Menu

Mode Gelap
Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026 20 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia Versi QS Asia 2026 Materi Belajar SD/MI Kelas 1 Kurikulum Merdeka Tips Mendidik Anak Menjadi Pelajar Berprestasi

Kesehatan · 29 Mei 2022 23:49 WIB ·

Skindemik: Penggunaan Masker Picu Jerawat, Mitos atau Fakta?


Img: Pexels/ShotPot Perbesar

Img: Pexels/ShotPot

Melansir dari Republika.co.id, menurut Alamanda Murasmita, seorang Dokter spesialis kulit, penggunaan masker yang terlalu lama menyebabkan penyakit kulit.

Dokter Alamanda menyebutkan jumlah pasien yang mengeluhkan penyakit kulit yang dikenal dengan maskne (jerawat akibat penggunaan masker) meningkat sekitar 20% dibanding tahun sebelumnya.

“Banyak pasien yang dulunya tidak berjerawat, saat pandemi jadi berjerawat. Dulu kan kita tidak kenal adanya maskne, tetapi sejak pandemi banyak orang pakai masker,” jelasnya.

Kemudian salah satu penyebabnya adalah penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama, namun tidak langsung membersihkan wajah. Ia juga menyambut baik keputusan pemerintah untuk mengurangi penggunaan masker.

Alasan masker menyebabkan masalah kulit

Mengutip Alodokter.com, skindemik adalah masalah kulit wajah akibat penggunaan masker yang terlalu lama. Ini juga dikenal sebagai maskne. Di sisi lain, mengenakan masker sebelumnya sangat penting untuk mengurangi penularan virus COVID-19.

Saat memakai masker untuk waktu yang lama, kulit wajah terus bergesekan dengan masker. Gesekan tersebut menyebabkan iritasi kulit, kulit wajah menjadi meradang dan jerawat lebih mudah muncul.

Selain itu, bernapas dan berbicara saat memakai masker memerangkap panas, menyebabkan kulit wajah menjadi terlalu lembab. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan pori-pori tersumbat, tetapi juga memudahkan pertumbuhan bakteri dan kuman.

Kombinasi iritasi, kulit yang terlalu lembap, dan banyaknya bakteri pada kulit wajah menyebabkan berbagai masalah kulit-demik, termasuk komedo, rosacea, folikulitis, dan jerawat.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab

Stres

Stres dapat memicu meningkatnya produksi hormon kortisol yang mendorong terjadinya stres. Hormon ini juga menghasilkan minyak berlebih di kulit sehingga rentan berjerawat.

Penggunaan AC

Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di ruangan ber-AC dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan menjadi gatal dan bersisik. Alhasil, jika rumah kamu memiliki AC, disarankan agar menggunakan pelembab udara secara rutin selama di rumah.

Pola makan tidak teratur

Skindemik juga dapat muncul karena pola makan yang tidak bagus. Hal ini dapat membuat kulit dehidrasi sehingga timbul banyak masalah kulit.

Cara Mengatasi Skindemik

  1. Gunakan masker medis yang bersih, usahakan sekali pakai.
  2. Perhatikan kebersihan tubuh termasuk wajah dengan rutin membersihkannya minimal 2 kali sehari.
  3. Menggunakan mosturizer (pelembap) pada wajah agar ternutrisi dengan baik.
  4. Menggunakan tabir surya untuk menghindari efek buruk sinar matahari.
  5. Kurangi penggunaan make up berlebihan untuk menjaga kulit tetap segar.
  6. Kurangi menyentuh wajah dengan tangan berlebihan, karena banyak kuman yang menempel di sana tanpa kita sadari.

 

Komentar
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Penyebab Berat Badan Naik meski Sudah Diet

8 Juni 2026 - 22:33 WIB

Manfaat Tidur Cukup bagi Kesehatan Mental

8 Juni 2026 - 21:32 WIB

Tips Kesehatan

Penyebab Sakit Kepala yang Sering Terjadi

8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Manfaat Minum Air Putih bagi Kesehatan Tubuh

8 Juni 2026 - 15:17 WIB

Gejala Tekanan Darah Rendah yang Perlu Diketahui

7 Juni 2026 - 17:50 WIB

Cara Mengatasi Asam Lambung secara Alami

7 Juni 2026 - 10:45 WIB

Trending di Kesehatan