Menu

Mode Gelap

SD Kelas 5 · 7 Sep 2026 15:57 WIB ·

Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 Materi Pantun dan Puisi Beserta Kunci Jawaban


Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 Materi Pantun dan Puisi Beserta Kunci Jawaban Perbesar

Belajar sastra memang menyenangkan, apalagi ketika memasuki jenjang kelas 5 Sekolah Dasar. Dua bentuk karya sastra yang paling sering membuat anak-anak bersemangat adalah pantun dan puisi. Keduanya memiliki keunikan tersendiri yang bisa menggugah kreativitas serta imajinasi para siswa.

Nah, daripada hanya membaca teori tanpa praktik, lebih baik langsung mengasah kemampuan dengan mengerjakan latihan soal. Di bawah ini sudah tersedia kumpulan pertanyaan seputar pantun dan puisi yang cocok untuk siswa kelas 5. Setiap soal dilengkapi dengan kunci jawaban sehingga bisa menjadi alat evaluasi mandiri di rumah maupun di sekolah.

A. Pilihan Ganda

1. Ciri-ciri pantun yang paling tepat adalah….
a. Terdiri dari empat baris dalam satu bait
b. Setiap baris memiliki jumlah suku kata yang sama
c. Baris pertama dan kedua adalah sampiran, baris ketiga dan keempat adalah isi
d. Semua jawaban benar

Jawaban: d
Pantun memang memiliki ciri khas empat baris per bait, pola rimanya a-b-a-b, serta sampiran di dua baris awal dan isi di dua baris akhir.

2. Perhatikan pantun berikut!

Jalan-jalan ke kota Tua
Jangan lupa membeli roti
Kalau engkau suka membaca
Ilmu pengetahuan akan kau dapatkan

Pantun di atas termasuk jenis pantun….
a. Pantun nasihat
b. Pantun jenaka
c. Pantun teka-teki
d. Pantun cinta

Jawaban: a
Isi pantun tersebut mengajak pembaca untuk gemar membaca karena akan menambah ilmu pengetahuan. Ini jelas termasuk pesan nasihat.

3. Bagian puisi yang berisi amanat atau pesan yang ingin disampaikan penyair disebut….
a. Diksi
b. Tipografi
c. Tema
d. Makna tersirat

Jawaban: d
Amanat dalam puisi sering kali tersembunyi di balik kata-kata kiasan. Makna tersirat inilah yang harus ditangkap oleh pembaca.

4. Larik “Angin berbisik lembut di telinga” mengandung majas….
a. Metafora
b. Personifikasi
c. Hiperbola
d. Litotes

Jawaban: b
Angin seolah-olah memiliki perilaku manusia, yaitu berbisik. Inilah yang disebut personifikasi, yaitu memberikan sifat manusia pada benda mati atau makhluk tak bernyawa.

5. Rima pada puisi sangat penting karena….
a. Membuat puisi lebih panjang
b. Memberi keindahan dan musikalitas
c. Menambah jumlah kata
d. Menyulitkan pembaca

Jawaban: b
Rima atau sajak menciptakan irama yang enak didengar. Inilah yang membedakan puisi dari tulisan biasa.

6. Perhatikan potongan puisi berikut!

Hujan turun rintik-rintik
Membasahi tanah yang retak
Daun-daun bergoyang cantik
Seolah ikut menari gemetar

Puisi tersebut bertemakan….
a. Keindahan alam
b. Persahabatan
c. Kegembiraan
d. Kesedihan

Jawaban: a
Larik-larik tersebut menggambarkan suasana hujan dan gerakan daun. Ini jelas menonjolkan keindahan alam sekitar.

7. Pantun yang memiliki hubungan sebab-akibat terdapat pada contoh….
a. Ke pasar membeli pepaya / Jangan lupa beli durian / Siapa yang rajin bekerja / Pasti hidup akan senang

b. Buah mangga buah kedondong / Dimakan bersama keluarga / Meskipun badan tak sedondon / Asal hati tetap gembira

c. Anak itik mengejar bebek / Bebek berenang di kolam / Hatiku senang bukan kepalang / Melihat ibu tersenyum manis

d. Pergi ke sawah membawa cangkul / Cangkul dipakai membajak tanah / Rajinlah belajar sepenuh hati / Agar masa depan gemilang

Jawaban: d
Larik “Rajinlah belajar sepenuh hati” dan “Agar masa depan gemilang” memiliki hubungan sebab (belajar rajin) dan akibat (masa depan cerah).

8. Dalam puisi, pengulangan kata atau frasa disebut….
a. Repetisi
b. Aliterasi
c. Asonansi
d. Anafora

Jawaban: a
Repetisi adalah gaya bahasa yang mengulang kata atau frasa tertentu untuk memberi penekanan dan efek artistik.

