<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wajib Tahu - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/wajib-tahu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/wajib-tahu/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Apr 2023 16:06:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>Wajib Tahu - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/wajib-tahu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/wajib-tahu-tanda-tanda-kulit-butuh-eksfoliasi/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/wajib-tahu-tanda-tanda-kulit-butuh-eksfoliasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dini - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Apr 2023 11:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Hack]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[life hack]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda-Tanda Kulit Butuh Eksfoliasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tahu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=7752</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi– Eksfoliasi merupakan salah satu step rutinitas perawatan kulit...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/wajib-tahu-tanda-tanda-kulit-butuh-eksfoliasi/">Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi</strong>– Eksfoliasi merupakan salah satu step rutinitas perawatan kulit yang harus kita lakukan. Eksfoliasi memberikan dampak naik bagi kulit untuk membersihkan kotoran, kulit mati, dan sebum yang menumpuk. Efeknya, kulit akan menjadi lebih lembab, bersih, sehat, dan kenyal.</p>
<p>Menurut ahli, ternyata terdapat tanda-tanda ketika kulit sedang membutuhkan eksfoliasi, lho. Saat kulit telah memiliki tanda-tanda tersebut, maka sebaiknya kamu melakukan eksfoliasi rutin pada kulit wajah. Setidaknya 2 hingga 3 kali dalam seminggu.</p>
<p>Berikut adalah beberapa tanda kulit kamu butuh eksfoliasi, yuk simak sampai habis!</p>
<h2>Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi</h2>
<h3>Bruntusan</h3>
<p>Tanda kulit membutuhkan eksfoliasi yaitu dengan munculnya bruntusan. Umumnya bruntusan terjadi disebabkan oleh pori-pori wajah tersumbat oleh kotoran dan sel kulit mati. Maka dari itu, dengan eksfoliasi dapat mengurangi kotoran dan mengangkat sebum dan kulit mati dari pori-pori sehingga kulit wajah menjadi lebih bersih dan dapat mengurangi produksi minyak berlebih. Nah, bagi kamu yang sedang mengalami bruntusan, gunakanlah produk gentle yang mengandung BHA agar bisa membersihkan kotoran hingga ke pori-pori.</p>
<h3>Kulit kusam</h3>
<p>Tanda selanjutnya saat kulit perlu eksfoliasi adalah ketika kulit nampak kusam. Kondisi kulit seperti ini bisa terjadi karena kulit yang tidak bersih atau karena efek paparan sinar matahari tanpa menggunakan tabir surya. Jika kamu merasa sudah sering membersihkan wajah namun tetap kusam, maka saatnya melakukan eksfoliasi agar wajah bisa kembali cerah.</p>
<h3>Pori-pori besar</h3>
<p>Penyebab pori-pori besar bisa terjadi karena produksi minyak yang berlebih. Pori-pori besar menjadi tempat berkumbul kotoran dan sel kulit mati yang dapat menimbulkan jerawat. Dengan tanda ini, kamu harus melakukan eksfoliasi untuk mengurangi pori-pori besar. Eksfoliasi bisa membersihkan kotoran yang menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.</p>
<h3>Garis halus</h3>
<p>Beberapa garis halus yang muncul bisa terjadi karena kulit membutuhkan eksfoliasi. Garis halus bisa muncul di usia sebelum 40 tahun ke atas, biasanya make up tidak menyatu dengan kulit yang kering dan mati. Maka dari itu eksfoliasi diperlukan untuk menyamarkan garis-garis halus pada wajah. Selain itu, wajah akan tampak lebih awet muda dan sehat.</p>
<p>Nah, itu adalah beberapa tanda kulit wajah yang perlu eksfoliasi. Oleh karena itu, yuk mulai sekarang biasakan eksfoliasi agar kulit wajah menjadi lebih sehat dan kenyal.</p>
<p>Yuk, kunjungi <a href="https://mediaedukasi.id/">laman</a> <a href="https://instagram.com/mediaedukasi.id?igshid=YmMyMTA2M2Y=0">Instagram</a> dan Facebook Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/wajib-tahu-tanda-tanda-kulit-butuh-eksfoliasi/">Wajib Tahu, Tanda-Tanda Kulit Wajah Butuh Eksfoliasi</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/wajib-tahu-tanda-tanda-kulit-butuh-eksfoliasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wajib Tahu, 5 Penyakit Yang Rentan Menyerang Perempuan</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/penyakit-perempuan/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/penyakit-perempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dini - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 15:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[5 Penyakit Yang Rentan Menyerang Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[celiac]]></category>
