Pernahkah kamu melihat tandon air di rumah, kaleng susu, atau cone es krim? Tanpa sadar, benda-benda itu sebenarnya adalah bentuk geometri yang kamu pelajari di kelas 9. Materi bangun ruang sisi lengkung memang sering bikin siswa merasa “ini mah susah, deh”. Padahal, begitu paham polanya, soal-soal tentang tabung, kerucut, dan bola justru bisa jadi penyelamat nilai di ujian.
Masalahnya, banyak yang cuma menghafal rumus tanpa pernah mencoba latihan soal secara rutin. Akibatnya, saat bertemu soal cerita yang sedikit diputar-putar, langsung bingung harus mulai dari mana. Nah, lewat kumpulan latihan berikut, kamu bisa mengasah lagi pemahaman tentang volume dan luas permukaan bangun ruang sisi lengkung. Setiap soal sudah dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan singkat supaya kamu tidak sekadar tahu jawabannya, tapi juga paham caranya.
Sebelum Masuk ke Soal, Ingat Lagi Rumus Dasarnya
Ada tiga bangun ruang sisi lengkung yang wajib kamu kuasai: tabung, kerucut, dan bola. Masing-masing punya dua rumus utama, yaitu luas permukaan dan volume.
Untuk tabung, luas permukaannya adalah 2πr(r + t), sedangkan volumenya πr²t. Pada kerucut, luas permukaan dihitung dengan πr(r + s), dan volumenya 1/3 πr²t. Sementara bola punya luas permukaan 4πr² dan volume 4/3 πr³. Kalau nilai π tidak disebutkan, biasanya kamu boleh memakai 22/7 untuk jari-jari kelipatan 7, atau 3,14 untuk angka lainnya.
Latihan Soal Pilihan Ganda
1. Sebuah tabung memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 10 cm. Volume tabung tersebut adalah…
A. 1.540 cm³
B. 1.540 cm²
C. 1.450 cm³
D. 1.540 cm
Jawaban: A
Pembahasan: V = πr²t = 22/7 × 7 × 7 × 10 = 1.540 cm³. Satuan volume harus cm³, bukan cm² atau cm.
2. Luas permukaan bola dengan diameter 14 cm adalah…
A. 616 cm²
B. 1.232 cm²
C. 308 cm²
D. 154 cm²
Jawaban: A
Pembahasan: r = 7 cm. L = 4πr² = 4 × 22/7 × 7 × 7 = 616 cm².
3. Sebuah kerucut memiliki jari-jari 6 cm dan tinggi 8 cm. Panjang garis pelukisnya adalah…
A. 10 cm
B. 12 cm
C. 14 cm
D. 9 cm
Jawaban: A
Pembahasan: s = √(r² + t²) = √(36 + 64) = √100 = 10 cm.
4. Volume kerucut dengan jari-jari 7 cm dan tinggi 12 cm adalah…
A. 616 cm³
B. 1.848 cm³
C. 2.464 cm³
D. 924 cm³
Jawaban: A
Pembahasan: V = 1/3 × 22/7 × 7 × 7 × 12 = 616 cm³.
5. Sebuah tabung tanpa tutup memiliki jari-jari 10 cm dan tinggi 15 cm. Luas permukaannya adalah…
A. 1.256 cm²
B. 1.570 cm²
C. 942 cm²
D. 2.198 cm²
Jawaban: A
Pembahasan: Tabung tanpa tutup berarti hanya menghitung selimut + satu alas. L = 2πrt + πr² = (2 × 3,14 × 10 × 15) + (3,14 × 100) = 942 + 314 = 1.256 cm².
Latihan Soal Uraian
6. Sebuah bola besi berjari-jari 3 cm dimasukkan ke dalam tabung berisi air. Jika diameter tabung 12 cm, berapa kenaikan tinggi air setelah bola tenggelam seluruhnya?
Kunci Jawaban:
Volume bola = 4/3 πr³ = 4/3 × 3,14 × 27 = 113,04 cm³.
Kenaikan air di tabung sama dengan volume bola dibagi luas alas tabung.
Luas alas = πr² = 3,14 × 6 × 6 = 113,04 cm².
Tinggi kenaikan = 113,04 ÷ 113,04 = 1 cm.
Jadi, air naik setinggi 1 cm.
7. Sebuah kerucut dibuat dari karton dengan jari-jari 14 cm dan garis pelukis 20 cm. Hitunglah luas karton yang dibutuhkan.
Kunci Jawaban:
Karton yang dibutuhkan sama dengan luas selimut kerucut, karena bagian alas biasanya terbuka.
L selimut = πrs = 22/7 × 14 × 20 = 880 cm².
8. Dua bola masing-masing berjari-jari 4 cm dan 6 cm. Berapa perbandingan volume keduanya?
Kunci Jawaban:
Perbandingan volume bola sebanding dengan pangkat tiga jari-jarinya.
V1 : V2 = 4³ : 6³ = 64 : 216 = 8 : 27.
9. Sebuah tabung memiliki volume 2.310 cm³ dan tinggi 15 cm. Tentukan jari-jarinya.
Kunci Jawaban:
V = πr²t
2.310 = 22/7 × r² × 15
2.310 = 330/7 × r²
r² = 2.310 × 7 ÷ 330 = 49
r = 7 cm.
10. Sebuah wadah berbentuk kerucut terbalik memiliki diameter 20 cm dan tinggi 30 cm. Jika wadah diisi air hingga setengah tinggi, berapa volume air di dalamnya?
Kunci Jawaban:
Saat diisi setengah tinggi, jari-jari permukaan air juga setengah dari jari-jari wadah, yaitu 5 cm (karena perbandingan segitiga sebangun).
Tinggi air = 15 cm.
V = 1/3 πr²t = 1/3 × 3,14 × 25 × 15 = 392,5 cm³.
Tips Mengerjakan Soal Bangun Ruang Sisi Lengkung
Satu hal yang sering membuat siswa keliru adalah tertukar antara diameter dan jari-jari. Biasakan membaca soal sampai selesai, lalu tandai angka mana yang merupakan jari-jari dan mana yang diameter. Selain itu, perhatikan satuan yang diminta. Kalau soal meminta liter, jangan lupa 1 dm³ sama dengan 1 liter, dan 1 cm³ sama dengan 1 mililiter.
Untuk soal cerita, coba bayangkan bentuk bendanya secara nyata. Misalnya soal tentang tandon air, kaleng, atau topi ulang tahun. Dengan membayangkan, kamu akan lebih mudah menentukan apakah yang dicari itu volume, luas selimut, atau luas permukaan total.
Cara Belajar yang Lebih Efektif
Mengerjakan banyak soal memang penting, tapi akan lebih ampuh kalau kamu mengelompokkan soal berdasarkan tipe. Mulailah dari soal yang langsung memasukkan angka ke rumus, lalu naik ke soal cerita, dan terakhir soal gabungan seperti bola di dalam tabung. Pola seperti ini membuat otak lebih cepat mengenali langkah penyelesaian.
Jangan ragu untuk mencoret-coret gambar sketsa di kertas buram. Banyak siswa yang justru menemukan jawaban setelah menggambar ulang bentuk bangunnya. Kalau ada langkah yang masih terasa mengganjal, tanyakan ke guru atau teman, jangan dipendam sampai ujian tiba.
Dengan latihan yang konsisten, materi bangun ruang sisi lengkung bukan lagi momok yang menakutkan. Justru bisa menjadi bagian yang paling mudah dikerjakan karena rumusnya tidak banyak dan polanya cenderung berulang. Selamat berlatih, dan semoga nilai matematikamu semakin naik.









