Menu

Mode Gelap
Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026 20 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia Versi QS Asia 2026 Materi Belajar SD/MI Kelas 1 Kurikulum Merdeka Tips Mendidik Anak Menjadi Pelajar Berprestasi

Kesehatan · 16 Nov 2022 12:00 WIB ·

Pneumonia: Pengertian, Bahaya, Gejala, Pengobatan


Img: Pexels/Cottonbro-studio Perbesar

Img: Pexels/Cottonbro-studio

Pneumonia: Pengertian, Bahaya, Gejala, Pengobatan –Paru-paru adalah organ penting untuk pertukaran oksigen. Masalah pada organ ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Pneumonia merupakan salah satu masalah yang dapat muncul pada masalah paru-paru.

Pneumonia tidak boleh kita anggap remeh karena dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Penyakit yang mengganggu pernapasan ini dapat menyerang orang dewasa dan anak-anak. Faktanya, pneumonia adalah penyebab utama kematian bayi di seluruh dunia.

Pneumonia: Pengertian, Bahaya, Gejala, Pengobatan

Pengertian pneumonia

Menurut situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pneumonia adalah peradangan akut pada paru-paru dan sekitarnya. Termasuk virus, bakteri, dan jamur adalah beberapa kemungkinan penyebabnya.

Menurut World Health Organization (WHO), pneumonia menyebabkan alveoli di paru-paru terisi nanah dan cairan. Adanya nanah dan cairan membuat penderita sulit bernapas.

Bahaya pneumonia

Menurut situs Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes), prevalensi pneumonia pada balita sekitar 4,5 per 100 balita pada tahun 2013. Artinya, 4 hingga 5 dari setiap 100 balita terserang pneumonia.

Pneumonia adalah penyebab utama kematian pada anak-anak di seluruh dunia. Pada 2019, 740.180 anak meninggal akibat pneumonia, menurut data World Health Organization.

Penyebab dan gejala

Infeksi bakteri, virus, dan jamur semuanya dapat menyebabkan pneumonia. Virus influenza, respiratory syncytial virus (RSV), dan SARS-CoV-2 adalah penyebab umum pneumonia. Streptococcus pneumonia adalah jenis bakteri yang paling umum menyebabkan pneumonia.

Gejala pneumonia sangat bervariasi. Namun, batuk berdahak, demam, menggigil, sesak napas, nyeri dada saat bernapas atau batuk, mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, dan badan mudah lelah adalah gejala umumnya.

Pengobatan pneumonia

Pengobatan pneumonia akan sesuai dengan penyebab spesifik dan tingkat keparahan pasien. Antibiotik akan berguna untuk mengobati pneumonia karena infeksi bakteri. Obat pneumonia lainnya juga dapat diresepkan oleh dokter untuk meredakan gejala seperti batuk, demam, dan nyeri.

Pasien juga bisa melakukan Fisioterapi untuk dada. Metode ini digunakan untuk membantu menghilangkan dahak dari paru-paru. Meningkatkan daya tahan tubuh kamu sangat penting untuk menghindari penyakit pernapasan seperti pneumonia.

Pneumonia dapat dihindari dengan melakukan vaksinasi, mempraktikkan kebersihan diri yang baik, seperti mencuci tangan dengan bersih dan tidak menyentuh hidung atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci, dan menghindari kontak dengan orang sakit.

 

Yuk, kunjungi laman Instagram dan Facebook Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan informasi dan fakta-fakta unik lainnya ya!

Komentar
Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Manfaat Buah-Buahan untuk Kesehatan Kulit

10 Juni 2026 - 22:56 WIB

Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

10 Juni 2026 - 22:18 WIB

Cara Mencegah Penyakit Jantung sejak Usia Muda

10 Juni 2026 - 20:31 WIB

Makanan yang Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

10 Juni 2026 - 18:47 WIB

Manfaat Ikan Salmon

Makanan Sehat untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

10 Juni 2026 - 14:59 WIB

Menu makanan diet

Gejala Dehidrasi yang Sering Tidak Disadari

9 Juni 2026 - 16:19 WIB

Trending di Kesehatan