9. Manakah yang bukan ciri-ciri puisi?
a. Menggunakan bahasa kiasan
b. Terikat oleh rima dan irama
c. Disusun dalam bait dan baris
d. Berbentuk dialog antar tokoh

Jawaban: d
Dialog antar tokoh adalah ciri teks drama, bukan puisi. Puisi lebih bersifat monolog dan ekspresi perasaan.

10. Pantun “Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri” memiliki makna….
a. Lebih baik hidup di tempat orang
b. Kampung halaman lebih berharga meskipun sederhana
c. Emas lebih bernilai dari batu
d. Hujan tidak pernah berhenti

Jawaban: b
Meskipun di negeri orang segalanya mewah (hujan emas), tetapi di kampung sendiri meskipun susah (hujan batu), tetap lebih berharga. Ini mengajarkan rasa cinta tanah air.

B. Isian Singkat

11. Sebutkan tiga jenis puisi berdasarkan bentuknya!

Jawaban: Puisi lama, puisi baru, puisi kontemporer.
Puisi lama terikat aturan ketat seperti syair dan pantun. Puisi baru lebih bebas. Puisi kontemporer eksperimental dan tidak terikat pola konvensional.

12. Apa perbedaan utama antara sampiran dan isi dalam pantun?

Jawaban: Sampiran terletak di dua baris pertama, berfungsi sebagai pengantar atau pembayang yang biasanya menggambarkan alam. Isi terletak di dua baris terakhir, mengandung maksud atau pesan utama yang ingin disampaikan.

13. Lengkapi pantun berikut ini!

Pagi-pagi pergi ke ladang
Membawa pacul dan tali

Jawaban alternatif:
Belajar itu sangat penting
Agar cita-cita tercapai

Atau:
Rajinlah engkau mengaji
Kelak hidup penuh berkah

Banyak kemungkinan jawaban asalkan memenuhi rima a-b-a-b dan baris ketiga-keempat berisi pesan.

14. Tuliskan satu contoh majas hiperbola dalam puisi!

Jawaban contoh: “Rambutnya bagaikan mayang terurai” atau “Tangisnya membasahi tujuh samudra”.
Hiperbola adalah majas pelebihan yang tidak masuk akal untuk menekankan perasaan.

15. Jelaskan pengertian diksi dalam puisi!

Jawaban: Diksi adalah pilihan kata yang digunakan oleh penyair. Pilihan kata ini sangat menentukan keindahan, suasana, serta kedalaman makna dalam puisi.

C. Menjodohkan

Kolom A Kolom B
16. Pantun anak-anak a. Berisi teka-teki atau permainan kata
17. Pantun orang tua b. Bertema kesedihan atau kehilangan
18. Pantun jenaka c. Mengandung nasihat dan nilai moral
19. Pantun teka-teki d. Menceritakan hal-hal lucu untuk menghibur
20. Puisi sedih e. Bertema kegembiraan dan keceriaan

Jawaban:
16 – e
17 – c
18 – d
19 – a
20 – b

D. Soal Uraian

21. Bacalah puisi berikut dengan saksama!

Di ujung dermaga yang sunyi
Ombak memecah dengan hening
Kenangan masa kecil bersemi
Tatkala ayah masih menemani

Tentukan tema, suasana, dan amanat dari puisi tersebut!

Jawaban:

  • Tema: Kerinduan kepada ayah atau masa kecil.

  • Suasana: Sunyi, sendu, dan penuh kenangan.

  • Amanat: Hargailah setiap momen bersama orang tua karena waktu terus berlalu.

22. Ubahlah pantun tidak lengkap berikut menjadi pantun utuh dengan isi yang bermakna!

Ke pasar membeli ketan
Ketannya dibungkus daun pisang

Jawaban contoh:
Jangan pernah menjadi bosan
Belajarlah dari pagi hingga petang

Atau:
Jagalah hati dan lisan
Agar hidup selalu terang

Pastikan rima akhir baris ketiga dan keempat sesuai dengan baris pertama dan kedua (an-isan, an-ang, dll).

23. Mengapa pantun sering menggunakan sampiran yang berhubungan dengan alam?

Jawaban:
Sampiran alam dipakai karena mudah diingat, dekat dengan keseharian masyarakat Melayu, serta menciptakan citra yang indah sebelum masuk ke isi. Alam juga melambangkan kehidupan dan nilai-nilai budaya.

24. Perhatikan dua puisi pendek berikut!

Puisi A:
Mentari pagi menyapa bumi
Burung-burung berkicau riang
Embun menari di atas rumput
Hidup terasa indah dan terang

Puisi B:
Gelap menyelimuti malam
Angin menderu di luar jendela
Hanya lampu temaram menyala
Hati ini bertanya-tanya

Manakah puisi yang bertemakan kegembiraan dan mana yang bertemakan kesendirian? Jelaskan!

