Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 14 Mei 2022 22:47 WIB ·

Flu Singapura Kembali Menyerang, Simak Gejala dan Cara Penyembuhan!


Img: Healthline Perbesar

Img: Healthline

Apa Itu flu Singapura?

Flu Singapura adalah infeksi virus yang menyebabkan sariawan di mulut dan kulit melepuh atau ruam pada tangan dan kaki. Penyakit ini merupakan hand, foot, and mouth disease (HFMD) termasuk penyakit yang mudah menular dan sering menyerang anak-anak usia di bawah 10 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa.

Dapat menular melalui:

  • Air liur
  • Cairan ruam yang melepuh
  • Udara pernapasan dari penderita melalui bersin atau batuk

Gejala flu singapura

Gejala pertama flu Singapura dapat muncul 3-6 hari setelah seseorang terinfeksi virus. Biasanya, penderita akan mengalami demam atau sakit tenggorokan, dan sariawan, ruam, dan lecet 1-2 hari kemudian.

Melansir ugm.ac.id, Dr Sumardi, SpPD, KP, Spesialis Penyakit Paru-paru Fakultas Kedokteran, menyatakan flu Singapura bukanlah penyakit berbahaya. Namun, beliau mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang berasal dari virus coxsacie A16 (CA 16) dan EV71, terutama jika menyerang bayi.

Beberapa penderita mengalami gejala seperti demam, sakit tenggorokan, sariawan dan sakit pada bagian dalam mulut, kehilangan nafsu makan, ruam merah tidak gatal yang terkadang melepuh di telapak tangan, telapak kaki, dan tubuh bagian belakang, kemudian batuk, nyeri perut.

Segera menemui dokter apabila…

Baru saja melakukan kontak fisik penderita flu singapura, merasakan gejala di atas, dan ketika kondisi tubuh semakin memburuk. Pemeriksaan perlu bagi penderita yang kesulitan makan dan minum hingga dehidrasi berat yang justru akan berakibat fatal jika dibiarkan.

Komplikasi yang mungkin terjadi

Meski tidak mematikan, alodokter.com menyebutkan beberapa komplikasi yang terjadi pada beberapa kasus, seperti:

  • Dehidrasi
  • Ensefalitis
  • Meningitis
  • Miokarditis
  • Paralisis

Pengobatan Flu Singapura

Sebenarnya penyakit ini tidak memerlukan pengobatan khusus karena gejala akan membaik setelah 7-10 hari. Namun, untuk mempercepat pemulihan, umumnya dokter akan memberi obat seperti Paracetamol atau Ibuprofen untuk meredakan demam, salep kulit untuk meredakan ruam dan gatal pada kulit, tablet isap untuk mengurangi sakit tenggorokan.

Mengutip alodokter.com, penderita disarankan memperbanyak minum air putih dan minum air es guna mengurangi peradangan dan mencegah dehidrasi.

Bagaimana cara pencegahannya?

Pastikan kamu mencuci tangan dengan benar di air mengalir, rutin membersihkan setiap sudut area rumah, tidak berbagi alat makan dan minum dengan orang luar, ajarkan kebersihan pada seluruh anggota keluarga termasuk si kecil, menutup mulut ketika bersin atau batuk, melakukan isolasi bagi penderita dengan istirahat yang cukup.

 

 

Komentar
Artikel ini telah dibaca 163 kali

Baca Lainnya

Paduan Konsultasi Dokter Online agar Lebih Efektif

22 Juli 2026 - 20:57 WIB

Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Pola Makan Seimbang

22 Juli 2026 - 15:32 WIB

Ciri Gula Darah Tinggi yang Muncul setelah Makan Manis

22 Juli 2026 - 10:22 WIB

Tren Internet of things

Daftar Buat Berserat untuk Membantu BAB Lebih Lancar

20 Juli 2026 - 19:08 WIB

Risiko Duduk Terlalu Lama dan Cara Menguranginya

18 Juli 2026 - 21:12 WIB

Tips Mengatasi Sesak Nafas

Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D dan Cara Mencegahnya

18 Juli 2026 - 14:05 WIB

Trending di Kesehatan