<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>warna tertua di dunia - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/warna-tertua-di-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/warna-tertua-di-dunia/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jul 2022 05:36:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>warna tertua di dunia - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/warna-tertua-di-dunia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warna Tertua di Dunia, Sudah Berumur Milyaran Tahun?</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/warna-tertua-di-dunia/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/warna-tertua-di-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ika - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2022 08:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fun Facts]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pigmen warna tertua]]></category>
		<category><![CDATA[warna tertua di dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=3677</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai manusia, kita memiliki kemampuan untuk melihat warna-warna yang ada di dunia ini. Dari begitu...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/warna-tertua-di-dunia/">Warna Tertua di Dunia, Sudah Berumur Milyaran Tahun?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Sebagai manusia, kita memiliki kemampuan untuk melihat warna-warna yang ada di dunia ini. Dari begitu banyak warna yang bisa manusia tangkap melalui indra penglihatannya, ternyata ada satu warna yang memiliki usia yang sangat panjang, </span><i><span style="font-weight: 400">lo! </span></i><span style="font-weight: 400">Namun, sebelumnya pernahkah kamu berpikir dari semua deretan warna yang bisa manusia tangkap, manakah warna yang terlebih dahulu muncul? Atau manakah warna yang memiliki umur yang lebih banyak daripada warna-warna yang lain? Selain itu, apa benar imbuhan kata ‘muda’ dan ‘tua’ di warna-warna itu benar-benar menyiratkan usia dari warna tersebut? Nah, daripada terus bertanya-tanya seorang diri, yuk, temukan jawaban mengenai warna <a href="https://mediaedukasi.id/bahasa-tertua-di-dunia/">tertua</a> di dunia di bawah ini!</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Berawal dari Sebuah Penelitian Pada Bebatuan Gurun Sahara</strong></h3>
<p>Berdasarkan catatan sejarah, pigmen-pigmen warna sudah peneliti temukan pada lukisan-lukisan yang terdapat di permukaan dinding gua zaman batu. Namun, asal mula warna itu sendiri masih belum menemui titik temu yang jelas. Pada tahun 2018, ilmuwan Australian National University berhasil menemukan warna tertua dari jutaan warna yang ada. Hal itu berawal dari sebuah penelitian yang dilakukan pada sebuah bebatuan yang berada di cekungan Taoudenni di Gurun Sahara, Mauritania, Afrika Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Pigmen Warga yang Ditemukan</strong></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Dari penelitian pada bebatuan itu, Dr. Nur Gueneli selaku ilmuwan dalam penelitian itu berhasil menemukan pigmen warna merah muda cerah. Pigmen warna itu peneliti temukan setelah menghancurkan bebatuan yang berusia 1,1 miliar tahun. Bebatuan tersebut mengantarkan para peneliti pada hasil penelitian yang menyataka bahwa pigmen warna merah muda cerah yang ada dalam bebatuan itu jauh lebih tua setengah miliar tahun dari penemuan sebelumnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Peneliti menggunakan metode penelitian dengan menghancurkan batu tersebut hingga menjadi bubuk sebelum mengekstrak serta menganalisis molekul organisme kuno yang ada di dalamnya. Dari usaha penelitian itu, peneliti mendapatkan hasil bahwa pigmen warna merah muda itu merupakan fosil molekuler klorofil yang organisme fotosintetik kuno hasilkan. Peneliti pun mengambil kesimpulan bahwa usia pigmen warna merah muda cerah ini sudah mencapai angka 2 miliar tahun.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, itulah warna tertua di dunia. Siapa sangka warna yang bernama merah muda justru berusia jauh lebih tua daripada warna-warna yang lain. Dari pemaparan di atas, kita dapat mengetahui bahwa yang bernama ‘muda’ belum tentu benar-benar berusia muda. begitu pun sebaliknya, ya! Yuk, kunjungi laman </span><a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/"><span style="font-weight: 400">Instagram</span></a><span style="font-weight: 400"> dan </span><a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id"><span style="font-weight: 400">Facebook</span></a><span style="font-weight: 400"> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!</span></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/warna-tertua-di-dunia/">Warna Tertua di Dunia, Sudah Berumur Milyaran Tahun?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/warna-tertua-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
