<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mental - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/mental/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/mental/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 May 2022 16:01:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>mental - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/mental/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Manfaat Merajut, Rahasia Dibalik Kesuksesan Demi Lovato!</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/manfaat-merajut/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/manfaat-merajut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dini - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2022 15:54:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Hack]]></category>
		<category><![CDATA[fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[life hack]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[merajut]]></category>
		<category><![CDATA[pereda stres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=2770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah kamu berapa banyak selebritis dunia yang hobi merajut? Mereka percaya ini berfungsi sebagai alat pengurang...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/manfaat-merajut/">5 Manfaat Merajut, Rahasia Dibalik Kesuksesan Demi Lovato!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah kamu berapa banyak selebritis dunia yang hobi merajut?</p>
<p>Mereka percaya ini berfungsi sebagai alat pengurang stres, seperti, <strong>Cara Delevingne, Demi Lovato, Madonna, </strong><strong>Eva Longoria, </strong>hingga <strong>Meryl Streep. </strong>Para selebriti ini tak segan-segan menyempatkan diri pada hobinya di tengah padatnya aktivitas kerja untuk menjaga fokus dan menghindari stres sebelum tampil.</p>
<p><strong>Merajut</strong> adalah teknik untuk mengubah benang rajut menjadi kain, pakaian, atau barang berguna lain. Teknik pengerjaan barang rajut bisa dipelajari oleh siapa saja mulai dari awal.</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya untuk orang tua, namun juga bisa sebagai terapi fokus dan pereda stres, lho. Beberapa material yang penting adalah jarum rajut, jarum sulam, benang rajut, gunting, peniti rajut, meteran kain, dan lem tembak.</p>
<p>Simak beberapa manfaatnya selain mengisi waktu luang!</p>
<h2><strong>Meredakan stres</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Merajut adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi agar tidak salah dalam mengikuti pola benang. Saat sedang overwork, konsentrasi ini dapat membantu meringankan masalah terkait stres. </span><span style="font-weight: 400">Akibatnya, ini dapat menjadi kegiatan anti-stres yang bermanfaat.</span></p>
<h2><strong> Meningkatkan kinerja otak</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sama dengan otot, otak juga dapat dan perlu dilatih. Merajut adalah latihan untuk otak kita. Ini membantu otak berpikir dan berkonsentrasi. Jika rutin, dapat meningkatkan kecerdasan otak dan kemampuan kognitif.</span></p>
<h2><strong>Mengurangi kecemasan</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Posisi lengan kita saat merajut dapat membuat lengkungan pelindung terhadap tubuh. Menurut ahli terapi fisik Betsan Corkhill, gerakan ini dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi orang yang menderita kecemasan.</span></p>
<h2>Meningkatkan kepercayaan diri</h2>
<p><span style="font-weight: 400">Ketika seseorang mulai merajut, mereka akan mempelajari keterampilan baru. Aktivitas ini merangsang pemberian &#8220;hadiah&#8221; pada otak dan menginspirasi untuk menghadapi tantangan baru. Ketika tantangan ini berhasil, itu menanamkan rasa bangga dan percaya diri pada diri sendiri.</span></p>
