Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 20 Sep 2024 21:39 WIB ·

Efek Samping Buah Kecubung, Hati-Hati!


Img: pixabay.com Perbesar

Img: pixabay.com

Buah kecubung (Datura stramonium) adalah tanaman yang di kenal luas di beberapa wilayah sebagai tanaman beracun yang memiliki efek halusinogen. Meskipun sering digunakan dalam praktik tradisional sebagai obat herbal, penggunaan buah kecubung sangat berbahaya jika tidak hati-hati karena mengandung senyawa toksik seperti alkaloid tropan, termasuk skopolamin, atropin, dan hiosiamin. Efek samping dari mengonsumsi buah kecubung ini sangat serius, bahkan bisa berujung pada kondisi fatal.

Keracunan Sistem Saraf Pusat

Efek Samping Buah Kecubung

Img: pixabay.com

Salah satu efek samping utama dari konsumsi buah kecubung adalah gangguan pada sistem saraf pusat. Kandungan skopolamin dan atropin dapat menyebabkan gejala seperti kebingungan, halusinasi, paranoia, dan perilaku yang tidak terkontrol. Dosis yang tinggi dapat menyebabkan delirium, kejang-kejang, bahkan koma. Efek ini seringkali di salahartikan sebagai “pengalaman spiritual” dalam penggunaan tradisional, padahal sebetulnya merupakan tanda keracunan yang sangat berbahaya.

Gangguan Penglihatan dan Mulut Kering

Efek Samping Buah Kecubung

Img: pixabay.com

Konsumsi buah kecubung dapat menyebabkan dilatasi pupil yang parah, yang berujung pada penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya. Selain itu, kecubung juga menyebabkan mulut dan tenggorokan menjadi sangat kering, sehingga sulit untuk berbicara atau menelan. Gejala ini di sebabkan oleh efek atropin yang menghalangi produksi sekresi tubuh.

Gangguan Jantung dan Pernapasan

Img: pexels.com by afpstudio

Efek samping serius lainnya dari buah kecubung adalah gangguan pada sistem kardiovaskular dan pernapasan. Atropin yang terkandung dalam buah ini dapat mempercepat detak jantung (takikardia) atau justru memperlambatnya (bradikardia) secara drastis. Pada kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan serangan jantung atau gagal napas, terutama jika di konsumsi dalam dosis tinggi.

Efek Psikologis Jangka Panjang

Img: pixabay by karolina grabowska

Penggunaan kecubung secara tidak terkontrol juga dapat memicu gangguan psikologis jangka panjang, termasuk kecemasan berlebihan, depresi, dan gangguan memori. Beberapa pengguna yang pernah mengalami keracunan kecubung melaporkan adanya trauma psikis akibat halusinasi yang mengerikan dan rasa kehilangan kontrol atas tubuh.

 

Buah kecubung merupakan tanaman yang sangat berbahaya jika di gunakan secara tidak hati-hati. Efek samping yang ditimbulkan tidak hanya mempengaruhi fisik, tetapi juga mental dan bisa berakibat fatal. Karena itu, meskipun ada sejarah penggunaan tradisional, konsumsi kecubung harus di hindari dan di jauhkan dari jangkauan anak-anak atau orang yang tidak paham risikonya. Jika terjadi keracunan, segera cari bantuan medis.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Ciri Gula Darah Tinggi yang Muncul setelah Makan Manis

22 Juli 2026 - 10:22 WIB

Tren Internet of things

Daftar Buat Berserat untuk Membantu BAB Lebih Lancar

20 Juli 2026 - 19:08 WIB

Risiko Duduk Terlalu Lama dan Cara Menguranginya

18 Juli 2026 - 21:12 WIB

Tips Mengatasi Sesak Nafas

Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D dan Cara Mencegahnya

18 Juli 2026 - 14:05 WIB

Pilihan Menu Ramah Lambung Saat Maag Kambuh

18 Juli 2026 - 07:22 WIB

Cara Mengatasi Mata Kering akibat Menatap Layar

16 Juli 2026 - 20:59 WIB

Trending di Kesehatan