:28:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Hack]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa kamu tahu mengenai prinsip pareto? Saat ini ada kemungkinan besar meski kita tidak mengenal...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/prinsip-pereto/">Prinsip Pereto dan Hal yang Perlu Kamu Ketahui Dalam Menerapkannya</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">Apa kamu tahu mengenai prinsip pareto?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saat ini ada kemungkinan besar meski kita tidak mengenal prinsip pareto, secara tidak sadar kita telah menerapkannya di kehidupan sehari-hari.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Prinsip pareto atau mungkin yang lebih di kenal sebagai aturan 80/20 ini dicetuskan oleh salah seorang insinyur, ahli ekonomi dan sosiolog bernama Vilredo Pareto dari Italia. Pareto menemukan prinsip ini ketika dia melakukan pengamatan terhadap hasil panen kacang polongnya. Disini Pareto membuat perkiraan, sekitar 80% hasil dari panen kacang polongnya dihasilkan oleh 20% dari apa yang dia tanam. Prinsip pareto ini sendiri kurang lebih memiliki definisi demikian, dimana 80% hasil pekerjaan kita, merupakan 20% dari apa yang kita lakukan</span><span style="font-weight: 400;">. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bisa jadi Prinsip ini sejalan dengan kamu yang mementingkan kualitas daripada kuantitas, sangat jelas apabila prinsip pareto menawarkan kamu untuk menghemat tenaga juga menghemat waktu dalam mempraktikkannya. Perlu kamu ketahui, prinsip pareto ini memiliki landasan pemikiran yang begitu luas sehingga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan baik salah satunya adalah belajar. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekarang kamu mungkin bertanya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bagaimana caranya seorang pelajar melakukan prinsip ini?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Caranya &#8230; tergantung dengan tujuan yang kamu tetapkan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebab dibutuhkan kemampuan menganalisis pada prinsip ini, dan kamu perlu mengetahui maksud dan tujuan yang menjadi alasan kamu menerapkannya. Jika kamu berniat untuk menjadikan prinsip pareto ini sebagai pola belajar, kamu perlu mengerti sebuah pola dan mengutamakan konsep dari pembelajaran yang kamu lakukan itu sendiri. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berikut ini, adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam menjadi individu prinsip pareto.</span></p>
<p><b>1. Belajar mengatur waktu, tentukan prioritas utama </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pahami tujuanmu. Menentukan prioritas serta mengatur waktu merupakan hal penting. Perlu diingat, apabila 80% hasil pekerjaan kita merupakan 20% yang kita kerjakan. Bisa jadi, oleh karena manajemen</span> <span style="font-weight: 400;">waktu yang buruk serta salah mengatur prioritas dapat membawa dampak negatif yang pada kita.</span></p>
<p><b>2. Capai tujuan lewat kreativitas</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Seseorang yang kreatif tidak akan pernah kehabisan ide atau akal, hambatan tidak akan menghentikannya dalam mencapai tujuan yang sudah dia tetapkan, hal ini dikarenakan orang kreatif cenderung mengambil kesempatan dalam berinovasi dan menciptakan alternatif-alternatif untuk mengakali hambatan yang sedang dia hadapi. Hal ini menjadikan kreativitas dalam mencapai tujuan sangat penting dalam prinsip pareto. Sejak awal, kita diharapkan menjadi penyedia alternatif untuk memahami karakteristik dalam menerapkan prinsip pareto.</span></p>
<p><b><i>3. Keep it simple, but significant</i></b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tetap simpel, tapi signifikan. Maksudnya, kita tidak perlu berlebihan namun tetap penting untuk melakukannya. Kamu tidak perlu meluangkan waktu 15 jam membaca untuk memahami sebuah konsep dari tujuan yang sudah kamu targetkan, namun bukan berati kamu bisa bermain smartphone karena sudah merasa ahli dengan tujuan yang kau imipikan.</span></p>
<p><b>4. Harus punya niat</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam prinsip pareto, sangat penting untuk memiliki niatan. Bukan tanpa alasan, tapi setelah semua deskripsi di atas rasanya diperlukan niatan juga usaha dalam menerapkan prinsip ini. Jadi bukan hanya memiliki motivasi saja, kita juga harus memiliki niat.</span></p>
<p><b>5. Dari siapa, untuk siapa</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kita tahu memahami tujuan, menentukan konsep, dan semua hal yang sudah dibahas pada bagian atas merupakan hal penting. Begitu pula sama halnya dengan sosok untuk hasil usaha, yang kelak nanti akan kita tunjukan pada siapa, hal yang menjadikan ini penting, karena ini menjadi salah satu pendukung dan bisa jadi motivasi terbesar dalam menerapkan metode pareto. Bukan masalah kita melakukannya untuk orang lain, tetapi mengenai kualitas yang mendorong kita begitu mengingat atas siapa kita melakukan prinsip ini, baik itu untuk orang lain, atau untuk diri kita sendiri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kira-kira begitulah penjelasan serta tips-tips singkat yang mungkin bisa kamu gunakan dalam menerapkan prinsip ini. Meski terdengar sulit atau tidak dapat kamu mengerti, namun tidak ada salahnya dalam mencoba. Selagi kita mau dan kita menekuninya, tidak ada sesuatu yang sia-sia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kontributor Media Edukasi Indonesia : Jeanette Cesilia Toar</span></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/prinsip-pereto/">Prinsip Pereto dan Hal yang Perlu Kamu Ketahui Dalam Menerapkannya</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/prinsip-pereto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