<h2><strong>Mengasah kreativitas</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Hasil rajutan bisa digunakan sendiri atau sebagai hadiah untuk orang tersayang. Dari sini, kita akan didorong untuk mengeksplorasi kreativitas dan menyempurnakan diri untuk menemukan inspirasi model rajutan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ketika telah menguasai dasar-dasar menjahit, kamu bisa berkreasi dengan menjahit selimut warna-warni, membuat kardigan, topi, hingga tas.</span></p>
<p>Jadi, secara garis besar, kegiatan ini berpengaruh pada mental. StitchLinks, sebuah kelompok yang terbentuk pada tahun 2005 melakukan studi untuk mempelajari manfaat merajut dan mendidik orang lain, mendorong semua kelompok umur untuk berpikir tentang merajut sebagai &#8220;intervensi psikososial bilateral, berirama, yang memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan orang-orang.&#8221;</p>
<p>Buckridge berbicara tentang merajut sebagai semacam obat dan penghilang <a href="https://mediaedukasi.id/stres-memicu-gatal/">stres.</a> Sejarah juga membicarakan hal ini. Dalam bacaannya, Larson mengetahui banyak wanita menemukan kenyamanan emosional saat merajut pakaian untuk tentara mereka di Prancis selama Perang Dunia II.</p>
<p><span style="font-weight: 400">Itulah lima manfaat merajut, mulai dari menghilangkan stres hingga meningkatkan kreativitas. Jika tertarik, kamu bisa mulai membeli peralatan dan mempelajari tutorialnya dari internet. Semoga bermanfaat!</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/manfaat-merajut/">5 Manfaat Merajut, Rahasia Dibalik Kesuksesan Demi Lovato!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/manfaat-merajut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Mental yang Terjadi Dikalangan Remaja</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/kesehatan-mental-yang-terjadi-dikalangan-remaja/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/kesehatan-mental-yang-terjadi-dikalangan-remaja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 07:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental health]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1913</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesehatan mental adalah suatu hal yang berkaitan dengan kondisi batin manusia. Dengan artian kondisi batin...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/kesehatan-mental-yang-terjadi-dikalangan-remaja/">Kesehatan Mental yang Terjadi Dikalangan Remaja</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kesehatan mental adalah suatu hal yang berkaitan dengan kondisi batin manusia. Dengan artian kondisi batin dalam keadaan normal, tenteram dan tenang sehingga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari yang mencakup psikologis, emosioanal dan sosial. Hal-hal ini yang membantu manusia untuk berpikir, berhubungan dengan orang lain, menghadapi stress, bertindak dan mengambil keputusan. Kesehatan mental manusia tidak selalu baik, seseorang dengan Kesehatan mental yang buruk akan sulit mengedalikan emosinya, merasa stress, tidak dapat berpikir dan bertindak, dan tidak dapat membuat keputusan yang tepat. Tidak hanya itu, seseorang dengan mental yang buruk cenderung memiliki hubungan yang tidak baik dengan orang disekitarnya, selalu menyendiri dan manarik diri dari kehidupan sosial. Hal ini terjadi karena seseorang tidak merasa seperti dirinya sendiri, merasa minder atau insecure untuk bergaul.</p>
<p>Remaja dengan kisaran umur 16-24 tahun merasa memiliki Kesehatan mental yang buruk. Banyak alasan mengapa remaja yang paling sering terkena Kesehatan mental. Beberapa diantaranya adalah faktor hormon reproduksi dan perkembangan otak yang menyebabkan ketidakstabilan emosi. Sedangkan beberapa penelitian menemukan bahwa banyak remaja terutama mahasiswa Indonesia mengalami perubahan terhadap kehidupan seperti kesulitan mengatur waktu, masalah keuangan serta rasa kesepian karena merantau di kota yang jauh dari tempat tinggal. Sebagian besar mahasiswa harus beradaptasi dilingkungan yang baru dan tuntutan pendidikan yang berat. Tak sedikit dari para mahasiswa yang merasa tertekan dan stress akibat masalah yang mereka alami. Hal ini mempengaruhi Kesehatan mental mereka dan mulai mengalami beberapa gejala kecemasan, merasa putus asa dan depresi yang berujung menyakiti diri sendiri bahkan yang lebih parah adalah mengakhiri hidup. Walaupun sudah banyak sekali terjadi kasus yang berujung fatal, masyarakat belum menanggapi masalah Kesehatan mental dengan serius, hal ini menjadi alasan penting mengapa kita perlu menerapkan edukasi menjaga Kesehatan mental.</p>