Jawaban:
Puisi A bertemakan kegembiraan karena ada kata “menyapa”, “berkicau riang”, “menari”, dan “indah terang”.
Puisi B bertemakan kesendirian atau kegelisahan karena ada kata “gelap”, “menderu”, “lampu temaram”, dan “bertanya-tanya”.

25. Buatlah satu bait pantun nasihat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan!

Jawaban contoh:
Ke hutan mencari kayu
Kayu ditebang perlahan
Jagalah lingkungan sekitar kita
Agar sehat dan aman semua

Atau:
Beli ikan di pelelangan
Ikan segar dibawa pulang
Kalau mau hidup nyaman dan betah
Rajinlah sapu dan bersihkan halaman

E. Soal Bonus Tantangan

26. Sebutkan lima nilai karakter yang dapat dipetik dari pantun dan puisi!

Jawaban:

  1. Religius – banyak pantun dan puisi mengandung pesan tentang ibadah dan ketakwaan.

  2. Jujur – ajaran untuk berkata benar sering muncul dalam isi pantun.

  3. Disiplin – nasihat tentang belajar dan bekerja keras.

  4. Peduli lingkungan – sampiran alam mengingatkan tentang kelestarian.

  5. Toleransi – beberapa puisi mengajarkan hidup rukun dan saling menghargai.

27. Analisislah perbedaan struktur antara pantun dan puisi modern!

Jawaban:
Pantun memiliki struktur tetap: 4 baris, setiap baris 8-12 suku kata, rima a-b-a-b, serta sampiran dan isi.
Puisi modern tidak terikat aturan ketat. Jumlah baris dan bait bebas, rima bisa longgar, dan tidak ada pembagian sampiran-isi. Puisi modern lebih mengutamakan ekspresi perasaan dan imaji.

28. Jika kamu diminta menulis puisi tentang cita-cita, bagaimana kamu mengatur irama dan pilihan kata agar terdengar semangat?

Jawaban:
Gunakan kata-kata bernada positif seperti “gemilang”, “berkibar”, “membara”, “melangkah”. Irama bisa dibuat cepat dengan rima tertutup seperti -ang, -an, -i. Ulang kata “aku” atau “akan” untuk repetisi yang memberi efek tegas. Contoh: Aku akan terus berlari / Meski terjal jalan yang ditempuh / Cita-cita tetap kuukir / Hingga mentari kembali tersenyum.

29. Jelaskan fungsi rima dalam pantun dan bagaimana cara membuat rima yang baik!

Jawaban:
Rima membuat pantun enak didengar dan mudah dihafal. Rima yang baik adalah rima yang konsisten, misalnya a-b-a-b. Cara membuatnya, pilih kata terakhir pada baris pertama, lalu cari kata berakhir bunyi sama untuk baris ketiga. Lakukan hal sama untuk baris kedua dan keempat.

30. Mengapa pantun dapat dikatakan sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan?

Jawaban:
Pantun adalah karya sastra lisan yang turun-temurun dari nenek moyang. Di dalamnya terkandung kearifan lokal, nilai moral, serta kekayaan bahasa yang mencerminkan kepribadian bangsa. Melestarikan pantun berarti menjaga identitas budaya dan mengajarkan generasi muda untuk berbicara santun melalui karya sastra.

Kunci Jawaban Lengkap

No. Jawaban No. Jawaban
1 d 16 e
2 a 17 c
3 d 18 d
4 b 19 a
5 b 20 b
6 a 21 (uraian)
7 d 22 (uraian)
8 a 23 (uraian)
9 d 24 (uraian)
10 b 25 (uraian)
11 (uraian) 26-30 (uraian)
12 (uraian)
13 (uraian)
14 (uraian)
15 (uraian)

Belajar pantun dan puisi bukan sekadar menghafal, tetapi juga latihan kepekaan terhadap keindahan bahasa dan pesan moral di balik kata-kata. Semakin sering berlatih, semakin terasah pula kemampuan menulis dan memahami sastra. Dengan mengerjakan soal-soal di atas, diharapkan siswa kelas 5 semakin percaya diri saat menghadapi ujian maupun lomba literasi.

Selamat berlatih, terus berkarya, dan jadilah generasi yang mencintai bahasa Indonesia!

Komentar
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 Materi Teks Nonfiksi Beserta Kunci Jawaban

7 September 2026 - 16:22 WIB

Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 Semester 1 Kurikulum Merdeka

7 September 2026 - 15:35 WIB

Rangkuman Materi IPAS Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka

7 September 2026 - 15:27 WIB

Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap

7 September 2026 - 15:20 WIB

Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 Semester 1 Kurikulum Merdeka Lengkap

7 September 2026 - 15:11 WIB

Materi Pendidikan Agama Islam Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap

7 September 2026 - 11:23 WIB

Trending di SD Kelas 5