Menu

Mode Gelap

SD Kelas 5 · 7 Agu 2026 15:44 WIB ·

Rangkuman Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas 5 untuk Materi Puasa Wajib dan Sunah


Rangkuman Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas 5 untuk Materi Puasa Wajib dan Sunah Perbesar

Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Selain menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat, puasa juga mengajarkan kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama. Bagi siswa kelas 5 Sekolah Dasar, memahami materi puasa wajib dan sunah menjadi bekal untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik tidak hanya mengetahui aturan berpuasa, tetapi juga memahami hikmah dan manfaat yang terkandung di dalamnya. Dengan begitu, ibadah puasa dapat di lakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Pengertian Puasa

Puasa berasal dari bahasa Arab shaum yang berarti menahan diri. Dalam istilah syariat Islam, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat karena Allah Swt.

Puasa termasuk ibadah yang memiliki pahala besar. Allah Swt. memerintahkan umat Islam untuk berpuasa agar menjadi pribadi yang bertakwa.

Puasa Wajib

Puasa wajib adalah puasa yang harus di laksanakan oleh umat Islam. Apabila di kerjakan akan mendapatkan pahala, sedangkan jika di tinggalkan tanpa alasan yang di benarkan akan memperoleh dosa.

Macam-Macam Puasa Wajib

1. Puasa Ramadan

Puasa Ramadan adalah puasa yang di laksanakan selama bulan Ramadan. Hukumnya wajib bagi setiap muslim yang sudah balig, berakal, sehat, dan tidak memiliki halangan syar’i.

Pelaksanaan puasa di mulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

2. Puasa Nazar

Puasa nazar di lakukan karena seseorang pernah berjanji kepada Allah Swt. Jika keinginannya terkabul, ia wajib memenuhi nazarnya dengan berpuasa sesuai yang telah di janjikan.

Contoh:

“Jika aku lulus ujian, aku akan berpuasa selama tiga hari.”

Apabila keinginannya tercapai, maka puasa tersebut wajib di laksanakan.

3. Puasa Kafarat

Puasa kafarat adalah puasa yang di lakukan sebagai bentuk tebusan atau denda atas pelanggaran tertentu dalam syariat Islam.

Misalnya sebagai pengganti kesalahan tertentu yang telah di tetapkan dalam hukum Islam.

Syarat Wajib Puasa

Seseorang di wajibkan berpuasa apabila memenuhi syarat berikut.

  • Beragama Islam.
  • Sudah balig.
  • Berakal sehat.
  • Mampu menjalankan puasa.
  • Tidak sedang mengalami halangan syariat, seperti haid atau nifas bagi perempuan.

Syarat Sah Puasa

Agar puasa menjadi sah, seseorang harus memenuhi syarat berikut.

  • Beragama Islam.
  • Sudah mumayiz atau mampu membedakan yang baik dan buruk.
  • Suci dari haid dan nifas.
  • Di laksanakan pada waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa.

Rukun Puasa

Puasa memiliki dua rukun utama, yaitu:

1. Niat

Niat di lakukan karena Allah Swt. Untuk puasa wajib, niat sebaiknya di lakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.

2. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa

Mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, seseorang wajib menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Beberapa hal yang dapat membatalkan puasa antara lain:

  • Makan dan minum dengan sengaja.
  • Muntah dengan sengaja.
  • Haid dan nifas.
  • Keluar darah haid bagi perempuan.
  • Murtad atau keluar dari agama Islam.
  • Hubungan suami istri pada siang hari di bulan Ramadan.

Orang yang Mendapat Keringanan Tidak Berpuasa

Islam memberikan kemudahan kepada orang-orang yang memiliki alasan tertentu.

Di antaranya adalah:

  • Orang yang sedang sakit.
  • Musafir atau orang yang sedang bepergian jauh.
  • Ibu hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Orang lanjut usia yang sudah tidak mampu berpuasa.
  • Perempuan yang sedang haid atau nifas.

Sebagian dari mereka wajib mengganti puasa di hari lain (qada), sedangkan kondisi tertentu dapat diganti dengan membayar fidyah sesuai ketentuan syariat.

Puasa Sunah

Puasa sunah adalah puasa yang di anjurkan untuk di kerjakan. Orang yang melaksanakannya akan memperoleh pahala, sedangkan yang tidak melaksanakannya tidak berdosa.