<p>Penyelesaian yang paling sering dilakukan untuk mengatasi Kesehatan mental adalah menceritakan masalah yang dialami kepada teman terdekat. Kenapa kepada teman terdekat? Kenapa tidak kepada saudara kandung, orang tua atau kepada dokter atau psikolog?. Beberapa orang mungkin tidak memiliki saudara kandung seperti kakak ataupun adik. Jikalau memiliki saudara kandung pun pasti memiliki perbedaan umur yang cukup jauh sehingga saudara sendiri pun tidak paham apa itu Kesehatan mental. Jika bercerita kepada orang tua, remaja zaman sekarang cenderung merasa tidak nyaman karena sifat orang tua yang otoriter atau permisif. Orang tua juga biasanya menyalahkan anak atas apa yang terjadi kepada diri mereka sendiri, hal ini yang menyebabkan para remaja enggan bercerita kepada orang tua karena merasa tidak dihargai dan sepele mejadikan pribadi yang tertutup kepada keluarga sendiri. Dan jika berkonsultasi ke dokter atau psikolog, para remaja cenderung takut akan hasil diagnosis dokter seperti gangguan kejiwaan. Tetapi penanganan yang dilakukan dokter atau psikolog lebih baik daripada menangani diri sendiri. Seperti pemeriksaan kejiwaan, psikioterapi dan pemberian obat-obatan.</p>
<p>Lalu bagaimana cara menjaga Kesehatan mental? Dimulai dari diri sendiri seperti tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain, istirahat sejenak atau refreshing untuk membuat tubuh lebih rileks dan tidak memikirkan apapun, selalu berpikir positif. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengelola stress diantara lain adalah menulis buku, berbincang dengan teman atau menonton film kesukaan. Jika kita tidak mulai dari sendiri, maka kita akan selalu berpikir buruk dan cenderung hilang kendali. Disaat kita sudah tidak mengendalikan diri kita lagi, barulah kitab isa meminta bantuan orang lain. Seperti pergi konsultasi ke Psikolog dan psikiater. Dengan penanganan yang tepat, masalah Kesehatan mental mungkin bisa terkendali.</p>
<p>Kontributor Media Edukasi Indonesia : <strong>Marchya Devi Triani Lumban Gaol</strong></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/kesehatan-mental-yang-terjadi-dikalangan-remaja/">Kesehatan Mental yang Terjadi Dikalangan Remaja</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/kesehatan-mental-yang-terjadi-dikalangan-remaja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terapi Mental dari Lagu Selena Gomez</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/terapi-mental-dari-lagu-selena-gomez/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/terapi-mental-dari-lagu-selena-gomez/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2022 07:04:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[gomez]]></category>
		<category><![CDATA[lagu selena gomez]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[selena gomez]]></category>
		<category><![CDATA[terapi mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lagu adalah sebuah seni yang dikombinasi dari sebuah lirik, nada, suara dan musik yang mempunyai...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/terapi-mental-dari-lagu-selena-gomez/">Terapi Mental dari Lagu Selena Gomez</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lagu adalah sebuah seni yang dikombinasi dari sebuah lirik, nada, suara dan musik yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan yang utuh sehingga semakin indah dengan arti setiap katanya. Di jaman lampau maupun sekarang, lagu sangat populer di semua kalangan baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Selera lagu secara individu berbeda-beda sesuai dengan penangkapan yang didapat dari setiap individu tersebut. Selain itu, banyak dampak positif yang bisa didapat dari mendengarkan lagu, seperti memberi ketenangan dalam diri (depresi), meningkatkan daya ingat, menurunkan tingkat kecemasan dalam diri, dan mengobati sakit mental.</p>
