Menu

Mode Gelap
Elon Musk Beli Twitter: Pembaruan Twitter Siap Datang Seberapa Penting Kesehatan Untuk Kehidupan Perempuan Adalah Akar Peradaban Dunia Arti Orang Terdekat Dalam Kesuksesanmu

Uncategorized · 4 Jun 2023 12:00 WIB ·

4 Jenis Jamu Tradisional yang Masih Eksis Sampai Sekarang


Img: freepik/jcomp Perbesar

Img: freepik/jcomp

4 Jenis Jamu Tradisional yang Masih Eksis Sampai Sekarang –Jamu merupakan obat tradisional yang menggunakan rempah-rempah sebagai bahan utamanya. Jamu telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu dan masih eksis hingga sekarang. Hal ini karena khasiatnya yang dapat mengobati penyakit serta harganya relatif terjangkau.

4 Jenis Jamu Tradisional yang Masih Eksis Sampai Sekarang

 

Sebagian masyarakat percaya bahwa berbagai jenis jamu tradisional dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, manfaat jamu tradisional masiu banyak lagi tergantung bahan baku yang digunakan. Yuk, simak apa saja jenis jamu tradisional!

Kunyit asam

Kunyit asam adalah salah satu jenis jamu tradisional yang banyak orang-orang gunakan sebagai obat untuk nyeri haid. Khasiat ini terdapat dari senyawa alami curcumin yang terkandung dalam jamu kunyit asam. Jamu ini mampu mengurangi kadar senyawa prostaglandin yang memicu nyeri, seperti nyeri haid.

Khasiat curcumin dalam mengurangi nyeri haid hampir setara dengan obat nyeri haid yang beredar di pasaran. Senyawa-senyawa dalam jamu kunyit asam juga mampu melancarkan pencernaan, meredakan demam, hingga meningkatkan imunitas pada tubuh. Cara membuat jamu ini cukup mudah, yakni cukup dengan merebus sari kunyit dan gula merah dengan air asam jawa, kemudian rebus hingga mendidih.

Temulawak

Jenis jamu tradisional ini sering kali diberikan kepada anak-anak untuk meningkatkan nafsu makan. Selain itu, jamu temulawak mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, seperti flu. Temulawak juga ampuh dapat mengatasi berbagai penyakit, seperti sembelit, gangguan lambung, wasir, liver, dan radang sendi. Kamu bisa merebus bersama kencur, asam jawa, daun pandan, dan sedikit gula aren untuk pemanis untuk membuat jamu temulawak.

Beras kencur

Jamu tradisional ini menjadi yang paling disukai anak-anak. Pasalnya, jamu beras kencur baunya tidak terlalu menyengat dan rasanya lebih nikmat dengan campuran rempah-rempah seperti jahe, asam jawa, kunyit, dan gula. Jenis jamu tradisional ini mengandung mineral dan senyawa aktif dengan antioksidan, anti radang, dan antibakteri. Maka dari itu, jamu beras kencur memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan nafsu makan, mengatasi diare, mengontrol gula darah, hingga memulihkan ibu baru melahirkan.

Brotowali

Jamu brotowali terkenal dengan rasanya yang pahit. Namun, jamu ini kaya akan senyawa antioksidan. Mengkonsumsi jamu ini dapat membantu pengobatan penyakit gula, penyakit sendi, hingga radang sendi. Cara membuat jamu brotowali adalah dengan merebus batang brotowali dengan kencur, air, dan daun jambu monyet selama kurang lebih 15 menit. Air rebusan itulah yang menjadi jamu brotowali.

 

Yuk, kunjungi laman Instagram dan Facebook Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!

 

Komentar
Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Manfaat Study Tour yang Bisa Didapatkan Siswa

15 Mei 2024 - 22:47 WIB

Manfaat Study Tour

Kesalahan yang Sering Di Lakukan dalam Content Marketing

5 Mei 2024 - 22:46 WIB

Tips Penting Menjaga Kesehatan Saat Idul Fitri 2024

6 April 2024 - 21:09 WIB

Malam Lailatul Qadar

Time Value of Money: Kenali Pengertian dan Manfaatnya

2 April 2024 - 22:09 WIB

Tips Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler

Manfaat Mengikuti Volunteer Untuk Mahasiswa

26 Februari 2024 - 21:53 WIB

Manfaat Lidah Buaya Untuk Rambut, Termasuk Cegah Ketombe

12 Februari 2024 - 22:24 WIB

Manfaat Lidah Buaya
Trending di Uncategorized