		<category><![CDATA[eating disorder]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kecemasan]]></category>
		<category><![CDATA[lupus]]></category>
		<category><![CDATA[osteoporosis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[skoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tahu 5 Penyakit Yang Rentan Menyerang Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=2405</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kita semua benar-benar harus memperhatikan kesehatan. Pada dasarnya, baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko yang...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/penyakit-perempuan/">Wajib Tahu, 5 Penyakit Yang Rentan Menyerang Perempuan</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kita semua benar-benar harus memperhatikan kesehatan. Pada dasarnya, baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko yang sama untuk terserang penyakit. Sebenarnya, ini tergantung penerapan pola hidup dari masing-masing orang. Namun, nyatanya terdapat penyakit yang hanya laki-laki saja yang mengalami, seperti kanker prostat, begitu pun perempuan mengalami penyakit khusus, seperti kanker rahim.</p>
<p>Kenyataannya, perempuan dapat melakukan hal-hal hebat, seperti menstruasi, mengandung, melahirkan, menyusui, hingga berumur lebih panjang dari pada laki-laki. Nah, dengan kelebihan tersebut, ternyata perempuan memiliki risiko besar terserang penyakit selain yang sudah ada di atas lho, penyakit apa saja itu?</p>
<ol>
<li>
<h2><b>Kecemasan</b></h2>
</li>
</ol>
<p>Menurut US<em> Department of Health and Humans Services Office on Women&#8217;s Health</em> (OWH), perempuan berisiko terkena gangguan kecemasan 2x lipat lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Mengapa demikian?</p>
<p>Fungsi otak dan hormon yang dimiliki perempuan menjadi penyebab mengapa perempuan lebih rentan terserang gangguan kecemasan. Selain itu, cara menanggapi sesuatu antara perempuan dan laki-laki juga berbeda, perempuan sering berpikir terlalu keras sehingga rentan stress dan mereka sulit menangani kondisi tersebut.</p>
<ol start="2">
<li>
<h2><strong>Celiac</strong></h2>
</li>
</ol>
<p>Sebagian besar pengidap penyakit celiac adalah kaum perempuan. Celiac merupakan penyakit autoimun yang menyerang tubuh bagian sistem pencernaan. Berhati-hatilah ketika merasakan diare, kembung, gas, dan mulas berkepanjangan, bisa jadi merupakan gejala penyakit celiac. Penyebabnya karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten. Bahaya penyakit celiac yaitu menyebabkan usus kecil tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, pengidap terancam mengalami <a href="https://mediaedukasi.id/generasi-bebas-stunting/">kurang gizi</a>.</p>
<ol start="3">
<li>
<h2><strong><em>Eating disorder</em></strong></h2>
</li>
</ol>
<p>Hasil penelitian ini belum sepenuhnya yakin akan penyebab dari anoreksia dan gangguan makan lainnya. Disisi lain, American Psychiatric Association menyebut gangguan makan atau<em> eating disorder</em> lebih banyak menyerang perempuan terutama berusia 12-35 tahun.</p>
<ol start="4">
<li>
<h2>Lupus</h2>
</li>
</ol>
<p>Penyakit lupus juga termasuk penyakit autoimun yang dapat merusak fungsi organ tubuh mana pun sehingga tidak berfungsi dengan maksimal. Women’s Health menyatakan bahwa 90% penderita lupus adalah perempuan usia subur. Penyebabnya kadar hormone estrogen yang meningkat pada masa subur serta adanya pengaruh dari lingkungan. Sayangnya, penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara total, namun dapat diminimalisir dengan melakukan pengobatan rutin dan perawatan dokter.</p>
<ol start="5">
<li>
<h2><strong>Skoliosis dan Osteoporosis</strong></h2>
</li>
</ol>
<p>Melansir dari kompas.com, menurut Labana Simanihuruk, ahli fisiologi dan anatomi, meninjau berdasarkan jenis kelamin, perempuan lebih banyak terkena skoliosis (tulang belakang bengkok). Kepastiannya masih abu-abu mengapa perempuan lebih rentan, namun diasumsikan bahwa perempuan memiliki jumlah otot lebih sedikit dari laki-laki, sehingga tulang belakang berbentuk kurva dan lebih berisiko terkena skoliosis.</p>
<p>Kemudian saat usia semakin tua, perempuan juga memiliki risiko mengalami oesteoporosis (tulang keropos). Bahkan OWH memperkirakan 10 juta orang Amerika yang mengalami oesteoporosis, 80%-nya adalah perempuan.</p>
<p><em>Girls</em>, jaga kesehatan kalian ya! Jangan terlalu overthingking dan telat makan. Rutinlah olahraga untuk meningkatkan imun. Mari kita cegah penyakit-penyakit tersebut dengan menerapkan pola hidup sehat!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/penyakit-perempuan/">Wajib Tahu, 5 Penyakit Yang Rentan Menyerang Perempuan</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/penyakit-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
