Halo, teman-teman kelas 7! Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga selalu sehat dan semangat belajar, ya. Kali ini kita akan mengulang kembali materi Pendidikan Agama Islam yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu tentang tabayun dan menjauhi gibah. Dua hal ini sering banget kita temui di lingkungan sekolah, rumah, bahkan di media sosial. Kadang tanpa sadar, kita sudah melakukannya. Nah, lewat latihan soal berikut, kita bisa mengukur seberapa paham sih kita tentang materi ini. Yuk, kita mulai saja.
Sebelum masuk ke soal, sedikit mengingatkan. Tabayun itu berasal dari kata tabayyana yang artinya mencari kejelasan atau memeriksa dengan teliti. Jadi, ketika ada informasi yang masuk, terutama yang sifatnya negatif atau mengejutkan, kita tidak langsung percaya begitu saja. Kita cari dulu kebenarannya. Sementara gibah adalah membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, padahal kita tidak sedang dalam kondisi darurat atau memberi peringatan yang dibenarkan syariat. Dua-duanya penting banget untuk dipahami remaja seusia kalian.
Soal Pilihan Ganda
-
Sikap yang tepat ketika mendengar berita tentang teman yang belum jelas kebenarannya adalah…
a. Langsung menyebarkan ke grup kelas
b. Mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu
c. Menambah cerita agar lebih menarik
d. Diam saja dan menganggap benar -
Kata tabayun dalam Al-Qur’an terdapat dalam surah…
a. Al-Hujurat ayat 6
b. Al-Baqarah ayat 183
c. An-Nisa ayat 59
d. Al-Maidah ayat 3 -
Gibah termasuk perbuatan yang dilarang karena…
a. Membuat orang lain senang
b. Merusak kehormatan orang lain
c. Menambah rezeki
d. Meningkatkan popularitas -
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Membicarakan kejelekan orang lain
(2) Mencari kebenaran informasi
(3) Menyebarkan berita hoaks
(4) Memeriksa sumber berita
Yang termasuk perilaku tabayun adalah…
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (4)
c. (1) dan (3)
d. (3) dan (4) -
Jika kita mengetahui ada teman yang berbuat salah, lalu kita menasihatinya secara langsung dengan baik, maka sikap ini termasuk…
a. Gibah
b. Namimah
c. Tabayun
d. Suudzon -
Salah satu cara menghindari gibah di media sosial adalah…
a. Sering mengomentari postingan orang lain
b. Membagikan tangkapan layar percakapan pribadi
c. Berpikir dahulu sebelum menulis komentar
d. Mengikuti akun yang suka membahas keburukan orang -
Hukum gibah dalam Islam adalah…
a. Wajib
b. Sunah
c. Mubah
d. Haram -
Manfaat membiasakan tabayun dalam kehidupan sehari-hari adalah…
a. Terhindar dari fitnah
b. Cepat percaya berita
c. Mudah marah
d. Menjadi bahan pembicaraan -
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa gibah itu seperti…
a. Memakan daging saudara sendiri
b. Memberi hadiah
c. Menolong sesama
d. Berbagi makanan -
Sikap yang harus dihindari ketika kita sudah terlanjur melakukan gibah adalah…
a. Bertaubat dan meminta maaf
b. Mengulangi lagi
c. Merasa bangga
d. Menyebarkan lebih luas
Soal Uraian Singkat
-
Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan tabayun!
-
Sebutkan dua dampak negatif dari gibah!
-
Tuliskan satu ayat atau hadis yang berkaitan dengan larangan gibah!
-
Bagaimana cara menerapkan tabayun ketika mendapat informasi di grup WhatsApp?
-
Mengapa gibah bisa merusak persaudaraan? Jelaskan!
Kunci Jawaban Pilihan Ganda
-
b
-
a
-
b
-
b
-
c
-
c
-
d
-
a
-
a
-
a
Kunci Jawaban Uraian Singkat
-
Tabayun adalah sikap memeriksa atau mencari kejelasan suatu informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Tujuannya agar tidak terjebak pada berita bohong atau fitnah.
-
Dua dampak negatif gibah: pertama, merusak nama baik orang yang dibicarakan. Kedua, menimbulkan permusuhan dan hilangnya rasa percaya di antara sesama.
-
Salah satu dalilnya adalah surah Al-Hujurat ayat 12 yang melarang mencari-cari keburukan orang lain dan menggunjing. Bisa juga hadis riwayat Muslim tentang gibah yang diibaratkan memakan daging saudara sendiri.
-
Caranya: baca dulu informasinya sampai selesai, cek sumbernya dari mana, tanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan jika memungkinkan, dan jangan buru-buru meneruskan ke orang lain sebelum jelas kebenarannya.
-
Gibah merusak persaudaraan karena membuat orang yang dibicarakan merasa sakit hati, malu, dan kehilangan kepercayaan. Ketika hal ini terjadi terus-menerus, hubungan yang tadinya akrab bisa menjadi renggang, bahkan timbul permusuhan.
Penutup Singkat
Nah, itulah latihan soal tentang tabayun dan menjauhi gibah. Coba kalian kerjakan dulu tanpa melihat kunci jawaban, ya. Setelah selesai, baru cocokkan. Kalau ada yang salah, tidak perlu malu. Justru dari kesalahan itu kita belajar. Yang terpenting, setelah memahami materi ini, kita bisa lebih berhati-hati dalam berbicara dan menerima informasi. Semoga bermanfaat untuk belajar di rumah maupun di sekolah.









