<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>job hunters - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/job-hunters/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/job-hunters/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Apr 2022 15:52:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>job hunters - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/job-hunters/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>CV vs Resume, Apa Bedanya?</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/cv-vs-resume/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/cv-vs-resume/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ika - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2022 15:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[cv]]></category>
		<category><![CDATA[fresh graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[job hunters]]></category>
		<category><![CDATA[resume]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=2349</guid>

					<description><![CDATA[<p>Khusus kepada fresh graduate, job hunters, pekerja, atau bahkan mahasiswa yang kuliah sembari bekerja, sudahkah...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/cv-vs-resume/">CV vs Resume, Apa Bedanya?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Khusus kepada <em>fresh graduate, job hunters, </em>pekerja, atau bahkan mahasiswa yang <a href="https://mediaedukasi.id/bagaimana-bisa-fokus-jika-kuliah-dengan-bekerja/">kuliah sembari bekerja</a>, sudahkah kalian mengetahui bahwa CV dan resume itu berbeda? Memang benar keduanya sama-sama berisi riwayat hidup, tetapi ternyata dalam pembahasan lebih dalam didapatkan perbedaan antar keduanya, <em>lho!</em> Wah, apa saja ya kira-kira? Langsung simak penjelasannya di bawah ini. <em>Check it out!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Pengertian CV dan Resume</h2>
<p>Sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut, tidak akan tenang jika kita tidak melirik kembali pada pengertian CV dan resume. CV atau <em>Curriculum Vitae </em>adalah dokumen berisi daftar riwayat hidup, informasi pribadi, dan riwayat perjalanan karier. Pada umumnya, kegunaan CV adalah untuk melamar pekerjaan. Oleh karena itu, di dalamnya wajib hukumnya untuk mencantumkan prestasi,<a href="https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/"> <em>skill, </em></a>dan pencapaian yang kamu miliki.</p>
<p>Sementara itu, resume ialah dokumen yang merangkum riwayat perjalanan karier, pendidikan, dan informasi pribadi kamu. Dasarnya, resume hampir sama seperti CV. Namun, resume cenderung lebih singkat dari CV dan memiliki batas halaman tertentu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Perbedaan CV dan Resume</h2>
<h3>Informasi yang ada di dalamnya</h3>
<p>Informasi yang ada di dalam CV cenderung lebih lengkap. Kita bisa mencantumkan informasi-informasi profesional seperti riwayat perjalanan karier, daftar riwayat hidup, dan informasi pribadi lain secara utuh. Sementara itu, informasi yang ada di dalam resume cenderung lebih singkat, padat, dan ringkas. Riwayat perjalanan karier, pendidikan, dan informasi pribadi lain yang ada di dalam resume cenderung informasi-informasi terbaru dan <em>relate </em>dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Jumlah halaman</h3>
<p>Dengan informasi yang utuh, CV biasanya bisa memakan sekitar 2-3 halaman atau setidaknya lebih dari 1 halaman. Panjang tidaknya CV juga sangat bergantung pada banyak tidaknya pengalaman yang dimiliki. Sementara itu, karena informasi yang ada di dalamnya lebih singkat dan padat, panjang halaman resume hanya cukup 1 halaman saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Tujuan</h3>
<p>Karena berisi informasi yang utuh dan lengkap mulai dari riwayat perjalanan karier, daftar riwayat hidup, dan informasi-informasi pribadi lainnya, kegunaan CV bisa untuk kepentingan akademis maupun pekerjaan. Sementara itu, karena informasi yang ada di dalamnya lebih ringkas dan spesifik untuk satu posisi pekerjaan yang hendak dilamar saja, tujuan resume hanya untuk kepentingan pekerjaan. Tepatnya, resume hanya bisa digunakan untuk melamar 1 jenis pekerjaan saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, itulah penjelasan terkait CV dan resume serta apa saja perbedaannya.  Kunjungi laman <a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/">Instagram</a> dan <a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id">Facebook</a> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/cv-vs-resume/">CV vs Resume, Apa Bedanya?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/cv-vs-resume/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hardskill VS Softskill, Mana yang Terpenting?</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ika - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 14:50:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[fresh graduate]]></category>
		<category><![CDATA[hardskill]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[job hunters]]></category>
		<category><![CDATA[skill]]></category>
		<category><![CDATA[softskill]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=2101</guid>

					<description><![CDATA[<p>Istilah hardskill dan softskill pasti sudah tak lagi asing untuk para fresh graduate, job hunters,...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/">Hardskill VS Softskill, Mana yang Terpenting?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Istilah <em>hardskill </em>dan <em>softskill </em>pasti sudah tak lagi asing untuk para <em>fresh graduate, job hunters, </em>pekerja, atau bahkan mahasiswa yang <a href="https://mediaedukasi.id/bagaimana-bisa-fokus-jika-kuliah-dengan-bekerja/">kuliah sembari bekerja</a>. Akan tetapi, ternyata masih banyak yang salah dalam mengartikan dua istilah ini, <em>lho.</em> Dua skill yang berbeda ini sering ditukar artinya dan berakhir dengan mengotori CV, padahal tujuan penyantuman <em>hardskill </em>dan <em>softskill </em>adalah untuk mempercantik dan melengkapi CV. Nah, untuk menghindari penulisan yang salah atau tertukar, berikut adalah penjelasan <em>hardskill </em>vs <em>softskill </em>dan mana yang lebih penting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Pengertian<em> Skill</em></h4>
