<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pertemanan - Media Edukasi Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaedukasi.id/topik/pertemanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/pertemanan/</link>
	<description>Portal Edukasi Terbaik di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Oct 2022 08:06:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaedukasi.id/wp-content/uploads/2022/02/cropped-logo-pt-mei-32x32.png</url>
	<title>pertemanan - Media Edukasi Indonesia</title>
	<link>https://mediaedukasi.id/topik/pertemanan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3 Respon yang Wajib Dihindari saat Teman Sedang Curhat, Wajib Tahu!</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/3-respon-yang-wajib-dihindari-saat-teman-sedang-curhat-wajib-tahu/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/3-respon-yang-wajib-dihindari-saat-teman-sedang-curhat-wajib-tahu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reydiana - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 08:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[tips pertemanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=5581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika masalah sedang menerpa, curhat kepada  orang yang dipercaya memang menjadi salah satu cara untuk...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/3-respon-yang-wajib-dihindari-saat-teman-sedang-curhat-wajib-tahu/">3 Respon yang Wajib Dihindari saat Teman Sedang Curhat, Wajib Tahu!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika masalah sedang menerpa, curhat kepada  orang yang dipercaya memang menjadi salah satu cara untuk meringankan beban. Respon yang tepat dari teman curhat, tentu akan memberikan manfaat yang baik. Begitupun sebaliknya, ketika orang lain mencurahkan isi hatinya, tentunya ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Untuk itu, yuk simak 3 respon yang wajib dihindari saat teman sedang curhat berikut ini!</p>
<h2>1. Tidak memperhatikan dengan baik</h2>
<p>Etika yang baik saat orang lain sedang berbicara adalah mendengarkan dengan seksama. Berlaku pula saat temanmu sedang curhat, kamu harus memberikan perhatian secara penuh untuknya.</p>
<p>Jangan sampai kamu sibuk bermain handphone atau sambil melakukan pekerjaan lain. Hal tersebut bisa menjadikan temanmu merasa tidak kamu hargai. Pastinya kamu tidak ingin menyakiti perasaan temanmu, kan?</p>
<h2>2. Memotong pembicaraan</h2>
<p>Kamu harus mendengarkan terlebih dahulu pembicaraan orang lain sampai selesai. Setelah ia selesai berbicara dan meminta saranmu, baru kamu boleh berbicara.</p>
<p>Memotong pembicaraan orang lain adalah salah satu sikap buruk, baik saat orang lain sedang curhat maupun dalam kondisi lainnya. Hal ini juga dapat menjadikan temanmu merasa tidak kamu hargai. Oleh karena itu, pastikan kamu menghindarinya agar tidak menyakiti hati orang lain, ya!</p>
<h2>3. Memberikan nasihat yang bersifat <em>toxic positivity</em></h2>
<p><em><a href="https://mediaedukasi.id/toxic-positivity">Toxic Positivity</a> </em>adalah tuntutan untuk selalu berpikir dan bersikap positif serta menolak emosi negatif. Melihat segala sesuatu dengan positif memang hal yang baik, tapi menghindari emosi negatif justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental, lho!</p>
<p>Mungkin maksudmu melontarkan kalimat positif adalah untuk menguatkan temanmu atau sebagai rasa simpati terhadap masalah yang sedang menimpanya. Namun, bukan berarti boleh terlalu positif hingga mengabaikan emosi negatif.</p>
<p>Nah, itu dia 3 respon yang wajib dihindari saat teman sedang curhat. Patikan kamu memperhatikannya agar temanmu merasa nyaman dan tidak merasa kamu sepelekan, ya!</p>
<p>Jangan lupa kunjungi laman <a href="https://www.instagram.com/mediaedukasi.id/">Instagram</a> dan <a href="https://www.facebook.com/mediaedukasi.id">Facebook</a> Media Edukasi Indonesia untuk mendapatkan <a href="https://mediaedukasi.id/">informasi</a> dan fakta-fakta menarik lainnya!</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/3-respon-yang-wajib-dihindari-saat-teman-sedang-curhat-wajib-tahu/">3 Respon yang Wajib Dihindari saat Teman Sedang Curhat, Wajib Tahu!</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/3-respon-yang-wajib-dihindari-saat-teman-sedang-curhat-wajib-tahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riset: Orang Cerdas Sulit Mendapat Teman. Benarkah?</title>
		<link>https://mediaedukasi.id/orang-cerdas-sulit-dapat-teman/</link>