<p>Menurut studi dari Frontiers Human Neuroscience mengungkapkan bahwa mendengarkan lagu dapat meredakan emosi negatif, seperti kemarahan atau kesedihan pada diri setiap individu. Terkadang emosi yang kita dapat mampu membuat keadaan kita sangat berubah dari sebelumnya, di jaman sekarang tanpa banyak orang sadari gangguan Dysmorphic Disorder pada remaja maupun dewasa semakin meningkat yang diakibatkan dari rasa kurang percaya diri dan rasa malu dengan diri sendiri seperti standar kecantikan yang ada di Indonesia membuat para wanita baik dewasa maupun remaja melakukan beberapa perubahan yang berevolusi dari berbagai perawatan dan produk-produk kecantikan yang sedang populer saat ini.</p>
<p>Dari semua pernyataan diatas, hal yang dibutuhkan bagi semua individu hanya dukungan dan dorongan di lingkungan mereka untuk tetap percaya diri tanpa memikirkan standar yang dibuat oleh khalayak masyarakat. Kita semua bisa menafsirkan lagu kolaborasi dari Selena Gomez &amp; The Scene yang berjudul &#8216;Who Says&#8217; sangat populer di jamannya pada tahun 2011 lalu dan kembali populer pada tahun ini, lagu yang di nyanyikan oleh artis cantik kelahiran 22 Juli 1992 Grand Prairie, Texas, Amerika ini mengandung arti yang sangat indah untuk penderita Dysmorphic Disorder.</p>
<p>Karena dari lagu ini, sang artis ingin menyampaikan bahwa kita harus menjadi diri sendiri dengan bagaimanapun kamu, siapapun kamu, jangan pernah dengarkan kata orang lain tentang dirimu. Lagu ini cocok dan sangat menginspirasi untuk penderita Dysmorphic Disorder karena bagi setiap individu yang sedang merasa sangat kecil di lingkaran masyarakat tidak hanya membutuhkan tenaga media tetapi juga butuh dorongan dari orang-orang sekitarnya dan hal-hal sederhana dari sosialnya untuk mendorongnya agar lebih bisa berkembang dan percaya diri.</p>
<p>&#8220;Hidupmu milikmu, jangan biarkan orang lain membentuknya karena kamu hidup bukan untuk membuat mereka bahagia&#8221;.</p>
<p>Kontributor Media Edukasi Indonesia : <strong>Ayu Nurjanah</strong></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/terapi-mental-dari-lagu-selena-gomez/">Terapi Mental dari Lagu Selena Gomez</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/terapi-mental-dari-lagu-selena-gomez/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2022 15:01:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=1845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa hari lalu kita digegerkan dengan seorang ibu rumah tangga yang mencoba membunuh ke tiga...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga/">Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari lalu kita digegerkan dengan seorang ibu rumah tangga yang mencoba membunuh ke tiga anaknya dengan pisau dapur. Meski 2 dari 3 anaknya tersebut selamat, namun masih tetap menyimpan luka dan trauma yang sangat mendalam tentunya.</p>
<p>Setelah diselisik ternyata ibu tersebut memiliki gangguan mental akibat terlalu lama memendam perasaan dan rasa sakit hati yang ia derita selama bertahun-tahun. Ia ingin menyelamatkan anaknya agar tak merasakan apa yang ia rasakan saat ini namun dengan cara yang salah. Hingga hilanglah nyawa 1 orang anaknya dan kedua anaknya yang lain selamat namun dengan luka yang serius.</p>
<p>Dari kasus tersebut kita ambil pelajaran dan hikmah bahwa sebetulnya bahwa ibu sehat, keluarga pun sehat. Tentu saja, karena seorang ibu merupakan centrum atau pusat emosi dari sebuah keluarga.</p>
