<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>karya ilmiah - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/karya-ilmiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/karya-ilmiah/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Nov 2022 08:46:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>karya ilmiah - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/karya-ilmiah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Situs untuk Mencari Jurnal Internasional</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/situs-untuk-mencari-jurnal-internasional/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/situs-untuk-mencari-jurnal-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reydiana - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 08:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal internasional]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=6002</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelumnya, tahukah kamu perbedaan antara jurnal nasional dan jurnal internasional? Menurut Kementerian Riset dan Teknologi...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/situs-untuk-mencari-jurnal-internasional/">Situs untuk Mencari Jurnal Internasional</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya, tahukah kamu perbedaan antara jurnal nasional dan jurnal internasional? Menurut Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, jurnal nasional menggunakan bahasa Indonesia. Sementara jurnal internasional, menggunakan bahasa resmi PBB yang meliputi Arab, Inggris, Prancis, Rusia, Spanyol, dan China.</p>
<p>Ciri-ciri jurnal internasional lainnya adalah dewan redaksi jurnal yang paling tidak harus berasal dari empat negara. Peneliti yang melakukan riset pun paling sedikit berasal dari dua negara yang berbeda. Jurnal internasional juga memiliki ISSN atau International Scientific Research Journal yang menandakan jurnal tersebut telah resmi terdaftar.</p>
<p>Nah, jika kamu adalah orang yang sering berburu jurnal internasional sebagai referensi, ini dia beberapa situs untuk mencari jurnal internasional yang bisa kamu kunjungi!</p>
<h2>1. Google Scholar</h2>
<p>Situs yang disediakan Google ini memuat berbagai jurnal penelitian baik nasional maupun internasional. Cara mencari jurnal internasional di sini pun mudah. Kamu tinggal mengunjungi situs <a href="http://scholar.google.com">scholar.google.com</a>. Lalu, boks pencarian, masukkan topik, nama pengarang, atau jurnal publikasi secara spesifik.</p>
<h2>2. Science Direct</h2>
<p>Situs kedua yang menyediakan berbagai jurnal internasional adalah ScienceDirect. Di sini, kamu bisa menjumpai bermacam-macam publikasi penelitian dalam berbagai topik, seperti Physical Sciences and Engineering, Life Sciences, Health Sciences, dan Social Sciences and Humanities.</p>
<p>Caranya pun mudah, kamu tinggal mengunjungi situs<a href="https://www.sciencedirect.com"> https://www.sciencedirect.com</a> kemudian masukkan kata kunci jurnal yang ingin kamu temukan.</p>
<h2>3. ResearchGate</h2>
<p>ResearchGate menyediakan berbagai jurnal, publikasi ilmiah, hingga paper tugas pendidikan yang dipublikasi secara gratis, lho!</p>
<p>Untuk mengaksesnya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu mengunjungi situs <a href="http://www.researchgate.net">www.researchgate.net</a> untuk menemukan jurnal yang kamu cari.</p>
<h2>4. Cambridge Core</h2>
<p>Sesuai dengan namanya, layanan ini disediakan oleh Cambridge University. Terdapat lebih dari satu juta jurnal dan 30 ribu buku digital yang tersedia, lho! Jurnal yang tersedia pun bukan hanya penelitian dari civitas akademika maupun instansi terkait, tetapi juga dari berbagai belahan dunia lainnya.</p>
<p>Nah, itu dia beberapa situs untuk mencari jurnal internasional yang bisa kamu kunjungi. Semoga bermanfaat!</p>
<p>Jangan lupa kunjungi laman<a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/"> Instagram</a> dan <a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id">Facebook</a> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan <a href="https://mediaedukasi.id/">informasi</a> dan fakta-fakta menarik lainnya!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/situs-untuk-mencari-jurnal-internasional/">Situs untuk Mencari Jurnal Internasional</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/situs-untuk-mencari-jurnal-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bisakah Artikel-Artikel Wikipidia dapat Dijadikan Sumber Rujukan Karya Ilmiyah?</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/bisakah-artikel-artikel-wikipidia-dapat-dijadikan-sumber-rujukan-karya-ilmiyah/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/bisakah-artikel-artikel-wikipidia-dapat-dijadikan-sumber-rujukan-karya-ilmiyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2022 04:29:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[paper]]></category>
		<category><![CDATA[rujukan]]></category>