<div id="attachment_2104" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2104" class="size-medium wp-image-2104" src="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/skill-300x189.png" alt="" width="300" height="189" srcset="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/skill-300x189.png 300w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/skill.png 651w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2104" class="wp-caption-text">Pengertian Skill. (Img : Google)</p></div>
<p>Sebelum memasuki pembahasan yang lebih mendalam<em>, </em>ada baiknya kita memulai dari pengertian <em>skill </em>itu sendiri. Dalam bahasa Indonesia, <em>skill </em>berarti kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang. <em>Nah, </em>skill ini terbagi menjadi dua, yaitu <em>hardskill </em>dan <em>softskill</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><em>Hardskill</em></h4>
<div id="attachment_2106" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2106" class="size-medium wp-image-2106" src="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-300x188.jpg" alt="" width="300" height="188" srcset="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-300x188.jpg 300w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-1024x640.jpg 1024w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-768x480.jpg 768w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-664x415.jpg 664w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup-990x619.jpg 990w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/Apakah-Wanita-Yang-Bekerja-di-Bidang-IT-Perlu-Melakukan-Makeup.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2106" class="wp-caption-text">Hardskill. (Img : Google)</p></div>
<p><em>Hardskill</em> adalah kemampuan, keahlian, keterampilan, dan pengetahuan khusus yang dimiliki untuk sebuah pekerjaan tertentu. <em>Hardskill</em> dapat dipelajari dan dilihat ukurannya secara objektif. Mempelajari dan melatih <em>hardskill </em>dapat melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan, ataupun sertifikasi. Dari pendidikan formal sampai sertifikasi itulah hasil yang objektif berupa nilai untuk mengukur kemampuan <em>hardskill </em>didapatkan. Contoh <em>hardskill</em> adalah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Visualisasi Data</li>
<li>Bahasa Asing</li>
<li><em>Web &amp; App Development</em></li>
<li><em>Copy writing</em></li>
<li><em>Content writing</em></li>
<li><em>Digital Marketing</em></li>
<li><em>Facebook Ads</em></li>
<li><em>Google Ads</em></li>
<li><em>Project Management</em></li>
<li><em>Video Editing</em></li>
<li><em>UI/UX Design</em></li>
<li><em>UX Writing,</em> dan lain sebagainya.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h4><em>Softskill</em></h4>
<div id="attachment_2103" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2103" class="size-medium wp-image-2103" src="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/5e40c937ad2df_Tips-Meningkatkan-Soft-Skill-300x231.jpg" alt="" width="300" height="231" srcset="https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/5e40c937ad2df_Tips-Meningkatkan-Soft-Skill-300x231.jpg 300w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/5e40c937ad2df_Tips-Meningkatkan-Soft-Skill-664x511.jpg 664w, https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/04/5e40c937ad2df_Tips-Meningkatkan-Soft-Skill.jpg 707w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2103" class="wp-caption-text">Softskill. (Img : Google)</p></div>
<p><em>Softskill</em> adalah kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan apa pun. <em>Softskill </em>akan tampak ketika seseorang berinteraksi dengan orang lain. Kita dapat mempelajari <em>skill </em>yang satu ini melalui pelatihan atau kursus tertentu, tetapi hasil dari pelatihan atau kursus itu tidak akan dapat muncul secara objektif. Tinggi rendahnya <em>softskill </em>seseorang bersifat subjektif. Oleh karena itu, tidak ada penilaian yang mutlak untuk mengukur <em>softskill</em> seseorang. Contoh <em>softskill</em> antara lain adalah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Adaptif</li>
<li><em>Leadership</em></li>
<li>Manajemen waktu</li>
<li>Komunikasi</li>
<li>Kerja sama tim</li>
<li><em>Problem solving</em></li>
<li>Berpikir kreatif</li>
<li>Berpikir kritis</li>
<li>Negosiasi</li>
<li>Presentasi</li>
<li><em>Networking</em></li>
<li>Rasa ingin tahu</li>
<li><em>Flexibility</em></li>
<li><em>Public speaking</em></li>
<li>Kecerdasan emosi, dan lain sebagainya.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Mana yang Lebih Penting?</h4>
<p>Dari pengertian serta contoh dari <em>hardskill </em>dan <em>softskill, </em>pada akhirnya keduanya memang sama-sama penting. <em>Hardskill</em> bagus tanpa <em>softskill</em> yang mendukung sama saja dengan nol besar, begitu pula sebaliknya. Untuk mendapatkan suatu pekerjaan, kita perlu mencantumkan <em>hardskill </em>yang kita miliki di CV. Lalu, pada tahap <em>interview, softskill </em>itulah yang akan kita tunjukkan secara sadar maupun tak sadar. Tidak hanya itu, ketika <em>hardskill </em>membantu kita untuk melakukan dan mendapatkan pekerjaan, <em>softskill </em>berperan penting dalam usaha kita bertahan pada pekerjaan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, itulah penjelasan terkait <em>hardskill vs softskill </em>dan mana yang terpenting.  Kunjungi laman <a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/">Instagram</a> dan <a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id">Facebook</a> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/">Hardskill VS Softskill, Mana yang Terpenting?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/hardskill-softskill-mana-yang-terpenting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