Puasa sunah menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Macam-Macam Puasa Sunah

1. Puasa Senin dan Kamis

Puasa ini di lakukan setiap hari Senin dan Kamis. Rasulullah saw. sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa ini.

Manfaatnya antara lain melatih kedisiplinan, meningkatkan ketakwaan, dan memperbanyak amal ibadah.

2. Puasa Arafah

Puasa Arafah di lakukan pada tanggal 9 Zulhijah bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Ini memiliki keutamaan besar karena dapat menjadi sebab di ampuninya dosa-dosa kecil pada tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang dengan izin Allah Swt.

3. Puasa Asyura

Puasa Asyura di laksanakan pada tanggal 10 Muharam.

Sebaiknya di dahului atau di ikuti dengan puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharam agar berbeda dengan kebiasaan umat terdahulu.

4. Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Puasa ini dilakukan selama enam hari pada bulan Syawal setelah selesai menjalankan puasa Ramadan.

Keutamaannya sangat besar, yaitu seperti memperoleh pahala berpuasa selama setahun apabila di lakukan setelah menyempurnakan puasa Ramadan.

5. Puasa Daud

Puasa Daud merupakan puasa yang di lakukan secara bergantian, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak.

Ini di kenal sebagai salah satu puasa sunah yang sangat utama.

Hikmah Puasa

Puasa mengandung banyak hikmah yang dapat di rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa hikmah tersebut antara lain:

  • Meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.
  • Melatih kesabaran dan pengendalian diri.
  • Membiasakan hidup disiplin.
  • Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah Swt.
  • Menumbuhkan kepedulian terhadap orang yang kekurangan.
  • Menjaga kesehatan apabila dilakukan dengan benar.
  • Melatih kejujuran karena hanya Allah Swt. yang mengetahui seseorang benar-benar berpuasa.

Adab Saat Berpuasa

Agar ibadah puasa semakin sempurna, seorang muslim dianjurkan untuk menjaga adab selama berpuasa.

Di antaranya:

  • Makan sahur meskipun sedikit.
  • Menyegerakan berbuka puasa ketika waktu magrib tiba.
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an.
  • Memperbanyak doa dan zikir.
  • Menjaga lisan dari perkataan buruk.
  • Menghindari pertengkaran.
  • Bersedekah kepada orang lain.
  • Melaksanakan salat tepat waktu.

Perbedaan Puasa Wajib dan Puasa Sunah

Aspek Puasa Wajib Puasa Sunah
Hukum Wajib di laksanakan Di anjurkan
Pahala Mendapat pahala jika di lakukan Mendapat pahala jika di lakukan
Jika ditinggalkan Berdosa tanpa alasan syar’i Tidak berdosa
Contoh Puasa Ramadan, nazar, kafarat Senin-Kamis, Arafah, Asyura, Syawal, Daud

Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sebagai siswa kelas 5, penerapan materi puasa dapat di lakukan melalui kebiasaan sederhana, seperti belajar berpuasa sejak dini, bangun sahur bersama keluarga, menjaga salat lima waktu selama Ramadan, berbicara dengan sopan saat berpuasa, membantu orang tua menyiapkan makanan berbuka, serta berbagi makanan kepada tetangga atau teman yang membutuhkan.

Dengan membiasakan perilaku tersebut, nilai-nilai puasa tidak hanya di pahami sebagai materi pelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Contoh Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Semester 1 Materi Keputusan Bersama

6 Agustus 2026 - 16:29 WIB

PDF Seni Budaya Kelas 5 Materi Tangga Nada Mayor dan Minor untuk Belajar di Rumah

5 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Modul Ajar PJOK Kelas 5 Materi Atletik Dasar Kurikulum Merdeka

5 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Contoh Soal HOTS Kelas 5 Materi Hak Kewajiban dan Tanggung Jawab Kurikulum Merdeka

4 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Materi Lengkap Matematika Kelas 5 tentang Operasi Hitung Pecahan

3 Agustus 2026 - 06:39 WIB

Bahan Ajar Guru Kelas 5 untuk Materi Kecepatan Jarak dan Waktu pada Pelajaran Matematika

2 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Trending di SD Kelas 5