		<category><![CDATA[wikipedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin kita sering mendengar akan pernyataan bahwa dalam membuat sebuah karya ilmiah, “haram” hukumnya untuk...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/bisakah-artikel-artikel-wikipidia-dapat-dijadikan-sumber-rujukan-karya-ilmiyah/">Bisakah Artikel-Artikel Wikipidia dapat Dijadikan Sumber Rujukan Karya Ilmiyah?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin kita sering mendengar akan pernyataan bahwa dalam membuat sebuah karya ilmiah, “haram” hukumnya untuk mengambil referensi dari wikipidia.</p>
<p>Terdapat banyak alasan mengapa hal ini terjadi (khususnya dikalangan dunia akademik) karena merujuk pada website resminya yang menyatakan bahwa, <em>“Wikipedia merupakan proyek ensiklopedia multibahasa dalam jaringan yang bebas dan terbuka&#8221;.</em></p>
<p>Diksi ‘bebas dan terbuka’ inilah yang mungkin menjadi alasan bagi para akademisi/peneliti/pengajar untuk mengatakan nahwa wikipidia merupakan rujukan yang tidak kredibel.</p>
<p>Bebas dan terbuka mengandung arti bahwa setiap orang dapat mengubah atau menambah isi dari artikel dalam Wikipedia tersebut. Karena proses penulisan yang terlalu bebas dan terbuka ini berakibat bahwa tidak bisanya diketahui apakah orang yang mengubah isi artikel tersebut adalah orang yang kredibel atau dapat dipercaya. Atau malah justru informasi yang tidak benar yang dimuat di artikel tersebut.</p>
<p><strong>Sejarah Singkat Wikipidia</strong></p>
<p>Pada peluncurannya di tahun 2001, Wikipedia merupakan sebuah ensiklopedia online multi-bahasa oleh Jimmy Wales dan Larry Sanger. Washington Post melaporkan, wikipedia awalnya merupakan proyek sampingan dari Nupedia, ensiklopedia online yang juga digarap Wales dan Sanger.</p>
<p>Nupedia sama seperti Britannica, segala konten yang dimuat digarap tim internal dan melalui proses <em>peer-review</em>, alias diedit dan dievaluasi oleh ahli. Sementara itu, wikipedia (merujuk pengakuan Wales) sangatlah radikal. Segala artikel yang dimuatnya disusun berdasarkan prinsip kolaborasi antar sukarelawan alias <em>crowdsourcing</em> oleh para warga maya di seluruh dunia.</p>
<p>Sayangnya, dua kutub ini yang saling bertolak belakang kemudian lahir. Positifnya, konten Wikipedia melejit dalam segi jumlah dengan mudah. Namin negatifnya, karena tiap orang dapat menyumbang konten bagi wikipedia, keakuratannya diragukan.</p>
<p><strong>“Keunggulan” yang Dimiliki Wikipidia</strong></p>
<p>Wikipidia dapat disebut sebagai ensiklopedia berbasis daring yang mengandung informasi yang penyajiannya secara instan dan gratis dalam mengaksesnya.</p>
<p>Selain keunggulan diatas, wikipedia hadir sebagai alat yang aksesibel untuk mendukung proses cek fakta dan melawan misinformasi dimana pada saat ini memasuki era yang semakin susah untuk membedakan antara kebenaran dan informasi palsu.</p>
<p>Keunggulan lain yang dimilki oleh wikipidia adalah pada saat artikel ilmiah yang terdapat pada jurnal, biasanya hanya melalui <em>peer-review</em> (telaah sejawat) untuk saling cek. Sedang artikel yang terdapat pada wikipidia sangat mudah bagi kita semua untuk mengecek bagaimana suatu artikel di Wikipedia dibuat dan dimodifikasi.</p>
<p>Seluruh artikel yang telah mengalami modifikasi, terarsip dan dapat diakses di halaman <em>“history”</em>. Perseteruan dan perdebatan antara para editor terkait konten artikel tersebut juga tersimpan dalam halaman <em>“talk”</em>.</p>
<p><strong>Wikipedia Dapat Dijadikan Rujukan Karya Ilmiah</strong></p>
<p>Untuk menjawab judul diatas, terlebih dahulu mari kita menguklas mengenai referensi. Sebenarnya bila dilihat di website wikipedia, sudah terdapat referensi yang dicantumkan pada bagian akhir di setiap artikelnya.</p>
<p>Nah, referensi itulah yang berguna sebagai rujukan. Jadi, saat kita mengakses sebuah artikel di Wikipedia, jangan langsung mengkopi isi (konten) yang terdapat di wikipedia. Akan tetapi kita terlebih dahulu membuka referensi yang disediakan di bagian bawah artikel. Dalam referensi tersebut biasanya terdapat hyperlink yang mengarahkan kita untuk masuk ke suatu sumber rujukan.</p>
<p>Selain link yang langsung bisa diakses, wikipedia juga mencantumkan buku-buku yang digunakan sebagai referensi. Berangkat dari daftar buku yang telah dicantumkan, barulah kita mencari bukunya di perpustakaan atau mencari buku versi onlinenya.</p>
<p>Sebagai penutup, penulis ingin mempertegas bahwa boleh saja menggunakan artikel di wikipidia sebagai referensi atau rujukan. Namun, yang digunakan adalah rujukan atau referensinya. Hal itu berguna untuk mengantisipasi informasi yang salah karena terlalu bebasnya seseorang mengedit di kanal wikipedia.</p>
<p>Kontributor Media Edukasi Indonesia : <strong>Arief Maulana</strong></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/bisakah-artikel-artikel-wikipidia-dapat-dijadikan-sumber-rujukan-karya-ilmiyah/">Bisakah Artikel-Artikel Wikipidia dapat Dijadikan Sumber Rujukan Karya Ilmiyah?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/bisakah-artikel-artikel-wikipidia-dapat-dijadikan-sumber-rujukan-karya-ilmiyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