					<comments>https://mediaedukasi.id/orang-cerdas-sulit-dapat-teman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dini - Media Edukasi Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 May 2022 15:25:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Hack]]></category>
		<category><![CDATA[friendship]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[life hack]]></category>
		<category><![CDATA[orang cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan]]></category>
		<category><![CDATA[support system]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaedukasi.id/?p=2864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Persahabatan adalah salah satu dari banyak hal yang bisa membuat hidup seseorang lebih bermakna dan...</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/orang-cerdas-sulit-dapat-teman/">Riset: Orang Cerdas Sulit Mendapat Teman. Benarkah?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Persahabatan adalah salah satu dari banyak hal yang bisa membuat hidup seseorang lebih bermakna dan berwarna. Memiliki banyak teman dapat bermanfaat bagi siapa saja, karena sebagai makhluk sosial, kita akan selalu membutuhkan teman.</p>
<p>Tapi tahukah kamu jika tidak semua orang menginginkan banyak teman? Faktanya, orang-orang cerdas cenderung lebih suka menghabiskan waktu sendiri daripada berkenalan atau berkumpul dengan orang lain, lho.</p>
<p>Menurut sebuah penelitian oleh Norman Li dan Satoshi Kanazawa dan terbit dalam <em>British Journal of Psychology</em>, menyebutkan bahwa <strong>orang cerdas ternyata memiliki sedikit teman.</strong></p>
<h2>Kurang suka bertemu banyak orang</h2>
<p>Para peneliti menemukan bahwa orang-orang cerdas tidak mengalami tingkat kepuasan yang sama ketika mereka memiliki jaringan pertemanan yang luas. <strong>Semakin dia bersosialisasi dengan banyak orang, semakin dia merasa tidak nyaman.</strong></p>
<p>Bukannya tidak menghargai persahabatan; justru sebaliknya. Orang cerdas menghargai ikatan persahabatan yang kuat. Mereka mempertimbangkan hubungan sosial yang lebih dalam dan fokus pada orang-orang dengan siapa mereka dapat membentuk persahabatan jangka panjang.</p>
<p>Penelitian yang didasarkan pada wawancara dengan orang-orang berusia antara 18 dan 28 tahun tersebut, menemukan bahwa orang cerdas juga tidak merasakan euforia di keramaian.</p>
<h2>Tidak cuma teman, orang cerdas sulit dapat pasangan</h2>
<p>Selain memiliki sedikit teman, tidak jarang orang-orang cerdas kesulitan menemukan pasangan. Ada banyak alasan untuk ini, salah satunya adalah bahwa orang cerdas dianggap menakutkan.</p>
<p>Kecerdasan terkadang bisa membuat orang lain merasa terancam atau terintimidasi. Munculnya ketakutan untuk mengatakan hal yang salah karena takut diadili oleh kecerdasan yang lebih tinggi. Inilah sebabnya mengapa mereka sering dianggap sombong, sulit dipahami, atau tidak mungkin didekati.</p>
<p>Kecerdasan juga tidak menutup kemungkinan seseorang menjadi <a href="https://mediaedukasi.id/cara-mengurangi-perfeksionis/">perfeksionis</a> dan standar yang tinggi soal pasangan. Akibatnya, mereka memiliki pemikiran dan prinsip yang kuat. Serta tidak akan menurunkan standar dengan alasan apapun.</p>
<h2>Tetapi mereka juga perlu <em>support system</em></h2>
<p>Menjadi support system yang sehat tidak selalu tersedia 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Menurut Vantage Point: Behavioral Health &amp; Trauma Healing, sistem pendukung yang sehat dapat diterapkan dalam lima cara yang tercantum di bawah ini:</p>
<ul>
<li>Berdamai dengan diri sendiri.</li>
<li>Hubungan harmonis dengan keluarga.</li>
<li>Supportif dan perhatian.</li>
<li>Perkuat pertemanan dari <em>circle</em> terkecil.</li>
<li>Cari yang tulus bukan modus.</li>
<li>Hubungan bukan hanya soal kuantitas, tapi kualitas.</li>
<li>Buatlah beberapa lingkaran pertemanan yang berbeda menurut alasan kalian bersama, misal <em>circle</em> sahabat dekat, <em>circle</em> hobi, <em>circle</em> sekolah, dan sebagainya.</li>
</ul>
<p>Perlu diingat bahwa hasil riset di atas bukan berarti semua orang cerdas sulit mendapat teman, atau orang yang punya sedikit teman berarti cerdas dan yang punya banyak teman berarti bodoh, ya! Hasil tersebut menunjukkan &#8216;sebagian besar&#8217; yang berarti tidak menyamaratakan semua kasus.<br />
.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://mediaedukasi.id/orang-cerdas-sulit-dapat-teman/">Riset: Orang Cerdas Sulit Mendapat Teman. Benarkah?</a> appeared first on <a href="https://mediaedukasi.id">Media Edukasi Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaedukasi.id/orang-cerdas-sulit-dapat-teman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