<p>Sehingga sangat penting sekali bagi seorang ibu untuk menjaga kesehatan mentalnya sendiri agar tetap waras dan dapat menjalani aktivitasnya sebagai seorang ibu rumah tangga dengan baik.</p>
<p>Siapa sangka menjadi ibu sangat mudah? Tidak. Menjadi ibu tidaklah mudah. Selain harus mengurus pekerjaan rumah, mengurus suaminya, seorang ibu pun harus menjaga anaknya. Apalagi jika ibu tersebut memeiliki peran ganda, sambil bekerja di luar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Sehingga jika seorang ibu abai atau tidak diperhatikan, seorang ibu akan rentan mnegalami stres dan depresi dengan segala aktivitasnya yang terus menerus menuntutnya.</p>
<p>Maka dari itu, sebagai ibu rumah tangga, kita harus bisa menjaga kondisi mental agar tetap sehat, waras dan tentunya bahagia menjalani kehidupannya sebagai ibu rumah tangga.</p>
<p>Dibawah ini ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental ibu rumah tangga agar tidak terjadi emosi yang dapat membludak tiba-tiba dan tentunya tidak terjadi lagi kasus-kasus lain seperti kasus diatas.</p>
<p><em>Pertama,</em> kenali diri sendiri dengan baik. Hal ini sangat penting sekali karena mengenali diri sendiri merupakan hal utama. Karena hanya diri sendiri yang paham dan tahu apa hal yang disukai, hal yang tidak disukai, hingga hal-hal kecil yang membuat kita senang, bahagia, sedih, marah bahkan stres.</p>
<p>Dengan begitu, kita bisa mengetahui sumber stres tersebut berasal darimana sekaligus mengetahui bagaimana cara yang ampuh untuk mengatasi permasalah-permasalahan tersebut bahkan apa yang dapat dilakukan pada situasi sulit sekalipun.</p>
<p>Misalnya, ketika dilanda stres pertolongan pertama yang ampuh bagi kita adalah dengan berjalan-jalan sejenak, atau dengan berbelanja hal yang diinginkan, maka hal itu dapat menjadi obat bagi diri sendiri agar rasa stres itu hilang.</p>
<p><em>Kedua,</em> menjaga kondisi tubuh. Bukan hanya seorang ibu saja, kondisi tubuh siapapun akan berpengaruh terhadap kesehatan mental dirinya sendiri.</p>
<p>Agar tetap sehat, bahagia, waras dan tidak stres alangkah lebih baiknya menjaga kondisi tubuh diri sendiri dengan cara melakukan pola hidup yang sehat dan teratur. Dimulai dari mengubah pola tidur menjadi lebih baik, pola makan menjadi teratur dan olahraga dengan teratur.</p>
<p><em>Ketiga,</em> komunikasi baik dengan <em>support system</em>. Siapa sangka keberadaan <em>support system</em> merupakan hal yang sangat penting. Karena memiliki <em>support system</em> akan berpengaruh pada kesehatan mental seseorang.</p>
<p>Namun perlu berkomunikasi yang baik dengan <em>support system</em> tersebut. Karena mereka akan menjadi garda terdepan yang akan mendukung kita dan membantu kita.</p>
<p>Hanya saja, terkadang komunikasi yang buruk menjadi kendala dan merasa tidak memiliki <em>support system</em>. Sehingga akhirnya mengalami stres yang tidak terkendali.</p>
<p><em>Keempat,</em> luangkan waktu untuk <em>me time.</em> <em>Me time</em> merupakan hal yang paling <em>urgent</em> dilakukan saat mental kita sedang mengalami depresi. Cobalah luangkan waktu untuk diri sendiri dan menikmati waktu tersebut meskipun dengan durasi waktu yang tak lama dan sangat singkat.</p>
<p>Sederhana namun berarti, misalnya dengan rebahan sejenak, atau menghabiskan waktu dengan membaca buku kesukaan, mandi dengan air hangat atau sekedar menikmati secangkir teh dengan memainkan ponsel.</p>
<p>Hal-hal tersebut akan merubah emosi kita menjadi lebih terkendali dan tentu mental kita akan terjaga kesehatannya dan jauh dari yang disebut dengan depresi, stres dan tentunya kita harus menjalani hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia.***</p>
<p>Kontributor Media Edukasi Indonesia : <strong>Dhilla Nuraeni Az-zuhri</strong></p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga/">Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
